spot_img
Minggu 18 April 2021
spot_img
spot_img

Peneliti: Faktor Genetik Pengaruhi Kebiasaan Tidur Siang

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Para peneliti menyebut jika kebiasaan tidur siang setiap orang bisa dipengaruhi oleh faktor genetik. Hal itu berdasarkan penelitian yang dilakukan ilmuwan di MGH Center for Genomic Medicine.

Salah satu pemimpin penelitian, Hassan Saeed Dashti mengatakan, para peneliti tertarik mempelajari gen yang mana yang berkaitan dengan kebiasaan tidur siang.

“Dengan mengindentifikasikan gen ini, kami lebih memahami mekanisme biologis yang menyebabkan orang biasa tidur siang,” kata Dashti kepada Verywell seperti dikutip dari TEMPO.CO.

Melalui informasi yang diperoleh dari Biobank Inggris yang mencakup informasi genetik dari 452.633 orang, para peneliti menanyakan terkait kebiasaan tidur siang. Beberapa di antaranya menggunakan monitor aktivitas atau akselerometer yang memberikan detail mengenai aktivitas tidur siang mereka.

BACA JUGA: Pertama Berlatih di Persib, Bek Timnas U-19 Ini Senang

Berdasarkan data tersebut, tim mengidentifikasi 123 wilayah terkait dengan tidur siang pada genom manusia. Genom dari 541,333 orang dari basis data genetik 23andMe’s digunakan untuk menyimpulkan penemuan para peneliti.

Kebiasaan tidur pun berpengaruh pada kesehatan secara umum. “Kami menemukan kebiasaan rutin tidur siang bisa meningkatkan lingkar pinggang dan tekanan darah,” Dashti menambahkan.

Selain itu, para ilmuwan di MGH pun menemukan hubungan antara obesitas dan kebiasaan tidur siang. Peserta penelitian yang konsisten tidur siang adalah:

  • Laki-laki berusia cukup tua.
  • Punya waktu tidur yang lebih lama dan lebih sering tidur siang.
  • Punya indeks massa tubuh yang lebih tinggi, lingkar pinggang lebih besar, dan tekanan darah lebih tinggi.
  • Terdiagnosa sleep apnea.
  • Perokok
  • Pengangguran, pensiunan, dan pekerja shift.

(Ageng)

Artikel Lainnya

spot_img