spot_imgspot_img
Sabtu 11 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 232

Menikmati Senja Dengan Pizza di Grand Palma Pangandaran

0
grand palma pangandaran@fokusjabar.id
pizza grand palma pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Papi Café dan Resto di Grand Palma Pangandaran by Horison menghadirkan menu unggulan salah satunya adalah Pizza.

Hotel bintang empat ini bukan hanya sekedar menyajikan makanan yang lezat. Tetapi juga view yang indah membuat para pengunjung betah ketika berada di lokasi tersebut.

Pizza yang di buat langsung oleh cheff terbaik dengan menggunakan keuletan tangan dan racikan khusus.

Baca Juga: Aktivis Walhi Soroti Dugaan Pencemaran Limbah Hotel di Pangandaran

Adonan yang khas dengan menggunakan bahan-bahan terbaik membuat tekstur pizza jadi lebih gurih dan menggugah selera.

Cluster GM Hotel Grand Palma Pangandaran by Horison. Raden Angga Muhamad Mudzakir mengatakan, untuk pizza nya sendiri mempunyai beragam pilihan menu.

Di antaranya, Margherita, hawaian, pepperoni, pizza di pollo, calzone, meat lover, four cheese dan royal fruits.

“Apalagi kalau di mix dengan saus buatan langsung oleh cheff pilihan terbaik. Dan di buat langsung menggunakan bahan bahan pilihan berkualitas. Pastinya akan lebih menggugah selera,” kata Raden Angga Rabu, (28/1/2026).

Menurut Raden, Pizza-pizza tersebut dipanggang langsung menggunakan tungku kayu bakar langsung dengan suhu yang sesuai standar pembakaran.

Pengolahan ini yang membuat cita rasa pizza jadi lebih crispy dan mempunyai aroma khas tersendiri. Tak hanya Pizza, Papi Café dan Resto juga menyediakan menu Main Corse.

“Seperti, Salmon de blanc, Wagyu Mushroom sauce, Wagyu sambal matah, ayam taliwang sambal matah. Chicken teriyaki, Chicken ramen, Beef bulgogi, Beef black pepper, Fish sambal matah, Salmon teriyaki,” ungkapnya.

Manjakan Lidah Pengunjung

Menurut Raden, hidangan tersebut akan memanjakan lidah para pengunjung tamu Papi Café dan Resto. Adapun tambahan menu seperti Pasta sendiri juga berbagai macam pilihan, seperti Creamy mushroom, Aglio olio.

“Papi Café juga mempunyai hidangan makanan penutup, seperti fried banana ice cream dan waffle ice cream. Yang pastinya akan menjadi hidangan makanan penutup terbaik,” kata dia.

Selain itu, Papi Café mempunyai beberapa view yang indah, seperti view Pantai barat dan Pantai timur.

Baca Juga: Harga Kambing Terjun Bebas, Peternak di Pangandaran Kian Terjepit

“Kemudian di sampingnya langsung menghadap ke cagar alam salah satu icon nya pangandaran. Papi Café ada beberapa tempat seperti indoor dan outdoorsnya Adapun area smoking dan no smoking tersedia beberapa tempat,” katanya.

Saat ini, Papi Café resmi hadir di rooftop Grand Palma Pangandaran by Horison Syariah. Yang terbuka untuk umum bisa di kunjungi oleh tamu lokal maupun tamu yang menginap.

“Papi Café buka dari jam 11.00  – 23.00 WIB. Ada juga live music yang bisa kalian nikmati di malam sabtu dan malam minggu. Yang akan menambah suasana lebih hangat,” pungkasnya.

(Sajidin)

Pemkab Ciamis Tekankan Akurasi Data untuk Penanganan Kemiskinan Ekstrem 

0
kemiskinan ekstrem pemkab ciamis@fokusjabar.id
Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, ketika menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Ciamis Tahun 2027 yang digelar di Aula Badan Perencanaan Riset Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Ciamis, Rabu (28/01/2026)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan pentingnya keseragaman dan keakuratan data dalam upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem agar seluruh program bantuan tepat sasaran. 

Hal tersebut di sampaikan Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, usai menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Ciamis Tahun 2027 yang di gelar di Aula Badan Perencanaan Riset Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Ciamis, Rabu (28/01/2026). 

Menurutnya, masyarakat miskin ekstrem memiliki kriteria yang jelas, di antaranya tingkat pengeluaran per kapita yang sangat rendah serta keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, dan layanan kesehatan. 

Baca Juga: FKP RKPD 2027, Langkah Pemkab Ciamis Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

“Masyarakat miskin ekstrem itu ada kriterianya. Paling tidak dari sisi pengeluaran per orang sangat rendah dan akses terhadap kebutuhan dasar juga terbatas. Ini yang harus benar-benar di pastikan datanya,” katanya. 

