Selasa 22 September 2020

Bupati Ciamis Usulkan Kepala SKPD Jadi Tim Pemantau Program Maghrib Mengaji 

CIAMIS, FOKUSJabar.co id: Pemerintah Kabupaten Ciamis mempunyai Program Gerakan Maghrib Mengaji dan Salat Berjamaah. Sosialisasi program tersebut sudah gencar dilakukan. Terlebih, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya juga akan membentuk tim pemantau program tersebut.

Sesuai surat edaran Bupati Nomor: 451.1/950 Kesra, Gerakan Maghrib Mengaji dan Salat Berjamaah bertujuan untuk mendukung terwujudnya Visi Kabupaten Ciamis. Yakni, Mantapnya Kemandirian Ekonomi Sejahtera untuk Semua.

Dalam sosialisasi yang dilaksanakan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Kamis (3/10/2019) kemarin, Herdiat mengundang seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kepala Kantor Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) kecamatan se-Kabupaten Ciamis.

Menurut Herdiat, pihaknya sengaja mengundang para Kepala Dinas dan Kepala Kantor Kementerian Agama. Selain sosialisasi, dia mengusulkan agar para Kepala SKPD menjadi tim pemantau untuk membina di wilayahnya masing-masing.

“ Kami ingin setiap dinas itu mempunyai wilayah binaan untuk membina, memantau dan melaporkan kegiatan-kegiatan yang ada di wilayahnya, yang intinya setiap perkembangan kegiatan agar dilaporkan secara berkala,” ucapnya.

Dengan kecanggihan teknologi saat ini, lanjut dia, tim pembina bisa melaporkan perkembangan wilayah binaanya menggunakan Whatsapp (WA), Telegram ataupun laporan tertulis.

“ Dengan laporan dari pembina bisa diketahui persis perkembangan di wilayahnya seperti apa,” ujarnya.

Namun Herdiat menegaskan, apabila Kepala SKPD menjadi tim pemantau dinilai kurang bagus maka dapat dibentuk tim dari pihak manapun. Yang terpenting, lanjutnya, Program Gerakan Maghrib Mengaji dan Salat Berjamaah bisa berjalan dengan baik.

” Untuk itu mohon dibantu untuk dikaji apabila itu bagus dan bermanfaat kenapa tidak dilaksanakan, tapi kalau misalnya tidak bagus diawasi tidak apa-apa,” pungkasnya.

(Ibenk/Bam’s)

Artikel Lainnya

PMI Bogor Punya Tim Penanganan Jenazah Covid-19

BOGOR,FOKUSJabar.id: Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor membentuk tim...

7 Manfaat Lidah Mertua untuk Kesehatan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Lidah Mertua (Sansevieria) marga tanamah  hias yang cukup populer sebagai penghias bagian dalam rumah. Tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi sedikit air dan...

Kemdikbud Tak Wajibkan Matpel Sejarah di Tahun 2021

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berencana melakukan penyederhanaan kurikulum yang akan diterapkan pada Maret 2021. Dalam rencana tersebut, mata pelajaran sejarah tidak wajib...

Bank bjb Dorong UMKM Genjot Stimulasi PEN

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bank bjb konsisten mendorong Program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang telah berjalan dalam hitungan bulan telah dirasakan manfaatnya oleh Jutaan pelaku usaha. Untuk...

Juara US Open 2020, Naomi Osaka Mundur dari French Open 2020

AMERIKASERIKAT,FOKUSJabar.id: Juara US Open 2020, Naomi Osaka menarik diri dari keikutsertaannya pada turnamen tennis Grand Slam, French Open 2020. Pengunduran diri petenis berusia 22...

4 Hari Berturut-turut Saham Prancis Untung

PARIS,FOKUSJabar.id: Saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu (16/9/2020), mencatat keuntungan untuk hari keempat berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek...

Jamaah Pengajian UAS di Kota Banjar disiram Air Keras

BANJAR, FOKUSJabar.id: Salah seorang jemaah pengajian Ustadz Abdul Somad (UAS) di Kota Banjar, Jabar disiram air keras oleh orang tidak dikenal, Selasa (15/9/2020). Kejadian bermula ketika...