Jumat 25 September 2020

BUMDes Jembar Rahayu Garut Punya Jamur Beraroma Bawang

GARUT, FOKUSJabar.id: Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jembar Rahayu, Situsari, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat memiliki sejumlah produk unggulan. Salah satunya, “Jamur Tiram” (Pleurotus ostreatus).

Jamur Tiram adalah jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasidiomycetes dengan ciri-ciri umum seperti tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram serta bagian tengahnya agak cekung.

Berbeda dengan jenis Jamur Tiram lainnya, jamur produk BUMDes Jembar Rahayu memiliki rasa khas beraroma bawang.

Hal itu dibenarkan Komisaris BUMDes Jembar Rahayu, Santi Cahyati (Ceu Isoh). Menurut dia, Jamur Tiram miliknya memiliki rasa berbeda. Yakni beraroma bawang.

BACA JUGA: New Normal, Pedagang Oleh-oleh Garut Berharap Bisa Bangkit

“Jamur ini berbeda karena memiliki aroma bawang,” sebut Kepala Desa (Kades) Situsari kepada FOKUSJabar.id, Jumat (5/6/2020).

Ceu Isoh mengaku, BUMDes miliknya baru memiliki 3.100 Bagrog (media tempat tumbuh jamur). Seiring banyaknya permintaan, pihaknya berencana menambah 10 ribu Bagrog.

“Karena banyaknya permintaan, Kami  segera menambah 10 ribu Bagrog,” ungkap dia.

Menurut Ceu Isoh, budidaya Jamur Tiram sangat mudah. Cukup menjaga kelembaban tanah dan menyemprotnya seminggu sekali. Jamur sudah bisa dipanen setelah lima bulan. Masa panennya dua hari sekali.

Terkait pemasaran Jamur, dipasarkan oleh para pemuda Desa Situsari. Bahkan, masuk juga ke sejumlah supermarket.

“Alhamdulillah, jamur BUMDes Jembar Rahayu sukses di pasaran. Setiap hari, permintaan terus bertambah,” kata dia.

Camat Karangpawitan, Rena Sudrajat mengapresiasi BUMDes Jembar Rahayu. Kata dia, patut dicontoh karena mempunyai potensi disektor pertanian, perikanan, perdagangan serta jenis usaha lainnya.

“BUMDes Jembar Rahayu akan dijadikan contoh. Bagaimana tidak, di tengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) bisa berkembang dan bisa diandalkan dalam ketahanan pangan daerah,” singkat Camat.

(Andian/Bam’s)

Artikel Lainnya

Sandiwara Kepala Toko Minimarket di Tasikmalaya Berakhir Penjara

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Satreskrim Polres Tasikmalaya mengamankan kepala toko minimarket di...

KPU: Inilah Nomor Urut Pasangan Cabup-Cawabup Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: KPU Kabupaten Tasikmalaya menggelar rapat pleno terbuka penetapan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada serentak Desember 2020, di Hotel...

Saingi Gojek, Bos AirAsia Tony Fernandes Bikin SuperApp

JAKARTA,FOKUSJabar.id: CEO AirAsia Tony Fernandes dikabarkan sedang menyiapkan superapp yang akan menyaingi Gojek dan Grab, Senin (21/9/2020). Tony Fernandes mengatakan telah menyiapkan model bisnis baru...

Ketua KPU Pangandaran Minta Paslon Copot APK

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Ketua KPU Pangandaran Muhtadin meminta pasangan calon (paslon) segera menurunkan alat peraga kampanye (APK) yang mengandung unsur pelanggaran. “Saya minta timses masing-masing paslon...

BNN Kota Tasikmalaya Gagalkan Peredaran Sabu

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Tasikmalaya, berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Tasikmalaya. Salah seorang pelaku ditangkap dan sejumlah barang bukti...

Walau Bukan alat Pemeriksa Covid-19, Pemkot Banjar keluarkan 6.841 alat Rapid Test

BANJAR,FOKUSJabar.id: Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Agus Nugraha mengatakan Pemkot Banjar sudah melakukan pemeriksaan Rapid Test sebanyak 6.841 alat. Padahal menurut ahli, Rapid Test...

Kasus Korupsi RTH Kota Bandung Harus Segera Diselesaikan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Aliansi Anti Korupsi (Antik) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Pengadilan Tipikor Bandung, Jl. L. L R.E Martadinata No. 54 Bandung, Senin (21/9/2020).  Aksi...