spot_imgspot_img
Senin 13 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 249

Seni Tradisi sebagai Jalan Pemulihan Mental, Yayasan Asta Mekar Luncurkan Laras Jiwa

0
Laras Jiwa fokusjabar.id
Seni Tradisi sebagai Jalan Pemulihan Mental, Yayasan Asta Mekar Luncurkan Laras Jiwa

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Di tengah meningkatnya tekanan mental yang di alami generasi muda, sebuah pendekatan tak lazim hadir dari ruang terbuka Kebon Djati Earty, Kamis (22/1/2026). Bukan seminar atau konseling formal, melainkan lantunan musik tradisi Sunda yang di fungsikan sebagai sarana pemulihan batin.

Melalui program Terapi Musik Laras Jiwa, Yayasan Asta Mekar menghadirkan seni tradisi sebagai medium penyelarasan psikologis. Musik tidak di posisikan sebagai hiburan. Namun sebagai proses terapi yang di jalani secara sadar, perlahan dan penuh penghayatan.

Kegiatan ini melibatkan beragam unsur masyarakat. Mulai dari mahasiswa, seniman, akademisi hingga unsur pemerintah daerah yang mengikuti sesi terapi selama kurang lebih 40 menit.

BACA JUGA: Generasi “Jujur” dan Cara Baru Memilih Asupan

Peserta di ajak memasuki ruang keheningan, melepas alas kaki, menyentuh tanah, dan membuka indra sebagai bagian dari pendekatan earthing dan hipnosis klinis.

Ketua Pembina Yayasan Asta Mekar, Tomi Ahmad Saputra, menjelaskan bahwa Laras Jiwa lahir dari kegelisahan yang ia amati sejak masa pandemi Covid-19. Menurutnya, mahasiswa terutama generasi pasca-2000 mengalami tekanan mental yang sulit mereka ungkapkan secara verbal.

“Banyak yang gelisah, pikirannya penuh, tapi tidak tahu harus menamai apa yang mereka rasakan,” ujarnya.

Berangkat dari kondisi tersebut, Asta Mekar mengembangkan terapi berbasis musik tradisi Sunda, dengan akar utama pada Calung Tarawangsa warisan Abah Oman dari Tasikmalaya. Empat laras ter[ilih dan melalui proses penelitian secara mendalam, yakni Madenda, Salendro, Degung, serta Laras Lindu, laras khas daerah Tasikmalaya.

Proses Perumusan yang Berlangsung Panjang

Proses perumusannya berlangsung panjang. Selain riset musikal, pendekatan medis dan hipnoterapi turut dilibatkan untuk memastikan musik bekerja secara terapeutik. Tempo diturunkan, teknik pukulan instrumen disesuaikan, bahkan mengalami beberapa kali revisi agar energi yang dihasilkan selaras dengan tujuan terapi.

“Energi musik untuk terapi berbeda dengan musik panggung. Itu sebabnya kami harus sangat hati-hati,” kata Tomi.

Program Laras Jiwa sendiri telah berjalan selama satu tahun dan masuk dalam skema Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia sebagai karya kreatif inovatif. Meski belum diklaim sebagai metode penyembuhan medis, Tomi menyebut mulai ada pengakuan awal bahwa seni tradisi berkontribusi positif terhadap kesehatan mental.

Peserta undangan, Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Komisi IV, Habib Qosim Nurwahab, mengaku merasakan pengalaman batin yang mendalam selama mengikuti terapi. Ia menyebut sesi tersebut membawanya pada kondisi kesadaran yang hening dan reflektif.

“Seperti kosong, tidak punya apa-apa. Rasanya sangat dalam,” tuturnya.

Ia bahkan menilai pendekatan semacam ini penting tidak hanya bagi pelajar dan mahasiswa, tetapi juga bagi para pejabat publik. Menurutnya, banyak persoalan sosial dan penyalahgunaan wewenang berakar dari kesehatan mental yang terabaikan.

Diseminasi Terapi Musik Laras Jiwa ini menegaskan bahwa seni tradisi memiliki peran lebih luas dari sekadar pertunjukan. Di saat kegelisahan sulit terucap, musik lokal hadir sebagai bahasa sunyi yang menenangkan perlahan, namun menyentuh inti batin manusia.

