spot_imgspot_img
Rabu 14 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lotus Kita Salurkan Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Di tengah duka yang masih menyelimuti warga terdampak tsunami Selat Sunda, Yayasan Lotus Kita hadir menghibur dan menyalurkan bantuan.

Bantuan yang diserahkan, yakni makanan (Beras, Susu Bayi), pakaian layak pakai, perlengkapan Solat, obat-obatan serta kebutuhan sehari-hari lainnya seperti terpal, tikar, dan peralatan bayi.

Di Lampung Selatan, bantuan diserahkan kepada pengungsi di Posko Mesjid Al Furqon yang dikelola Pemerintah Daerah Lampung dan Posko SMA Kebangsaan Kalianda pada Jumat (28/12/2018) lalu.

Adapun di Pandeglang, bantuan akan disalurkan kepada warga pengungsi di Posko Pengungsian wilayah Menes. Penyerahan bantuan kemanusiaan Yayasan Lotus Kita dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina, Lely Pelitasari, Ketua Yayasan, Ilah Holilah, serta jajaran Dewan Pembina dan Pengurus.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Lotus Kita Lely Pelitasari mengungkapkan, bantuan yang disalurkan merupakan sumbangan yang bersumber dari internal pengurus dan para donatur yang mempercayakan bantuannya pada yayasan tersebut.

Sebagai lembaga nirlaba yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, khususnya dalam perlindungan perempuan dan anak, Yayasan Lotus Kita ingin ikut berpartisipasi membantu masyarakat korban tsunami di Banten dan Lampung.

Sebelumnya Lotus Kita juga telah menyalurkan bantuan pada korban bencana di Aceh, Jakarta, Lombok, dan Palu.

“Kami mendapat dukungan dari berbagai sumber atau donator, baik dari keluarga besar sesama alumni HMI maupun dari pihak lain yang merasa terpanggil untuk membantu saudara kita yang terkena bencana,” kata Wakil Ketua Ombudsman RI itu.

Ketua Yayasan Lotus Kita, Ilah Holilah menjelaskan, semula pengurus akan mengunjungi langsung wilayah terdampak parah di Labuan sekaligus menyampaikan bantuan, namun dengan masih adanya peringatan potensi tsunami dan dampak erupsi Anak Krakatau dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), maka kunjungan dialihkan ke Posko Pengungsi di Menes, Pandeglang.

“Semoga saudara kita sabar, dan musibah ini segera berakhir, sehingga mereka dapat menikmati kehidupan normal kembali,” kata Ilah.

Untuk diketahui, Yayasan Lotus Kita didirikan awal tahun 2017 di Jakarta oleh sekelompok alumni HMI Wati yang pernah menjadi Pengurus Besar Kohati dan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI Periode 1995 – 1999).

Yayasan yang mendedikasikan diri dalam bidang sosial, pendidikan dan keagamaan ini sudah turun langsung membantu korban bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

(**)

spot_img

Berita Terbaru