Ia menjelaskan, hingga saat ini masih di temukan perbedaan data kemiskinan antara kementerian, lembaga, dan Badan Pusat Statistik (BPS). Perbedaan indikator serta metode pendataan tersebut kerap memunculkan variasi angka dan kategori kemiskinan. 

“Di lapangan masih ada perbedaan data kemiskinan antara kementerian, lembaga, dan BPS. Ini tentu berpengaruh terhadap ketepatan sasaran program,” jelasnya. 

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah pusat saat ini mendorong integrasi data kemiskinan ke dalam satu sistem nasional atau Satu Data Indonesia, sehingga seluruh pihak menggunakan acuan yang sama. 

“Selama ini kategori miskin di Kementerian A, Kementerian B, dan BPS bisa berbeda-beda. Sekarang pemerintah sedang mengarah ke satu data nasional. Mudah-mudahan ada kesinambungan dan kesepakatan bersama,” tandasnya. 

Membantu Pemerintah Daerah

Menurutnya, integrasi data akan sangat membantu pemerintah daerah dalam merancang dan menyalurkan program bantuan sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi secara lebih efektif, terutama bagi warga yang benar-benar berada dalam kondisi miskin ekstrem. 

Baca Juga: Penjelasan Sekretaris Disdik Ciamis Soal Tes Kemampuan Akademik

“Kalau datanya sudah sama dan jelas, penanganan kemiskinan ekstrem akan lebih efektif. Program pemerintah bisa benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan,” ungkapnya. 

Seperti di ketahui, Pemkab Ciamis menangani kemiskinan melalui Layanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan Daerah (LTPKD), yang mencakup jaminan kesehatan melalui Program Ciamis Waluya, bantuan pendidikan Ciamis Calakan, serta program pemberdayaan sosial ekonomi. 

Upaya tersebut juga di dukung pemanfaatan Dana Desa maksimal 15 persen untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), pembangunan Sekolah Rakyat berasrama, serta sinkronisasi data melalui Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

(Nank Irawan)

Kemendagri dan Pemkab Garut Gelar Seminar Nationalism Goes to School

0
seminar fokusjabar.id
Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri RI resmi membuka Seminar Nationalism Goes to School Tahun 2026 di Gedung Pendopo Garut, Rabu (28/1/2026)

GARUT, FOKUSJabar.id:  Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri RI resmi membuka Seminar Nationalism Goes to School Tahun 2026 di Gedung Pendopo Garut, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat fondasi karakter dan jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda di tengah gempuran arus digital.

Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Polpum Kemendagri, Sri Handoko Taruna. Membuka langsung acara yang merupakan hasil kolaborasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut.

Baca Juga: Pemkab Garut Siapkan Regulasi Lembaga Penyiaran Lokal

Denga mengusung tema “Berprestasi Tanpa Kehilangan Empati”, seminar ini menargetkan para pelajar sebagai pilar masa depan bangsa.

Penguatan Karakter di Era Digital

Dalam arahannya, Sri Handoko menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan (agent of change). Ia meyakini bahwa sekecil apa pun langkah yang di ambil untuk membina wawasan kebangsaan akan berdampak besar bagi kemajuan negara.

“Kami berharap para siswa mampu menjadi agen perubahan yang membagikan hal positif ke lingkungan terkecilnya. Tujuannya adalah mencetak generasi emas yang tidak hanya unggul secara akademis. Tetapi memiliki empati dan jiwa nasionalisme yang kuat,” ujar Handoko.

Garut Sebagai Lokus Pembinaan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyambut positif langkah Kemendagri yang memilih Kabupaten Garut sebagai lokasi pembinaan ideologi.

Menurutnya, tantangan generasi saat ini jauh lebih kompleks karena tumbuh di dunia digital yang seolah tanpa batas.

Nurdin menilai, kemampuan adaptasi teknologi yang tinggi pada pelajar. Harus di barengi dengan tatanan nilai kebangsaan agar mereka tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Baca Juga: Putri Karlina Tekankan Pentingnya Skala Prioritas Pembangunan

“Di tengah kemajuan teknologi, mereka (pelajar) memiliki kemampuan koordinasi yang luar biasa. Masuknya Ditjen Polpum dalam memberikan tatanan nasionalisme ini sangat tepat agar teknologi di gunakan secara bijak,” jelas Nurdin.

Pemerintah Kabupaten Garut berharap melalui seminar ini, para pelajar dapat lebih bijak dalam bersosial media. Dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Acara di tutup dengan sesi diskusi interaktif. Di mana para pelajar berkesempatan berdialog langsung dengan para pakar mengenai tantangan kebangsaan di masa kini.

(Y. A. Supianto)

Wali Kota Bandung Belum Terima Surat Panggilan Dari Kejari

0
Wali Kota Bandung@fokusjabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan Pemerintah Kota Bandung akan patuh terhadap seluruh proses hukum terkait rencana pemanggilan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung.

