spot_img
Minggu 3 Juli 2022
spot_img
More

    Mushola langgar Merdeka ini Dulunya Toko Ganja

    SOLO, FOKUSJabar.id: Langgar Merdeka  adalah sebuah mushola di kawasan Kampung Batik Laweyan, Solo, yang punya sejarah menarik. Mushola mungil ini ternyata dulunya adalah toko ganja.

    Sebelum menjadi tempat ibadah warga muslim di Solo, bangunan berwarna hijau ini milik warga keturunan Tionghoa yang menjual candu untuk pengobatan, salah satunya berjenis ganja.

    Terlihat di salah satu dindingnya ada tanggal pendirian bangunan, yakni 7 Juli 1877.

    BACA JUGA: 5 Tips Sehat Berbuka Puasa untuk Penuhi Nutrisi

    Setelah toko obat gulung tikar, bangunan di atas tanah seluas 179 meter persegi ini lalu dibeli oleh H. Imam Mashadi.

    Melansir CNN, bangunan itu kembali direnovasi menjadi mushola pada tahun 1942 dan pembangunannya selesai pada tahun 1946.

    Menteri Sosial pertama Indonesia, Mulyadi Joyo Martono, yang meresmikannya.

    Nama Langgar Merdeka diambil dalam rangka memperingati kemerdekaan Republik Indonesia.

    Konon, nama Merdeka juga merupakan titipan dari Presiden pertama Indonesia, Soekarno.

    Namun pada saat Agresi Militer Belanda ke-dua tahun 1949, namanya berganti menjadi Langgar Al Ikhlas, karena dilarang menggunakan kata ‘merdeka’ oleh pemerintah Belanda yang tengah menduduki Surakarta.

    Setelah Agresi Militer Belanda ke-dua berakhir pada tahun 1950, masyarakat kembali memakai nama Langgar Merdeka.

    Sejak 2012, Langgar Merdeka telah ditetapkan menjadi Bangunan Cagar Budaya.

    (Agung)

    Berita Terbaru

    spot_img