BANDUNG, FOKUSJabar.id: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung masih menunggu kesiapan cabang olahraga (Cabor) untuk menggelar kejuaraan bertajuk ‘Piala Wali Kota Bandung 2019’. Kejuaraan tersebut merupakan salah satu program kerja KONI Kota Bandung masa bakti 2019-2023 di bawah pimpinan Nuryadi.
“Kita tantang cabor untuk menggelar kompetisi Piala Wali Kota Bandung dan kita sudah siap memfasilitasi,” kata Nuryadi saat memantau kejuaraan bola voli indoor ‘Piala Wali Kota Bandung 2019’ di GOR Saparua, Jalan Lombok Kota Bandung, Kamis (8/8/2019).
Dari 60 Cabor, baru 11 11 Cabor yang sudah menyatakan siap menggelar Piala Wali Kota Bandung 2019. Dari 11 Cabor itu baru tiga Cabor yang sudah, sedang dan akan menggelar kejuaraan tersebut.
“Tiga Cabor itu, yakni bola voli indoor, bola tangan, dan gantole,” kata dia.
Belum masuknya pengajuan Cabor untuk menggelar kejuaraan itu karena banyak agenda kejuaraan yang digelar pada pertengahan tahun 2019. Selain babak kualifikasi PON XX yang sudah digelar di beberapa Cabor, juga ada agenda Kejurnas serta Kejurda yang sudah mulai banyak digelar.
Hal tersebut membuat Cabor cukup kesulitan mengatur jadwal pelaksanaan Piala Wali Kota Bandung 2019. Selain itu, banyak juga pengurus Cabor di Kota Bandung yang memegang peran penting dalam kepengurusan tingkat provinsi, bahkan nasional.
Kemudian kaitannya dengan fasilitas, dia menegaskan bahwa Koni Kota Bandung siap memeberikan bantuan pendanaan untuk pelaksanaan Piala Wali Kota Bandung. Bahkan Koni Kota Bandung sudah menyiapkan anggaran penyelenggaraan untuk 60 Cabor.
“Bantuan pendanaan dipastikan beragam, bisa besar atau kecil. Namun yang terpenting adalah kualitas dari kompetisi itu. Apalagi kejuaraan menjadi satu komponen penting dalam pembinaan olahraga prestasi sekaligus memunculkan bibit atlet potensial baru,” kata dia.
(Ageng/LIN)