Farhan mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima surat pemanggilan resmi dari Kejari. Meski begitu, ia menegaskan sikap Pemkot Bandung yang menghormati kewenangan aparat penegak hukum.

“Kita pasti patuh. Sampai sekarang belum ada surat dari Kejari, masih menunggu. Penegak hukum memiliki hak dan kewenangan untuk memanggil siapa saja yang di anggap memiliki keterkaitan dalam perkara. Itu yang harus di hormati,” kata Farhan Rabu (28/1/2026).

Baca Juga: Antisipasi Banjir dan Longsor, Pemkot Bandung Tunggu Modifikasi Cuaca BNPB

Farhan memastikan, akan bersikap kooperatif jika keterangannya memang di butuhkan dalam proses penegakan hukum. 

“Yang jelas, saya akan menghormati dan kooperatif jika keterangan di butuhkan,”ucapnya.

Baca Juga: Ini Langkah Pemkot Bandung Antisipasi Naiknya Debit Air Cikapundung

Sebelumnya, Kejari Kota Bandung membuka peluang memeriksa Wali Kota Bandung terkait penanganan perkara dugaan penyalahgunaan wewenang yang tengah di tangani penyidik.

Kejari menegaskan pemeriksaan di lakukan sesuai kebutuhan penyidikan dan prosedur hukum yang berlaku.

(Yusuf Mugni)

PDI Perjuangan Kota Banjar Gelar Musancab Serentak 

0
pdi perjuangan kota banjar@fokusjabar.id
Ketua DPC PDIP Kota Banjar Nana Suryana memimpin Musancab serentak di seluruh Kecamatan di Kota Banjar

BANJAR, FOKUSJabar.id: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Banjar secara serentak menggelar. Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di seluruh Kecamatan periode 2026 – 2031. 

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Banjar Nana Suryana mengatakan, bahwa Musancab ini merupakan kekuasaan tertinggi. Dalam Partai di tingkat Kecamatan yang di hadiri oleh utusan-utusan Ranting Parpol.

Musancab lanjut dia, di lakasanakan lima Tahun sekali atau dalam periode tertentu sesuai peraturan Partai.

Baca Juga: SMAN 1 Banjar Perkenalkan Perguruan Tinggi Lewat Education Fair Campus

“Hari ini Musancab di gelar serentak di seluruh Kecamatan,” ungkap Nana Suryana, Rabu (28/1/2026).

Selain itu, Nana menjelaskan, bahwa Musancab merupakan bagian dari upaya pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Banjar. Dalam menjalankan amanat Kongres dan Rakernas PDI Perjuangan.

“Kami menjalankan ini sesuai amanat dan hari ini Musancab di Kota Banjar rampung,” tegasnya. 

Baca Juga: Lebih 20 Tahun Tak Ada Pengadaan, Mobil Damkar Banjar Terperosok Saat Bertugas

Seluruh Ketua PAC PDI Perjuangan yang terpilih dalam Musancab serentak ini. Kata Nana, di harapkan menjadi penggerak utama dalam membesarkan partai.

Tidak hanya itu, Nana juga mengajak kepada seluruh pengurus DPC, PAC, Ranting dan anak Ranting. Untuk tetap solid dalam memenangkan Pemilu mendatang.

“Kita harus tetap solid untuk membesarkan PDI Perjuangan di Kota Banjar,” pungkas mantan Wakil Wali Kota Banjar ini.

(Agus)

FKP RKPD 2027, Langkah Pemkab Ciamis Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

0
pemkab ciamis@fokusjabar.id
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.(Mia/fokusjabar.id)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Demi menghadirkan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida). Membuka ruang dialog melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. 

Forum ini menjadi wadah penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah berdasarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Di Aula Adipati Angganaya Bapperida Kabupaten Ciamis, Rabu (28/1/2026).

Forum Konsultasi Publik RKPD Ciamis 2027 di laksanakan secara hybrid dan di hadiri oleh Bupati Ciamis, Ketua DPRD Kabupaten Ciamis. Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: Penjelasan Sekretaris Disdik Ciamis Soal Tes Kemampuan Akademik

Jajaran perangkat daerah, unsur kecamatan, para kepala desa, instansi vertikal. BUMD/BUMN, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga dan organisasi masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, H. Nanang Permana, M.H dalam sambutannya menegaskan pentingnya penyusunan RKPD yang terarah dan selaras dengan dokumen perencanaan jangka menengah daerah.

“RKPD Tahun 2027 harus di susun secara terarah, terukur, dan selaras dengan RPJMD. Sehingga program pembangunan yang di rencanakan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Ciamis,” ujar Ketua DPRD Ciamis.