Panji Petualang Takjub pada Hartono Soekwanto, Juara Dunia Koi yang Hidup Menyatu dengan Alam

0
Bandung, FOKUSJabar.id : Panji Petualang di Kediaman Hartono Soekwanto
Ketfot: Panji Petualang di Kediaman Hartono Soekwanto

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kecintaan pada alam dan satwa menyatukan dua sosok dengan latar belakang berbeda. Muhammad Panji, kreator konten yang terkenal dengan nama Panji Petualang takjub oleh gaya hidup Hartono Soekwanto, penghobi ikan koi asal Bandung yang namanya pernah harum sebagai juara dunia kontes koi di Jepang.

Kekaguman itu muncul saat Panji mengunjungi kediaman Hartono, Sabtu (24/1/2026). Bukan sekadar rumah, hunian tersebut tampil layaknya oase hijau di tengah kota. Puluhan pohon besar berdiri di hampir setiap sudut, menciptakan suasana sejuk tanpa bantuan pendingin udara.

Baca Juga: Gubernur Jabar: Warga di Lokasi Longsor KBB Segera Direlokasi

“Ini rumah tapi rasanya seperti berada di alam terbuka. Tidak pakai AC, tapi adem. Om Hartono benar-benar memberi contoh bagaimana manusia bisa hidup berdampingan dengan alam,” ujar Panji usai kunjungan.

Di balik deretan kolam koi yang tertata rapi, Panji semakin kagum ketika mengetahui bahwa sejumlah pohon besar di rumah tersebut didatangkan langsung dari Pulau Madura untuk ditanam ulang. Upaya itu, menurut Panji, mencerminkan keseriusan Hartono dalam menjaga keseimbangan lingkungan, bukan sekadar estetika.

Keseriusan Hartono Menjaga Keseimbangan Lingkungan Bukan Sekadar Estetika

Inspirasi yang ia dapatkan mendorong Panji untuk mengangkat sosok Hartono ke dalam konten media sosialnya. Ia berharap, pesan tentang kepedulian lingkungan dan pemanfaatan alam secara bijak dapat menjangkau lebih banyak orang.

Tak hanya terkenal sebagai kolektor koi kelas dunia, Hartono juga menuai pujian karena kepeduliannya kepada masyarakat. Ia tercatat menebarkan ribuan ikan koi berkualitas ke Situ Cipanten, Kabupaten Majalengka, sebagai bentuk kontribusi terhadap lingkungan sekaligus pengembangan destinasi wisata.

Sebanyak 2.165 ekor koi dilepas ke perairan tersebut, terdiri dari 2.000 ekor koi pilihan bernilai jutaan rupiah per ekor serta 165 ekor koi indukan super premium dengan harga fantastis, bahkan ada yang setara mobil mewah, mencapai Rp350 juta per ekor. Koi-koi tersebut berasal dari berbagai jenis unggulan, seperti Kawarimono, Hiutsuri, hingga Mix Gosanke.

Aksi tersebut langsung berdampak positif. Situ Cipanten kini mendapat banyak pengunjung yang ingin melihat langsung keindahan ribuan koi berkelas dunia. Dengan dukungan tujuh sumber mata air alami, Hartono optimistis ikan-ikan tersebut dapat tumbuh sehat dan menjadi daya tarik jangka panjang.

“Memelihara koi bukan hanya soal hobi atau prestasi, tapi bagaimana keberadaannya juga bisa memberi manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

Gresik Phonska Lanjutkan Tren Kemenangan di Proliga 2026 Usai Tekuk Electric PLN

0
Proliga 2026 Gresik Phonska fokusjabar.id
Dua pemain Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menghadang spike yang dilakukan pemain asing Jakarta Electric PLN, Neriman Ozsoy pada laga lanjuta Proliga 2026 seri Bandung di GOR Sabilulungan, Soreang, Sabtu (24/1/2026). (FOTO: PP PBVSI/BW)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia makin kokoh di puncak klasemen sementara Proliga 2026 usai meraih kemenangan keempatnya atas Jakarta Electric PLN dengan skor 3-1 (25-21, 16-25, 25-17, 25-19) di GOR Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (24/1/2026).

