Selasa 20 Oktober 2020

Pengamanan Pilkada Mengacu pada Protokol Kesehatan

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Jelang Pilkada serentak 9 Desember 2020, Polres Tasikmalaya menyiapkan skenario pengamanan dengan menempatkan aparat kepolisian, TNI, Satpol PP dan petugas Dishub Kabupaten Tasikmalaya di sejumlah titik lokasi ring 1.

Personil yang akan diterjunkan dalam pengamanan menititikberatkan pada pelaksanaan protokol kesehatan. Jumlahnya mencapai 445 anggota Polri dibantu TNI dari Kodim 0612 dan Satpol PP.

Kapolres Tasikmalaya AKBP. Hendria Lesmana mengatakan, secara umum pengamanan tahapan Pilkada tidak jauh berbeda dengan pengamanan pemilu sebelum ada pandemi Covid-19.

“Namun di tengah pandemi Covid-19 ini, pengamanan pemilu ada penekanan terhadap penerapan protokol kesehatan,” kata Hendria, Sabtu (19/9/2020).

BACA JUGA: Pilkada Tasik 2020, Haris Sanjaya jangan Gunakan Atribut PKB

Dalam pengamanan pilkada ditengah Pandemi Covid-19, lanjut Hendria, pihaknya menekankan partisipasi dari parpol dan tim pasangan calon untuk sama-sama mentaati aturan yang ada. Seperti tidak melakukan pengerahan massa atau kampanye terbuka yang melibatkan banyak orang.

“Kita mengimbau, agar tidak mengadakan kampanye terbuka. Kalau melanggar, maka ada aturan sanksi yang harus diterapkan dan itu ditangani sentra penegakan hukum terpadu (Gakumdu),” ujar dia.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Dodi Djuanda mengatakan, pihaknya dan jajaran Panwascam tidak hanya fokus pada pelanggaran netralitas ASN dan politik uang. Tapi juga pada pelanggaran protokol kesehatan.

“Jika ditemukan kampanye terbuka dan melanggar protokol kesehatan, kita akan merekomendasikan tim satgas gugus tugas untuk melakukan pembubaran kampanye tersebut,” kata Dodi.

Menurut dia, ada beberapa pasal yang bisa diterapkan bagi yang melanggar aturan dalam kondisi Covid-19 dan menjadi kewenangan Gakumdu. Salah satunya, pasal 93 UU nomor 6/2018 tentang kekarantinaan kesehatan.

(Farhan/Ageng)

Artikel Lainnya

Makam Mbah Dalem Jangpati Jangbaya, Lokasi Favorit Ziarah di Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Makam Mbah Dalem Jangpati Jangbaya dan Ratu Pusaka...

Bupati Pangandaran jadi Kepala Daerah Terbaik Menurut Survei

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menjadi kepala daerah dengan kirneja terbaik se-Jabar menurut Lembaga survei Kedai Kopi Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP-PKS). Dalam survei...

Soal Oplas Wajah hingga Bokong, Nita Thalia Bongkar Aib Suami

JAKARTA,FOKUSjabar.id: Nita Thalia menanggapai pernyataan pasangannya Nurdin Rudythia yang mengatakan tak sanggup membiayai kebutuhan Nita soal kecantikan, Kamis (15/10/2020). "Ya mungkin kan 20 tahun itu...

Protes Penolakan Omnibus Law Kembali Disuarakan Mahasiswa

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Indonesia Menggugat menggelar aksi unjuk rasa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja. Aksi digelar di depan Gedung...

Pemkot Bandung Resmi Berlakukan PSBM di Kelurahan Cijerah

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Bandung resmi memberikan izin pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) level RW di Kelurahan Cijerah, Bandung Kulon. Untuk diketahui, di wilayah...

Harga Janda Bolong di Banjar Tembus Rp11 Juta

BANJAR,FOKUSJabar.id: Harga tanaman hias bernama janda bolong di Kota Banjar tembus hingga belasan juta rupiah. Demikian disampaikan Reno (36) salah seorang penjual tanaman di Kota...

4 Cara Menjaga Kulit Agar tak Mudah Berkerut

BANJAR,FOKUSJabar.id: Sesuai berlangsungnya waktu, hal yang tidak dapat dihindari salah satunya penuaan. Efek penuaan salah satunya adalah kerutan kulit di bagian wajah sehingga sering...