Rabu 21 Oktober 2020

Kanal TV Bandung 132 Dikritisi Legislator

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Layanan akses kanal TV berbasis satelit Bandung 132 gratis bakal dipasa di setiap RT di kota Bandung.

Diketahui kanal TV berbasis satelit Bandung 123 ini merupakan kanal TV yang menayangkan media pembelajaran jarak jauh melalui TV. Dengan begitu, PJJ yang sebelumnya disiarkan TVRI Jawa Barat, kini bisa di akses Bandung 132.

Mengenai hal tersebut, anggota Komisi D DPRD Kota Bandung Nunung Nuraisyah mengaku belum mengetahui secara rinci program TV kanal Bandung 132 tersebut. Namun satu hal, jika program tersebut tidak lebih baik dari program serupa yang tayang di TVRI atau bahkan lebih buruk, ia meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung menghentikannya dan melanjutkan program PJJ dengan TVRI.

“Kalau kontennya lebih baik kami sangat mendukung, tapi ini permasalahannya. kontennya sendiri seperti apa kita juga belum tahu. Kesiapannya seperti apa, jangan terburu-buru jadi itu kurang baik. Kan ini juga melibatkan masyarakat jadi banyak pihak terlibat di dalamnya. Kasian RT nya juga terbebani juga,” Kata Nunung saat dihubungi melalui sambungan telpon Kamis (15/10/2020).

BACA JUGA: Pemkot Bandung Luncurkan IBB TV Bandung 132, Ini Kata Pengamat

Menurutnya, pembahasan PJJ di masa pandemi memang menjadi atensi Komisi D, sesuai dengan arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tetapi khusus mengenai metode pembelajaran dengan TV Digital Bandung 132, pihaknya mengaku belum ada pembahasan resmi di Dewan.

“Belum, terus terang belum, saya dikomisi D belum secara resmi apalagi sejauh membahas hal-hal teknis belum dilibatkan. Makanya kita coba agendakan untuk memanggil pihak terkait dalam hal ini Disdik kota Bandung,” kata Nunung.

Nunung mengatakan, karena terlanjur di tayang tidak akan serta merta menghentikan siaran tersebut. Komisi D akan melihat dulu perkembangannya seperti apa dalam beberapa hari ke depan, sebelum mengambil kesimpulan.

“Jadi siapa yang bertanggung jawab terhadap konten ini harus jelas kemudian harus ada review konten,  yang harus memilah dan memilih sesuai dengan kulikurum. Itu juga harus jadi suatu keharusan, dalam hal ini Disdik atau pun Perguruan Tinggi harus terlibat. Nanti sejauh mana keterlibatan disdik ini, kita akan tanyakan,” katanya.

(Yusuf Mugni/Anthika Asmara)

 

Artikel Lainnya

Soal Mesin Waktu, Ini 4 Teori untuk Menjelaskannya

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Mesin waktu sampai saat ini selalu menjadi topik...

Dapat SP Pembongkaran Bangunan, Warga RW 11 Tamansari Resah

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Warga RW 11 Tamansari kembali menerima Surat Peringatan (SP) pembongkaran bangunan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung. Surat bernomor HK.09.02/1264-Satpol.PP/X/2020...

Wajib Dicoba, 5 Hobi Yang Menghasilkan Uang

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Banyak hobi yang menghasilkan uang saat ini agar waktu luang bisa dimanfaatkan dengan hal yang produktif bahkan hal yang disukai. Terlebih jika memiliki hobi...

Hindari Diabetes Tipe 2 dengan Rajin Minum Teh Ini

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Penyakit diabetes tipe 2 merupakan kondisi penyakit yang membutuhkan perhatian khusus agar tidak menyebabkan komplikasi serius. Meski penderita diharuskan menghindari makanan dan minuman...

Genjot Pemulihan Ekonomi, Bank bjb Dorong Pembiayaan UMKM

BANDUNG,FOKUSJabar.id: bank bjb menggelar sosialisasi produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku usaha alumni pelatihan Balai Latihan Kerja Mandiri (BLKM) di Kantor BLKMPJabar, Jalan...

NPCI Jabar Gelar Seminar Peningkatan Kualitas Tenaga Olah Raga Disabilitas

BANDUNG,FOKUSJabar.id: National Paralympic Committe Of Indonesia (NPCI) Provinsi Jawa Barat terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga olahraga disabilitas. Salah satunya dengan menggelar kegiatan Seminar dan...

Agum Gumelar Minta UPI Siapkan Ini Di Usia ke-66

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UPI Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Agum Gumelar, M.Sc., mengajak civitas akademika UPI untuk ikut serta merajut persatuan Indonesia...