Berkat kemenangan tersebut, tim asuhan Alesandro Lodi menjadi satu-satunya tim putri peserta Proliga 2026 yang belum mengalami kekalahan.

Gresik Phonska pun bertengger di puncak klasemen sementara dengan raihan 12 poin hasil dari empat kemenangan.

Sementara bagi Jakarta Electric PLN, kekalahan atas Gresik Phonska menjadi yang kedua kali pada gelaran Proliga 2026.

Electric PLN harus puas di posisi keempat dengan poin 8 setelah tergeser Bandung bjb Tandamata dan Jakarta Pertamina Enduro yang berada di atasnya.

Proliga 2026 Gresik Phonska
Pemain asing Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Annie Valentine Mitchem saat melepaskan spike ke pertahanan Jakarta Electric PLN pada laga lanjutan Proliga 2026 seri Bandung di GOR Sabilulungan, Soreang, Sabtu (24/1/2026). (FOTO: PP PBVSI/BW)

Laga antara Gresik Phonska kontra Electric PLN sendiri berlangsung sengit dan tensi tinggi. Jual beli serangan dari kedua tim dengan mengandalkan pemain asing masing-masing, mewarnai jalannya laga.

Yakni Annie Valentine Mitchem dan Oleksandra Bytsenko di kubu Gresik Phonska. Sementara Electric PLN mengandalkan Neriman Ozsoy dan Celeste Elle Plak.

Mediol Stiovanny Yoku, Mitchem, Bytsenko menjadi motor serangan dan membawa Gresik Phonska unggul tipis 12-10 di awal set pertama.

Electric PLN mencoba ‘menyengat’ melalui spike keras Ozsoy dan Plak. Namun beberapa kali mampu di antisipasi pertahanan di siplin yang di peragakan anak-anak Kota Pudak.

​Usai unggul 23-19, Gresik Phonska akhirnya mengunci kemenangan set pertama dengan skor 25-21 usai spike keras Annie Mitchem gagal di antisipasi Electric PLN. Kedudukan berubah 1-0 untuk Gresik Phonska.

BACA JUGA: Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Libas Popsivo Polwan 3-0

Pada set berikutnya, kondisi berbalik 180 derajat dan Electric PLN langsung unggul jauh 8-1 melalui servis tajam Celeste Plak.

Meski pelatih Phonska Plus, Alessandro Lodi sempat berupaya mengubah ritme pertandingan. Namun Electric PLN tidak mau melepas kesempatan dan menutup set kedua dengan skor 25-14 sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Ogah mengulang kesalahan di set kedua, pelatih Phonska menginstruksikan anak asuhnya untuk kembali fokus dan langsung menekan pertahanan Electric PLN di set ketiga.

Hasilnya, spike-spike keras Annie Mitchem dan Bytsenko di sertai blok rapat Medio Yoku dan Shella Bernadetha mampu membawa Gresik Phonska unggul sekaligus merebut set ketiga dengan skor 25-17.

Pada set empat, kedua tim kembali menunjukkan permainan saling menyerang dan saling susul menyusul poin.

Rotasi setter dan outside hitter yang di lakukan Electric PLN sempat memperkecil ketertinggalan. Namun Gresik Phonska tampil lebih solid. Sehingga kembali merebut set keempat dengan skor 25-19 sekaligus memastikan kemenangan 3-1.

Asisten pelatih Jakarta Electric PLN, Alim Suseno mengaku Neriman Ozsoy dan kolega bermain di bawah form dan tidak seperti skema yang di rencanakan.

Beberapa kesalahan kerap di lakukan Agustin Wulandhari dkk. Sehingga mampu di manfaatkan oleh tim Gresik Phonska.

“Kami terlalu mengandalkan dua hitter asing. Sehingga pola serangan monoton dan mudah di baca lawan. Tak hanya itu, receive maupun blok kita tidak berjalan dengan semestinya. Ini akan kita evaluasi menyeluruh,” kata Alim Suseno usai laga, Sabtu (24/1/2026).

Bertengger di posisi keempat, Alim mengaku jika peluang melaju ke babak final four masih terbuka. Pasalnya, masih banyak pertandingan yang akan di jalani.

