Sabtu 24 Oktober 2020

Aksi Anggota Satlantas Tutupi Jalan Berlubang

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Di tengah antrean kendaraan cukup panjang hingga 3 kilo meter dari arah Singaparna – Kota Tasikmalaya, sejumlah anggota Satlantas Polres Tasikmalaya turun ke Jalan Raya, tepatnya di perempatan Muktamar, Desa Cipakat Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, Senin (12/10/2020) sore. 

Selain untuk mengurai kemacetan arus kendaraan, anggota Satlantas juga berusaha menutup lobang-lobang besar dan dalam.

Rupanya, kemacetan tersebut akibat banyak pengendara yang melambatkan laju kendaraannya saat melintas perempatan Muktamar yang rusak dan bolong-bolong. Pengendara memilih bagian pinggir jalan yang mulus, untuk menghindari lobang.

satlantas fokusjabar.id
Selain bergelombang, jalan raya provinsi ini berlobang

Baca Juga: Buntut Aksi UU Cipta Kerja, Mahasiswa Minta Polisi Hentikan Tindakan Respresifitas

Bahkan sebagai pengendara mengambil jalur kanan untuk menghindari kemacetan, namun justru menimbulkan kemacetan baru. Arus lalu lintas dari arah Tasikmalaya ke Singaparna menjadi terhambat.

“Kita mendapatkan banyak kendaraan roda dua yang terjebak di lobang sehingga kita bantu untuk mengangkatnya. Kita juga berusaha mencairkan kemacetan dengan mengatur arus lalu lintas sambil berusaha menutupi lobang-lobang jalan menggunakan batu dan kerikil. Ini inisaitif kita sekaligus arahan pimpinan untuk menutup lobang-lobang,” kata Kanit Dikyasa Satlantas Polres Tasikmalaya, Ipda Hajar Sutiar.

Sementara itu, salah seorang warga setempat Sugianto (46) mengaku, kerusakan jalan provinsi di titik tersebut bukan hal baru.

“Itu sudah langganan pak. Baru beberapa bulan diperbaiki, sudah rusak lagi. Selain jalannya bergelombang ya sekarang pada berlobang. Sudah tidak aneh kalau di sini terjadi kemacetan karena pengendara menghindari permukaan jalan yang bergelombang dan belobang,” tutur Sugianto.

Menurut dia, selain karena sering digenangi air hujan, perempatan Muktamar ini menjadi sentral lalu lintas kendaraan truk-truk besar pengangkut barang dari berbagai arah seperti truk bermuatan pasir dari Galunggung.

“Mereka menambang pasir di Galunggung, sementara stock fieldnya di perkotaan, otomatis lewat perempatan ini,” ujarnya.

Seharusnya tegas dia, pemerintah memperbaiki jalan ini secara permanen alias tidak setengah jadi. Minimal pakai rabat beton khusus di titik yang sering cepat rusak. Kemudian permukaan jalannya di tinggikan agar saat hujan turun, air mengalir ke gorong-gorong itu pun saluran airnya harus diperbaiki dulu.

(Farhan)

Artikel Lainnya

Ini Kronologi Suap DAK Yang Dilakukan Wali Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman resmi ditangkap Komisi...

Garnita Malahayati NasDem Garut Sambangi Nelayan “Pemakan” Ikan Mentah

GARUT,FOKUSJabar.id: Sayap Partai Nasional Demokrat (NasDem) Garda Wanita (Garnita) Malahayati gelar Bakti Sosial (Baksos) ke wilayah selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), Selasa (20/10/2020). Selain...

1 Nenek di Lakbok Ciamis Meninggal Terpanggang Api

CIAMIS,FOKUSJabar.id:  Mirah (80) warga Dusun Cibodas Desa Cintaratu Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis Jabar meninggal terpanggang api, Selasa (20/10/2020) malam. Menurut Ketua Tagana Kabupaten Ciamis, Ade...

Adira Kreatif Lokal Award 2020 masuki Babak Final

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sudah hampir dua bulan menjalani penjaringan dan proses seleksi, Festival Kreatif Lokal Award 2020 kini memasuki babak final. Saat ini tersisa 30 UKM terbaik yang...

Divonis Kanker, Feby Febiola Mengaku Dapat Pencerahan Tuhan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Aktris Feby Febiola mengidap kanker ovarium stadium 1C. Namun, Dia mengaku mendapatkan pencerahan dari Tuhan selama berjuang melawan penyakitnya itu. "Kalau lu mau melakukan...

Galaxy M51 Dibekali Baterai 7.000 mAh, Kembali Dijual!

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Samsung kembali menggelar flash sale Galaxy M51. Sebelumnya, ponsel tersebut langsung habis dipesan pada penjualan perdananya 10-12 Oktober lalu. Product Marketing Manager, Samsung Electronics...

Gang Stones “Menghijau” Dimasa Pandemi Covid-19

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Lingkungan Gang Stones jalan Pelesiran Kota Bandung, Jabar dipenuhi tanaman sayuran yang ditanam oleh masyarakat secara mandiri selama pandemi Covid-19.  Meskipun dalam gang sempit warga...