Minggu 20 September 2020

Pencuri Ponsel di Sejumlah RS dan Puskesmas Diciduk

JAWA TENGAH, FOKUSJabar.id: Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Kota Banyumas, Jawa Tengah menciduk seorang pencuri telepon seluler (Ponsel) yang beraksi di berbagai rumah sakit dan Puskesmas.

Kasus itu terungkap setelah adanya laporan korban bernama Suparni (53) warga Kelurahan Kebokura, Sumpiuh, Banyumas. Saat itu korban tengah menunggu orangtuanya yang sedang menjalani rawat inap di Puskesmas 1 Sumpiuh.

Kasat Reskrim Polres Kota Banyumas Ajun Komisaris Berry mengatakan, kejadian itu berlangsung pada 20 Februari 2020. Saat itu korban datang ke Puskesmas 1 Sumpiuh sekitar pukul 19.30 WIB bersama Tunijati (52) warga Desa Selanegara.

Karena lelah menunggu orangtuanya, korban bersama Tunijati tidur di lantai kamar yang digunakan untuk merawat orangtuanya.

BACA JUGA: SPP Ciamis Dukung Polres Usut Pencurian Kayu

“Tunijati terbangun dan bermaksud menelepon adiknya agar menjemput ke Puskesmas. Namun ponsel miliknya telah hilang dan langsung memberitahu Suparni untuk mencari di sekeliling ruangan,” kata Berry, Minggu (14/6/2020).

Saat mengecek tas, ternyata bukan hanya ponsel milik Tunijati, namun miliknya beserta uang Rp1.650 ribu pun raib.

Atas kejadian itu, Suparni bergegas melaporkan kehilangannya ke petugas medis yang berjaga dan tindaklanjuti dengan laporan ke Polsek Sumpiuh.

“Setelah diselidiki hamper empat bulan, kami akhirnya menangkap terduga pelaku pencurian itu di Perumahan Bukit Kalibangor Indah, Banyumas pada Sabtu (13/6/2020) sekitar pukul 22.30 WIB. Pelaku berinisial D (45) warga Karanggondang, Kabupaten Boyolali,” kata Berry.

Selain mengamankan pelaku, polisi pun menyita barang bukti satu unit ponsel merk OPPO dan satu unit sepeda motor.

“Pelaku mengaku telah mencuri ponsel di sejumlah Puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Banyumas dan Boyolali sejak bulan Januari hingga Mei 2020,” kata dia.

Atas pencurian dengan pemberatan yang dilakukannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP.

(LIN/ANT)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

Jamaah Pengajian UAS di Kota Banjar disiram Air Keras

BANJAR, FOKUSJabar.id: Salah seorang jemaah pengajian Ustadz Abdul Somad (UAS)...

Selandia Baru Resmi Hadapi Resesi

SELANDIABARU,FOKUSJabar.id: Perekonomian di Selandia Baru memasuki resesi setelah nilai produk domestik bruto (PDB) pada kuartal II turun 12,2 persen. Nilai tersebut tidak jauh dari...

Triwulan 2020, UPI dan Desa Pangauban Mulai Canangkan Dedi-Dewi

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mulai berbenah diri dan mencanangkan sebagai Desa Digital-Desa Wisata (Dedi-Dewi). Pembenahan...

Kemdikbud Tak Wajibkan Matpel Sejarah di Tahun 2021

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berencana melakukan penyederhanaan kurikulum yang akan diterapkan pada Maret 2021. Dalam rencana tersebut, mata pelajaran sejarah tidak wajib...

Masih Terapkan AKB, Kota Bandung Tak Batasi Wisatawan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung belum melakukan pembatasan bagi wisatawan hingga saat ini, meski tengah melaksanakan adaptasi kebiasaan baru (AKB) secara ketat. "Belum ya, belum...

Dendam Asmara Picu Penyiraman Air Keras

BANJAR,FOKUSJabar.id: Dendam asmara menjadi pemicu pelaku AG menyiramkan air keras ke wajah korban Saepul Rohman. Korban adalah salah seorang jamaah pengajian Ustadz Abdul Somad (UAS)...

10 Manfaat Genjer untuk Kesehatan dan Efek Sampingnya

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Genjer, kelayan atau eceng (Limnocharis flava) jenis tumbuhan rawa yang banyak dijumpai di sawah atau perairan dangkal. Biasanya ditemukan bersama-sama dengan Eceng Gondok.  Dalam bahasa internasional...