spot_img
Kamis 5 Februari 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 7567

Warga Bogor Amankan Pria Bersenjata yang Masuk ke Pondok Pesantren

0
Ilustrasi (web)

BOGOR, FOKUSJabar.id: Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Arrifaiyah, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulan, Kabupaten Bogor mengamankan seorang pria bersenjata tajam yang masuk ke ponpes.

Direskrimum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Umar Surya Fana pun membenarkan hal tersebut.

“Pria itu berusia 33 tahun. Sekarang sudah kita amankan karena gerak-geriknya mencurigakan. Pria itu masuk ke Ponpes Arrafaiyah, kemudian mendatangi santri dan langsung duduk di ruang tamu. Dia menanyakan tempat pimpinan ponpes sambil meminta minum,” terang Umar.

Karena curiga, para santri pun meminta warga untuk mengecek pria tersebut. Ketika dilakukan pemeriksaan badan, ditemukan dua buah senjata tajam jenis golok dan pisau yang disimpan di pinggang.

Pria tersebut diamankan di Kantor Desa Sukamaju, kemudian dibawa ke Polsek Cibungbulang, dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Bogor untuk dimintai keterangan.

Dari identitasnya, pria itu bernama Mahmudin (33), warga Kampung Sipak, Jasinga, Kabupaten Bogor.

“Terkait kedatangannya ke pesantren pun masih didalami, pungkas Umar melansir PRFM.

(Vetra)

Di Bandung Ada 32 Titik Rawan PMKS, Dinsos Imbau Warga Tidak Beri Uang

0
PMKS di Kota Bandung (IST)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Keberadaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Bandung dinilai mengganggu oleh sebagian masyarakat. Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung, Tono Rusdiantono mengatakan, ada tiga pendekatan yang telah dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Bandung untuk menanggulangi PMKS, yaitu melalui keluarga, komunitas, dan pembinaan.

Tono menuturkan, sebenarnya anak jalanan yang tercatat pada 2017 lalu hanya 172 orang dan sudah diberikan pembinaan. Namun, PMKS di Kota Bandung sendiri kebanyakan merupakan PMKS tumpangan yang sengaja diliarkan di Kota Bandung.

BACA JUGA:

3 Kios Pangkas Rambut di Cimanuk Garut Dilalap Api

Menurut Tono, PMKS juga sudah ada yang meresahkan seperti memaksa, mengetok pintu, memecahkan kaca, dan lain-lain.

Ia menyatakan, di Kota Bandung ada 32 titik rawan PMKS di Kota Bandung.

“Pada saat ini masyarakat harus bisa melihat bahwa sangat sulit untuk memberantas PMKS, terutama yang di Pasteur di bawah Hasan Sadikin, di perempatan Riau, perempatan Mohammad Toha, perempatan Buah Batu, sampai Pasir Koja. Titik-titiknya kita sudah hafal, jadi ada 32 titik rawan,” ujar Tono mengutip PRFM, Sabtu (24/02/2018).

Tono mengimbau warga Kota Bandung untuk tidak memberikan uang kepada PMKS.

“Kami minta bantuan kepada masyarakat untuk tidak memberikan uang (kepada PMKS) karena kalau terus memberikan uang, pasti ada terus PMKS. Padahal itu pelanggaran besar,” pungkasnya.

(Vetra)

Terancam Pergerakan Tanah, Warga di Tanjungsari Ciamis Kosongkan Rumah

0
CIAMIS,FOKUSJabar.id: Seorang Warga Dusun Sukamaju, Desa Tanjungsari, Rajadesa, Kabupaten Ciamis Charlan (45) terpaksa memboyong keluarganya keluar dari rumahnya dan mengungsi.

Charlan mengungsi karena rumahnya rusak parah akibat pergerakan tanah yang terjadi sejak Kamis (22/2) lalu.

Warga menunjukkan retakan akibat pergerakan tanah yang terjadi sejak Kamis lalu (foto Husen)
Warga menunjukkan retakan akibat pergerakan tanah yang terjadi sejak Kamis lalu (foto Husen)

“Rumah pak Charlan ini sudah tidak bisa dihuni lagi. Di dalam dan sekitar rumahnya terjadi retakan tanah,” kata Sekretaris Desa Tanjungsari Asep Anwar, Sabtu (24/2/2018).

