spot_imgspot_img
Kamis 25 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Peta Zona Amplifikasi Kota Cimahi Direvisi

CIMAHI, FOKUSJabar.id : Pembentukan peta zona rawan (amplifikasi) Kota Cimahi masih dalam proses revisi. Sebab, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat tengah menunggu rujukan dari pemerintah pusat.

Soal pembentukan peta zona amplifikasi, merupakan rekomendasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk Pemerintah Daerah sebagai rujukan pembentukan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Kepala Bappeda Kota Cimahi, Tata Wikanta menjelaskan, peta zona amplifikasi Kota Cimahi selama ini sudah ada, namun akan direvisi sesuai rujukan pemerintah pusat.

” Sekarang sedang direvisi dan kita juga terus berkoodinasi dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) terkait zona amplifikasi,” jelasnya.

Dia menuturkan, revisi dan koordinasi dilakukan terkait pemetaan zona amplifikasi agar lebih terperinci.

Zona amplifikasi di Kota Cimahi sementara berada di dua titik. Pertama bagian Selatan Kota Cimahi merupakan titik terendah Kota Cimahi. Lalu titik kedua bagian Utara Kota Cimahi merupakan daerah terdekat apabila terjadi pergeseran patahan Lembang.

” Bagian Selatan merupakan kawasan rawan banjir sedangkan bagian Utara seperti, Cipageran, Citeureup dan Pasirkaliki kawasan rawan longsor,” ungkapnya.

Sementara itu, Tata menambahkan, sampai saat ini BPBD Kota Cimahi terus melakukan edukasi agar masyarakat tetap waspada, sebab tidak dapat dipungkiri bencana alam akan terjadi kapan saja.

(Achmad Nugraha/Bam’s)

spot_img

Berita Terbaru