Selasa 22 September 2020

Farhan Ingin Jabar Jadi Lumbung Bibit Pesepakbola

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Sepak bola menjadi olahraga dan hiburan yang paling digemari oleh masyarakat.

Penting bagi semua pihak untuk ikut andil dalam meningkatkan kualitas persepakbolaan di Indonesia. Mulai dari pemain, klub, stadion, hingga event-event yang menarik.

Pembinaan sepak bola mulai dari tingkat bawah untuk menghasilkan bibit-bibit atlet sepak bola yang berkualitas.

Terlebih sepak bola menjadi olahraga dan hiburan yang paling digemari masyarakat. Penting bagi semua pihak untuk ikut andil dalam meningkatkan kualitas persepakbolaan di Indonesia.

Jawa Barat merupakan salah satu provinsi, dimana masyarakatnya memiliki kecintaan yang tinggi akan sepak bola.

“Bagi saya yang terpenting adalah memastikan Jawa Barat sebagai salah satu lumbung bakat sepak bola terbaik di Indonesia,” kata Caleg Dapil Jabar I (Kota Bandung-Cimahi) dari NasDem Muhammad Farhan, Sabtu (23/3/2019).

Farhan mengatakan, Persib harus menjadi motor bagi masyarakat dan seluruh stakeholder untuk ikut mengembangkan sepak bola di Tanah Air.

Selain itu, sekolah sepak bola (SSB) di wilayah Jawa Barat pun harus menjadi jantung untuk menghasilkan pemain-pemain terbaik bukan hanya nasional tetapi masuk ke kancah internasional.

“Kita pun mendorong Asprov Jabar agar berperan lebih di PSSI,” kata dia.

Terlebih, kata dia, masih ada sejumlah kendala dalam mengembangkan sepak bola, baik di tingkat daerah maupun nasional. Salah satunya adalah infrastruktur lapangan yang baik dan memadai agar memiliki nilai tambah untuk perkembangan sepak bola dan manfaat lain bagi masyarakat.

“Infrastruktur lapangan sepak bola yang bagus untuk latihan, pertandingan, dan rekreasi harus terpisah. Harus dibangun oleh pemprov atau pemerintah kabupaten/kota,” kata Farhan.

Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan adalah kualitas SDM dari para pelatih dan wasit. “Ini seratus persen tanggungjawab dari PSSI sampai ke asosiasi kota/kabupaten,” kata Farhan.

Hal senada disampaikan Ketum Viking (Suporter Persib) Heru Joko. Menurut dia, hal yang perlu dibenahi dan ditingkatkan, mulai dari fasilitas seperti lapangan, sekolah sepak bola, hingga event-event.

Hal itu, kata dia, menjadi perhatian utama dari pemerintah provinsi. Apalagi, masyarakat Jawa Barat sangat menyukai sepakbola.

“Peran serta pemerintah terutama provinsi seharusnya bisa mengakomodasi itu. Ini olahraga yang cukup murah angarannya bila dibandingkan olahraga lain, tetapi sangat diminati oleh masyarakat, seharusnya bisa ditingkatkan segala sesuatunya,” kata dia.

Tidak hanya itu, keberadaan SSB di Jabar pun harus mendapatkan perhatian yang lebih dari Pemprov. Hal itu, kata dia sejalan dengan Inpres tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional yang telah dikeluarkan Presiden Joko Widodo.

Seharusnya bisa diaplikasikan sampai ke tingkat provinsi, kabupaten/kota, bahkan sampai ke tingkat bawahnya lagi.

Menurut dia, SSB bersubsidi penting untuk anak-anak yang memiliki prestasi di sepak bola namun belum bisa menjangkau karena masalah biaya.

“Peran pemerintah sangat penting untuk persoalan ini,” jelas dia.

Dia mengaku bahwa selama ini belum terlihat dukungan dan peran aktif dari Pemprov untuk memperbaiki persepakbolaan di Jabar.

“Seharusnya itu disupport lagi, dari segi anggaran, pembinaan, fasilitas seperti lapangan. Sehingga ke depan bisa menghasilkan para pemain hebat yang bisa membawa harum nama bangsa di kancah internasional,” kata dia.

(LIN)

Artikel Lainnya

Covid-19, Muscab ke-VI PHRI Garut Diundur 1 Bulan

GARUT,FOKUSJabar.id: Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Garut,...

Ini Kata Febri Setelah Uji Coba versus Bandung United

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Gelandang Persib Bandung, Febri Hariyadi mendapat banyak pelajaran dari pertandingan uji coba versus Bandung United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota...

Atasi Stunting, 300 Paket Makanan Sehat Dibagikan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Mengatasi stunting di Kota Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membagikan 300 paket makanan sehat kepada 15 kelurahan. Melalui program bantuang Tanggap Stunting dengan...

Kasus Korupsi Pengadaan Tanah, KPK Panggil 9 Pegawai Bank

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Plt Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri mengatakan, pihaknya memanggil sembilan pegawai bank sebagai saksi dalam penyidikan kasus korupsi pengadaan...

Pasien Positif Covid-19 di Kota Banjar Bertambah

BANJAR,FOKUSJabar.id: Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Banjar bertambah enam orang. Mereka diketahui positif setelah hasil swab dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Lankesda) Provinsi Jabar...

Oded: Kota Bandung Masih Zona Orange

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Oded M Danial memastikan Kota Bandung masih berstatus zona orange. Hal itu menyusul kondisi di 30 kecamatan terdapat kasus positif...

Diserang Covid-19 Dua Puskesmas di Banjar Ditutup

BANJAR,FOKUSJabar.id: Dua BLUD Puskesmas di Kota Banjar ditutup sementara. Penutupan itu menyusul adanya tenaga kesehatan di Puskesmas tersebut yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kedua BLUD itu, yakni...