spot_img
Senin 24 Juni 2024
spot_img
More

    Siswa SMKN 2 PPU Hilang di Air Terjun Tembinus

    PENAJAM,FOKUSJabar.id: Kepala Bidang Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Nurlaila mengatakan, tim gabungan tengah melakukan pencarian seorang siswa SMKN 2 jurusan Tata Boga, David Hasem (17) yang diduga hilang di Air Terjun Tembinus, Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku saat rekreasi bersama kawan-kawannya. 

    air terjun fokusjabar.id
    air terjun tembinus (Foto web)

    “Laporan masuk ke kami, Sabtu (5/9/2020) pukul 17.55 Wita. Sedangkan waktu kejadiannya pun di hari Sabtu, pukul 15.30 Wita,” kata Nurlaila, Minggu (6/9/2020).

    Pihak yang melapor atas kejadian tersebut, Ahmad Tim EHS dari PT IHM, Adjie Prasetya yang merupakan pengunjung Air Terjun Tembinus dan Ade Basian keluarga korban.

    Baca Juga: Tak Dapat SK DPP, Haris Yakin Kader PKB Dukung Dirinya di Pilkada 2020

    Saat itu, David Hasem yang beralamat di RT 01, Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, PPU ini berwisata bersama teman-temannya dan Ade, keluarganya yang berasal dari Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kertanegara (total enam orang, termasuk korban).

    Di lokasi wisata, aliran air yang terjun dari atas cukup deras. Sementara korban bersama keluarga dan teman temannya sedang duduk di atas batu besar di bawah air terjun tersebut.

    “Sebelum kejadian, berdasarkan keterangan pelapor, sebenarnya korban dan keluarganya berniat untuk kembali ke rumah. Namun sebelum mereka beranjak, air deras sudah menimpa korban,” katanya.

    Sebelum korban terbawa arus, salah satu rombongan bernama Sri Tyas Nugrahening (16) dari KM 38, Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, lebih dulu hanyut terbawa arus, namun tersangkut di batu besar sehingga dapat menyelamatkan diri.

    Sedangkan David Hasem terbawa arus yang memang cukup deras, karena arus air terjun dari atas saat itu juga cukup deras.

    Nurlaila mengatakan, saat itu juga pihaknya langsung bergerak ke lokasi, sekaligus berkoordinasi dengan Tim EHS dari PT IHM, Polsek Sepaku, Koramil Sepaku, dan pihak terkait lainnya.

    Selanjutnya tim gabungan melakukan penanganan pencarian terhadap korban yang diduga hilang tersebut. Pencarian dihentikan malam tadi pukul 23.05 dan dilanjutkan pukul 06.00 pagi ini.

    “Tim yang ada di lapangan antara lain BPBD PPU, Tim EHS PT IHM, Polsek, Koramil, aparatur Desa Bukit Raya, pihak keluarga, warga, kemudian Tim Jamrut Diving Community,” ucap Nulaila.

    (Bambang/ANT)

    Berita Terbaru

    spot_img