“Saya optimis di putaran kedua nanti bisa lebih baik. Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk lolos final four karena kekuatan tim putri di Proliga 2026 ini cukup merata dan tidak ada yang benar-benar dominan,” Alim menegaskan.

Sementara pelatih Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Alesandro Lodi mengaku cukup puas dengan performa Medio Yoku dkk. Menghadapi tim Jakarta Electric PLN yang di perkuat pemain asing berkualitas, para pemain Gresik Phonska mampu bermain dengan tenang, fokus dan kontrol permainan yang bagus.

“Kita sudah siapkan skema permainan untuk menghadapi Electric PLN, kita lakukan satu persatu, set per set. Para pemain tahu apa yang harus di lakukan dan mereka mampu mengeksekusinya dengan baik. Electric PLN itu tim yang bagus, pemain asing mereka pun bagus, tapi kita berhasil mengatasinya,” kata Alesandro Lodi.

BACA JUGA: Bojan Pastikan Persib Siap Hadapi PSBS

Hal senada di akui kapten tim Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Medio Stiovanny Yoku. Sang kapten mengaku jika kemenangan atas Jakarta Electric PLN bukan pencapaian yang mudah.

“Electric PLN tim yang bagus dengan pemain asing yang bagus pula. Tapi kita sudah persiapan dan latihan jauh-jauh hari jadi kita punya keyakinan untuk bisa bermain lebih yakin,” kata Medio Yoku.

Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia akan menjalani laga terakhir pada Proliga 2026 seri 3 putaran I di GOR Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (25/1/2026).

Tim tuan rumah Bandung bjb Tandamata akan menjadi lawan Gresik Phonska sekaligus laga penutup Proliga 2026 seri Bandung.

(ageng)

Gubernur Jabar: Warga di Lokasi Longsor KBB Segera Direlokasi

0
Gubernur Jabar fokusjabar.id
Gubernur Jabar,Dedi Mulyadi

KBB, FOKUSJabar.id: Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) akan merelokasi masyarakat terdampak longsor di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Keputusan tersebut Gubernur Jabar ambil saat meninjau lokasi longsor, Sabtu (24/1/2026).

BACA JUGA:

Korban Tewas Longsor Cisarua KBB Jadi 8 Orang, Ini Kata Sekda Jabar

Dedi Mulyadi mengatakan, lingkungan sekitar lokasi longsor di penuhi tanaman sayur dengan kontur daerah berupa perbukitan.

Menurut KDM, keberadaan kebun sayur rentan memicu longsor. Oleh karena itu, sangat berbahaya apabila masyarakat masih tinggal di lokasi itu.

“Daerah di sini di hutankan saja. Warga di sini di relokasi karena potensi longsor tinggi,” tegas Gubernur Jabar.

Untuk sementara, masyarakat yang selamat dari longsor diminta untuk mengontrak rumah selama dua bulan. Pemprov Jabar memberikan bantuan Rp10 juta per Kepala Keluarga (KK) untuk biaya kontrak rumah dan kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, keluarga korban meninggal akibat longsor akan mendapatkan santunan Rp25 juta per KK.

BACA JUGA:

Bantu Korban Longsor Cisarua KBB, Pemkot Bandung Siapkan Relawan dan Logistik

Saat ini, Pemprov Jabar fokus mencari korban yang masih tertimbun longsor dan merestorasi lingkungan lokasi longsor.

Pencarian korban dilakukan semaksimal mungkin oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Basarnas dan relawan.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Sekda Jabar, Herman Suryatman mengungkap dugaan sementara penyebab terjadinya longsor yang menyebabkan 82 warga tertimbun.

Menurut Herman, hasil pengamatan awal di lapangan menunjukkan adanya alih fungsi lahan. Yakni, dari kawasan hutan dengan tanaman keras menjadi kebun sayuran atau palawija.

“Kawasan ini dulunya lahan dengan tanaman keras. Tapi sekarang sebagian besar menjadi kebun palawija,” kata Sekda Jabar di kutip jpnn.com, Sabtu (24/1/2026).