Sejak Kamis lalu, tanah di lokasi berdirinya rumah Charlan terus bergerak dan membahayakan. Alhasil, Charlan dan keluarga harus mengungsi.

” Di lokasi itu paling parah terjadi pergeraka  tanah,” kata dia.

Selain rumah milik Charlan di Dusun Sukamaju, pergerakan tanah pun mengancam 10 rumah warga lainnya.

“Kalau malam, 10 rumah itu dikosongkan karena takut terjadi hal tak diinginkan, apalagi tanah terus bergerak,” jelas dia.

(Husen Maharaja/LIN )  

Manajemen Persib Agendakan Launching Tim Maret Ini

0
Ilustrasi (web)
BANDUNG,FOKUSJabar.id : Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) akan segera me-launching tim Persib Bandung yang disiapkan untuk tampil di kompetisi Liga 1 2018.

Komisaris PT PBB, Kuswara S Taryono mengatakan bahwa acara tersebut belum dipastikan waktunya. Namu  kemungkinan besar perkenalan tim Maung Bandung akan digelar awal Maret 2018.

Saat ini, kata Kuswara, manajemen masih menunggu jadwal pasti kompetisi Liga 1 2018 dari operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB).

BACA JUGA:

3 Kios Pangkas Rambut di Cimanuk Garut Dilalap Api

Sebelumnya, LIB berencana menggelar pertandingan perdana kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional pada 10 Maret mendatang.

“Rencananya awal Maret, tanggalnya sedang dimatangkan antara 3 atau 4 Maret ini, kami pun masih nunggu jadwal pasti dari PT Liga, karena belum memberi tahu secara formal, kompetisi tanggal berapa,” kata Kuswara.

Selain itu, manajemen Persib pun belum memastikan tempat untuk launching. Meski begitu, Kuswara sudah memiliki beberapa pilihan tempat.

“Tempat juga sedang kami siapkan dan cari yang pas. Kalau tempat sudah pasti nanti kami konfirmasi kembali,” ucapnya.

(Arif/LIN)

Tanah Amblas Ancam Puluhan Rumah di Garunggang Ciamis

0
Tanah amblas
Tanah amblas. (Foto: Dok Fokusjabar.id)
CIAMIS,FOKUSJabar.id: Puluhan rumah warga di Dusun Garunggang, Desa Tanjungsari, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis terancam ambruk akibat pergeraka  tanah.

“Awalnya itu hari Kamis (22/2) lalu, tiba-tiba saja tanah amblas,” kata Sekretaris Desa Tanjungsari Asep Anwar, Sabtu (24/2/2018).

Asep menduga tanah amblas itu terjadi lantaran kontur tanah yang labil dan tidak kuat menahan curah hujan yang tinggi.

“Sejak hari Kamis lalu hingga hari ini rekahan tanah terus melebar bahkan sudah mencapai 10 sentimeter,” kata dia.

Dari 44 rumah yang mengalami tanah amblas, dua di antaranya paling parah hingga penghuninya harus mengungsi.

“Kedua rumah itu sudah dikosongkan untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan,” jelas Asep.

Asep mengaku sudah melaporkan kondisi tersebut ke pemerintah kabupaten dan BPBD sudah datang.

“BPBD Kabupaten Ciamis sudah mengkaji kontur tanah, tetapi belum ada keterangan jelas,” pungkasnya.

(Husen Maharaja/LIN)

Warga Pasar Leuwi Liang Bogor Doakan Demiz Jadi Gubernur

0

BOGOR,FOKUSJabar.id: Mengawali kampanye di wilayah Bogor Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Deddy Mizwar didoakan warga Pasar Leuwi Liang Bogor, Sabtu (24/2/2018).

Bahkan, pengunjung dan pedagang pasar berharap pemeran Sunan Kalijaga ini bisa menang di Pilgub Jabar dan memimpin Jawa Barat.

Tiba di Pasar Leuwi Liang, rombongan Deddy Mizwar disambut antusias pengunjung dan pedagang. Tanpa basa- basi mereka menghampiri Bang Jak dan bergantian salaman.

