Kamis 26 November 2020

Pemkot Banjar Akan Sulap GBP Jadi Ruang Isolasi Covid-19

BANJAR,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar berencana menambah fasilitas ruang isolasi seiring dengan peningkatan grafik resiko penyebaran kasus positif virus corona (Covid-19) di Kota Banjar. Peningkatan tersebut menyebabkan kapasitas ruangan isolasi yang sudah disiapkan di RSUD Kota Banjar maupun RSU Asih Husada over load.

Rencana penambahan fasilitas ruang isolasi terungkap saat rapat evaluasi penanganan Covid-19 yang digelar Pemkot Banjar bersama Forkopimda di ruang Rapat Gunung Sangkur, Senin (16/11/2020) lalu. Rencananya, fasilitas ruang isolasi akan ditempatkan di Gelora Banjar Patroman (GBP) di Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat.

Namun hingga saat ini, pihak Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Banjar belum mendapatkan Intruksi terkait penggunaan GBP menjadi ruang isolasi pasien positif Covid-19 di Kota Banjar.

“Iya benar, GBP akan dijadikan ruang isolasi tambahan untuk pasien Covid-19 tanpa gejala karena ruangan isolasi di rumah sakit sudah hampir penuh,” kata Plt Kepala Dispopar Kota Banjar, Dede Sutandi saat ditemui FOKUSJabar.id, Kamis (19/11/2020).

BACA JUGA: Dispora Banjar Benahi Tempat Karantina Kelurahan

Dede mengatakan, pihaknya pun sudah siap menyediakan fasilitas GBP untuk dijadikan ruang isolasi tambahan. Mulai dari tempat, bantal, tempat tidur dan yang lainnya seperti saaty dijadikan lokasi karantina beberapa waktu lalu.

“Kalau untuk fasilitas GBP, kami siap. Tinggal intruksuksi dari Wali Kota dan Gugus Tugas Kota Banjar. Fasilitas masih sesuai seperti kemarin termasuk petugas kebersihan. Paling di tambah petugas dari Dinas Kesehatan saja,” kata dia.

Dede mengatakan, GBP baru selesai digunakan oleh Danrem 062/Tn untuk pelatihan penanganan bencana. Jika surat penunjukkan dari Pemkot Banjar melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota sudah keluar untuk penggunaan GBP, Dispopar Kota Banjar akan bergerak cepat menyiapkan fasilitas.

“Saat sudah ada instruksi, kami langsung bebenah menyiapkan yang dibutuhkan,” kata Dede.

Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjar mengatakan, hingga Rabu (18/11/2020), 132 warga Kota Banjar terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan rincian, 64 orang pasien positif aktif, satu orang meninggal dunia, dan 67 orang sudah selesai menjalani perawatan.

(Budiana/Ageng)

Artikel Lainnya

Abaikan Prokes, Puluhan Warga Panumbangan Ciamis Kena Tegur

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sebanyak 20 warga Panumbangan Ciamis kedapatan melanggar protokol...

Tingkat Kesadaran Masyarakat Masih Kurang, ODF 100 Belum Ideal

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Bandung terus berupaya agar Kota Bandung mencapai Open Defecation Free (ODF) 100 persen atau bebas buang air besar (BAB). Terlebih ODF...

Angka Positivity Rate Covid-19 di Kota Bandung Melebihi Standar WHO

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Angka positif aktif Covid-19 di Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) kini tembus di 484 kasus dengan jumlah kumulatif 3039 kasus. Bahkan, untuk angka positivity...

Wisata Cireong Park Suguhkan Keasrian Alam Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Wana Wisata Cireong Park kini menjadi salahsatu opsi tujuan rekreasi warga Ciamis. Panorama alam dan udara sejuk menjadi faktor utama penarik pengunjung untuk ...

Pasca Debat, Ratusan Milenial Dukung Pasangan JUARA

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran nomor urut 1 Jeje Wiradinata dan Ujang Endin Indrawan (JUARA) mendapatkan dukungan dari Kelompok Informasi Masyarakat...

KPK Panggil Mantan Kabid SDA dan Mantan Anggota DPRD Kota Banjar

BANJAR,FOKUSJabar.id: KPK memanggil Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPRPKP Kota Banjar tahun 2008 - 2010, Mulyono dan mantan anggota DPRD Kota...

Cegah Kerumunan, Pemkot Bandung Bakal Tutup Ruang Publik

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Bandung berencana menutup sejumlah ruang publik untuk meminimalisir kerumunan, Jumat (20/11/2020). Hal tersebut dilakukan akibat menurunya tingkat kepatuhan warga kota Bandung terhadap ...