(Bambang Fouristian)

Bantu Korban Longsor Cisarua KBB, Pemkot Bandung Siapkan Relawan dan Logistik

0
Longsor Cisarua fokusjabar.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bergerak cepat merespons bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat (Jabar) bergerak cepat merespons bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan menyiapkan relawan serta bantuan logistik bagi warga terdampak.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, pihaknya saat ini tengah berkoordinasi intensif dengan Pemerintah KBB guna memastikan kebutuhan paling mendesak bagi para korban. Khususnya terkait bantuan logistik dan kebutuhan dasar.

BACA JUGA:

Korban Tewas Longsor Cisarua KBB Jadi 8 Orang, Ini Kata Sekda Jabar

“Kami masih berkoordinasi dengan Pemerintah KBB untuk mengetahui kebutuhan yang paling mendesak. Terutama bantuan logistik bagi para korban longsor,” kata Farhan, Sabtu, (24/1/2026).

Berdasarkan hasil asesmen tim SAR bersama aparat desa setempat pada pukul 12.30 WIB, tercatat sebanyak 113 jiwa dari 34 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana longsor di Desa Pasirlangu.

Lokasi terdampak terparah berada di Kampung Pasirkuning, RT01/11.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 orang di laporkan selamat, delapan orang meninggal dunia, sementara 82 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bandung akan menyalurkan berbagai bantuan untuk penanganan darurat hingga pemulihan pascabencana.

BACA JUGA:

Update Bencana Longsor Cisarua KBB, Korban Tewas 6 Orang

Bantuan tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah. Di antaranya, Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat), Dinas Sosial (Dinsos) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung.

Farhan mengajak para relawan untuk turut membantu proses penanganan di lapangan. Termasuk pendampingan bagi warga terdampak.

Dia mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong memberikan bantuan sesuai kemampuan masing-masing.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengulurkan tangan dan membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana longsor,” ungkapnya.

Atas peristiwa tersebut, Farhan turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

“Atas nama Pemerintah Kota Bandung, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas bencana alam yang menimpa Kabupaten Bandung Barat,” ucapnya.

(Yusuf Mugni)

Korban Tewas Longsor Cisarua KBB Jadi 8 Orang, Ini Kata Sekda Jabar

0
Sekda Jabar Longsor Cisarua fokusjabar.id
Proses pencarian korban longsor Cisarua KBB (foto: web)

KBB, FOKUSJabar.id:Korban tewas longsor Lereng Gunung Burangrang Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jawa Barat (Jabar) bertambah menjadi delapan orang.

Sekda Jabar, Herman Suryatman mengungkap dugaan sementara penyebab terjadinya longsor yang menyebabkan 82 warga tertimbun.

BACA JUGA:

Update Bencana Longsor Cisarua KBB, Korban Tewas 6 Orang

Menurut Herman, hasil pengamatan awal di lapangan menunjukkan adanya alih fungsi lahan. Yakni, dari kawasan hutan dengan tanaman keras menjadi kebun sayuran atau palawija.

“Kawasan ini dulunya lahan dengan tanaman keras. Tapi sekarang sebagian besar menjadi kebun palawija,” kata Sekda Jabar di kutip jpnn.com, Sabtu (24/1/2026).

“Saat hujan deras turun ditambah adanya aliran air, kemungkinan terjadi bendung alam dari batu dan kayu yang kemudian jebol,” Dia menambahkan.

Kondisi tersebut di duga memicu banjir bandang yang di sertai longsor. Meski penyebab pastinya masih memerlukan kajian lebih lanjut dari para ahli.

“Ini dugaan sementara berdasarkan kondisi lapangan. Tentu nanti akan ada pendalaman lebih lanjut oleh tim ahli,” ungkap Sekda.

Herman menuturkan, total korban terdampak sebanyak 23 orang berhasil selamat dan telah dievakuasi ke tenda darurat yang di siapkan pemerintah.

“Dari 113 warga yang tertimpa longsor, 23 selamat dan sudah kita amankan. Kemudian ada 8 orang di temukan meninggal dunia. Sisanya 82 orang masih dalam proses pencarian,” jelasnya.