Seperti biasa, Deddy Mizwar menyapa mereka dengan senyum lebar dan candaan khasnya yang hangat. Alhasil pengunjung dan pedagang pasar pun senang dan mengajak Deddy berfoto bersama bahkan rebutan.

Bukan Deddy Mizwar namanya kalau tidak bisa membuat mereka tertawa riang dan merasa sudah sangat dekat.

Dengan santai Deddy Mizwar melayani keinginan berfoto warga bersama dirinya.

Seusai berfoto, warga pasar pun tak sungkan berbincang dengan Deddy Mizwar, mulai dari hanya bincang biasa hingga berbicara harga komoditas di pasar.

Sri salah seorang pedagang di Pasar Leuwi Liang mengaku senang bisa bertemu Deddy Mizwar yang tidak berbeda dengan yang dia lihat di televisi.

“Orangnya santai, baik, murah senyum dan seperti sudah lama kenal. Alhamdulillah saat bertemu pun Pak Deddy memang baik, cocok jadi pemimpin Jabar,” kata dia seraya mendoakan Deddy agar bisa menang di Pilgub Jabar.

Selain baik hati, dan murah senyum, kata Sri, Deddy Mizwar punya pengalaman memimpin Jabar meski sebagai Wagub.

” Saya pikir Pak Deddy tahu apa yang dibutuhkan masyarakat Jabar, kan sudah lima tahun bersama kang Aher memimpin Jabar,” jelas dia.

Pedagang lainnya Enjang juga sangat sangat senang bertemu idolanya itu. Enjang mengaku sangat mengagumi karakter Deddy Mizwar yang ramah dan santun itu.

“Mudah mudahan beliau (Deddy Mizwar) bisa jadi pemimpin Jabar, karena kalau dilihat dari kinerjanya selama ini beliau sangat bagus. Beliau juga santun kepada siapapun,” kata Enjang.

Sementara itu, Deddy Mizwar mengaku sangat terharu dengan kehangatan warga di Pasar Leuwi Liang tersebut.

” Saya senang sekali, kedatangan saya untuk bersilaturahmi dengan warga pasar. Termasuk menampung aspirasi dan harapan masyarakat kepada pemerintah,” kata Deddy.

Menurutnya dengan menampung aspirasi masyarakat, dirinya bisa tahu apa yang diinginkan masyarakat, sehingga ada jalan keluar yang bisa dilakukan.

“Kita akan mendengar setiap aspirasi masyarakat, ini sangat penting dalam pembangunan Jawa Barat,” jelas dia.

(LIN)

Cagub Deddy Mizwar Optimistis Raih 60 Persen Suara di Bogor

0

BOGOR, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Deddy Mizwar optimistia bisa memaksimalkan raihan suara di wilayah Bogor.

Bahkan pihaknya menargetkan raihan di atas 60 persen suara di wilayah Bogor.

“Kita optimistis raihan suara di wilayah Bogor bisa maksimal, malah bisa mencapai di atas 60 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) nya,” jelas Deddy kepada wartawan usai melakukan sosialisasi di Pasar Leuwi Liang Bogor, Sabtu (24/2/2018).

Selama ini, kata dia, dukungan masyarakat terhadap dirinya sangat baik, termasuk dukungan dari masyarakat yang ada di Bogor.

Kendati begitu, silaturahmi harus tetap dilakukan, terlebih kata dia, silaturahmi itu ajaran agama.

“Bogor ini area nya luas, penduduknya pun sangat padat. Bahkan DPT nya pun tertinggi di Jawa Barat,” kata dia.

Saat ini DPT di wilayah Kabupaten Bogor mencapai 3.3 juta orang atau tertinggi di Jabar. Begitupun DPT Kota Bogor yang cukup tinggi.

“Jadi kalau memenangkan 60 persen saja itu luar biasa, makanya kami akan sering ke bogor, ada 9 hari rencana kita ke bogor, Kabupaten Bogor itu wilayahnya luas dan penduduknya terbanyak,” kata dia.

Di hari ketiga kampanye ini, dirinya berkeliling wilayah Bogor, seperti di Pasar Leuwi Liang, Pasar Anyar, menemui Lembaga Masyarakat Desa Hutan Bogor Barat dan lainnya.

“Alhamdulillah kita bisa berkampanye dengan riang gembira,” katanya.

(LIN)