Sementara itu Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya dalam sambutannya menegaskan Forum Konsultasi Publik tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial. Melainkan harus mampu melahirkan perencanaan pembangunan yang berkualitas dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Forum konsultasi publik ini jangan hanya menjadi kegiatan seremonial. Tetapi harus menghasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas dan benar-benar di butuhkan masyarakat,” ujar Bupati Ciamis.

Menurutnya, di tengah keterbatasan anggaran daerah, seluruh perangkat daerah di tuntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyusun program prioritas.

“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, saya berharap seluruh perangkat daerah bisa lebih kreatif dan inovatif. Dalam menentukan program prioritas agar memberikan dampak dan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Ciamis,” tambahnya.

Paparan Sekda Ciamis

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Dr. H. Andang Firman Triyadi, M.T dalam paparannya menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027 telah di rumuskan. Dalam Rancangan Awal RKPD dan di selaraskan dengan program nasional.

“Arah kebijakan pembangunan Kabupaten Ciamis Tahun 2027 telah kami rumuskan dalam Rancangan Awal RKPD. Termasuk bentuk dukungan daerah terhadap program-program nasional,” kata Sekda Ciamis.

Ia menambahkan, Forum Konsultasi Publik menjadi ruang strategis untuk menyempurnakan dokumen perencanaan melalui masukan dari berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga: Manfaat Kwarran Purwadadi Ciamis Harus Bisa Dirasakan Masyarakat

“Masukan dari seluruh pemangku kepentingan sangat penting agar RKPD yang di susun benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah dan masyarakat,” jelasnya.

Forum Konsultasi Publik RKPD Ciamis 2027 juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Serta Bappeda Provinsi Jawa Barat yang memaparkan regulasi penyusunan RKPD Tahun 2027 dan arah kebijakan pembangunan Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan di tutup dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan oleh perwakilan perangkat daerah kabupaten, kecamatan, instansi vertikal. Serta lembaga dan organisasi masyarakat sebagai bentuk komitmen bersama dalam penyusunan RKPD Kabupaten Ciamis Tahun 2027.

(Mia)

Antisipasi Banjir dan Longsor, Pemkot Bandung Tunggu Modifikasi Cuaca BNPB

0
pemkot bandung@fokusjabar.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Menjadikan Modifikasi Cuaca Sebagai Bagian Dari Strategi Pengendalian Risiko Bencana Hidrometeorologi Di Tengah Tingginya curah hujan yang berpotensi memicu banjir dan longsor

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bandung Raya.

Salah satunya dengan menunggu pelaksanaan modifikasi cuaca yang di koordinasikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, modifikasi cuaca sebagai bagian dari strategi pengendalian risiko bencana hidrometeorologi. Di tengah tingginya curah hujan yang berpotensi memicu banjir dan longsor.

Baca Juga: Ini Langkah Pemkot Bandung Antisipasi Naiknya Debit Air Cikapundung

“Kita juga sedang menunggu jadwal modifikasi cuaca. Modifikasi cuaca ini di koordinasikan oleh BNPB,”kata Farhan di Menara BJB Jalan Naripan Kota Bandung Rabu (28/1/2026).

Farhan menjelaskan, hingga saat ini Pemkot Bandung masih menunggu kepastian jadwal pelaksanaan modifikasi cuaca untuk wilayah Bandung Raya.

Pasalnya, modifikasi cuaca di lakukan secara bertahap dan mencakup wilayah yang cukup luas, khususnya di Provinsi Jawa Barat.

“Kita menunggu jadwal pelaksanaan untuk wilayah Bandung Raya, karena Provinsi Jawa Barat. Memiliki banyak titik yang perlu di lakukan modifikasi cuaca,” katanya.

Menurutnya, penentuan lokasi dan waktu modifikasi cuaca sepenuhnya menjadi kewenangan BNPB. Dengan mempertimbangkan kondisi cuaca terkini, tingkat kerawanan bencana, serta prioritas daerah yang membutuhkan penanganan segera.

Selain menunggu pelaksanaan modifikasi cuaca, Pemkot Bandung juga terus menjalankan langkah-langkah mitigasi lainnya.

Baca Juga: Pemkot Bandung Fokus Benahi Ratusan Titik Drainase

Upaya tersebut meliputi pemantauan wilayah rawan banjir dan longsor, memastikan kesiapsiagaan petugas di lapangan. Serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

Farhan berharap, kombinasi upaya mitigasi di daerah dan dukungan modifikasi cuaca dari pemerintah pusat. Dapat meminimalkan dampak cuaca ekstrem serta menjaga keselamatan warga Kota Bandung.

“Saya berharap dengan kombinasi upaya mitigasi dan dukungan modifikasi cuaca. Dampak cuaca ekstrem dapat di minimalkan dan keselamatan warga tetap terjaga,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)