BACA JUGA:

Longsor Babakan KBB Timbun 30 Rumah, 3 Orang Meninggal

Herman menerangkan, proses pencarian korban saat ini di koordinasikan langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung Barat dengan melibatkan berbagai unsur. Termasuk TNI, Polri, BPBD dan Basarnas.

Pemerintah memastikan penanganan korban selamat menjadi prioritas utama sembari menunggu kondisi cuaca dan medan yang lebih aman untuk melanjutkan proses evakuasi.

(Bambang Fouristian)

Dukung MBG, Kandang Ayam Petelur Merah Putih Ciamis Diresmikan

0
kandang ayam merah putih ciamis@fokusjabar.id
Prof. Dr. Ir. H. Ali Agus, Thomas Effendy, Rina Sa’adah, Lc., M.Si., KH. Arief Ismail Chowas, S.Ag dan undangan lain berfoto bersama usai peresmian Kandang Ayam Petelur Merah Putih di Kampus III Yayasan Dar el-Rahman Miftahul Ulum, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Sabtu (24/01/2026).

CIAMIS, FOKUSJabar id: Dalam memperkuat kemandirian pangan dan gizi masyarakat. Kandang Ayam Petelur Merah Putih di Kampus III Yayasan Dar el-Rahman Miftahul Ulum, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis. Diresmikan, Sabtu (24/01/2026). 

Program kolaborasi strategis antara Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI), Yayasan Dar el-Rahman dan kelompok tani setempat. Bertujuan untuk mendukung Program Makan Bergizi (MBG) nasional. 

Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI Bidang Hilirisasi Produk Peternakan, Prof. Dr. Ir. H. Ali Agus, mengatakan kehadiran kandang berkapasitas 1.000 ekor ini adalah solusi nyata bagi pemenuhan protein masyarakat. 

Baca Juga: Pemkab Ciamis Resmikan Sistem Gate Parkir di Taman Lokasana dan GGT

“Telur adalah sumber nutrisi yang sangat lengkap. Program ini tidak hanya memperkuat ekonomi, tapi juga memastikan anak-anak kita sebagai generasi penerus. Mendapatkan asupan protein yang cukup melalui Program Makan Bergizi,” katanya usai meresmikan fasilitas tersebut. 

Komitmen Keberlanjutan dan Kolaborasi 

Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia, Thomas Effendy menjelaskan, hibah ini merupakan investasi jangka panjang. Ia berpesan agar kelompok penerima manfaat mengelola fasilitas tersebut dengan standar profesional. 

“Kami ingin manfaat ini berkelanjutan, pengelolaan yang baik akan memberikan dampak ekonomi tidak hanya bagi pengelola. Tetapi juga bagi ekosistem masyarakat di sekitar kampus,” jelas Thomas. 

Hal senada diungkapkan, Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Sa’adah, Ia menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketahanan pangan. 

“Pemerintah, dunia usaha, dan tokoh masyarakat harus berjalan beriringan, kolaborasi ini adalah kunci agar hibah peternakan. Seperti ini memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus menekan angka stunting di daerah,” ungkap Rina. 

Jihad Ekonomi dari Pesantren 

Sementara itu Ketua Yayasan Dar el-Rahman, KH. Arief Ismail Chowas, S.Ag., memaknai program ini sebagai bentuk “Jihad Ekonomi”. Menurutnya, kemandirian masyarakat dan pesantren harus dimulai dari sektor produktif. 

“Kandang ini adalah langkah nyata agar masyarakat tidak lemah secara ekonomi, ini adalah investasi jangka panjang. Untuk menyiapkan generasi yang sehat dan kuat, melalui ketersediaan protein hewani yang terjangkau dan berkualitas,” jelas Arief. 

Baca Juga: Ratusan ASN Ciamis Bersih-bersih Taman Lokasana

Arief juga menjelaskan, program MBG yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi berbasis peternakan. Merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang sehat, kuat, dan unggul.

Arief berharap, dengan adanya Kandang Ayam Petelur Merah Putih di Kabupaten Ciamis. Dapat tercipta ekosistem pangan berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. 

“Selain itu juga mampu memperkuat ketahanan pangan lokal, dan mendukung percepatan penanggulangan stunting melalui pemenuhan gizi berbasis protein hewani,” pungkasnya.

(Nank Irawan)