spot_imgspot_img
Kamis 8 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 230

Pemkot Bandung Gaspol Benahi Soekarno Hatta, JPO dan 212 Lampu PJU Disiapkan

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi di Balai Kota Bandung Kamis (13/8/2026) (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengakselerasi penataan fasilitas keselamatan serta penerangan jalan di sejumlah koridor utama. Pemkot memfokuskan perhatian pada dua proyek vital, yakni pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan penambahan ratusan titik Penerangan Jalan Umum (PJU).

Pemkot memprioritaskan pembangunan JPO di Jalan Soekarno Hatta, persis di depan Kantor ATR/BPN atau seberang SMKN 9 Bandung. Pihaknya menargetkan tawaran proyek ini masuk ke meja pengusaha atau investor mulai Agustus 2026.

Baca Juga: Soroti Partisipasi Politik Masyarakat Baduy, Dosen UPI Raih Gelar Doktor

Tuntaskan JPO Urgen di Seberang SMKN 9 Bandung

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyebutkan bahwa proyek JPO tersebut memegang urgensi tinggi karena sempat menjadi perhatian luas warga di media sosial.

“Proyek JPO yang urgen dan sempat viral di Soekarno-Hatta, depan Kantor ATR/BPN atau seberang SMKN 9, sudah memiliki DED dan kajian. Jadi tinggal menyesuaikan jika ada investor yang tertarik,” kata Rasdian, Jumat (14/8/2026).

Selain lokasi tersebut, Pemkot Bandung juga merancang pembangunan JPO lain di area SMKN 7 menuju arah Cibiru atau Polda. Tim teknis sedang menuntaskan dokumen DED demi menunjang keselamatan para pelajar dan masyarakat umum.

Pasang 212 Lampu PJU Baru dari Flyover Kopo hingga Batununggal

Pada sektor penerangan, Pemkot Bandung merencanakan pemasangan 106 tiang PJU setinggi sembilan meter di area median Jalan Soekarno Hatta, membentang dari turunan Flyover Kopo sampai Batununggal.

Setiap tiang bakal mengusung dua lengan lampu yang mengarah ke sisi kanan dan kiri jalan, sehingga menerangi total 212 titik lampu baru.

“Dalam waktu dekat, kita akan memasang PJU setinggi sembilan meter di median tengah jalan, mulai dari turunan Flyover Kopo sampai ruas Batununggal,” katanya.

Petugas menargetkan pengerjaan fisik PJU ini mulai bergulir pada akhir Agustus 2026 atau paling lambat awal September.

Sinergi Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar Menyisir Cibiru

Pemkot Bandung berbagi peran dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menuntaskan masalah penerangan. Pemprov Jabar mengambil porsi pemasangan PJU sepanjang tujuh kilometer dari area Samsat hingga Bundaran Cibiru.

“Pembagian ini sudah diinstruksikan oleh Wali Kota dan Gubernur untuk segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Rasdian menegaskan bahwa jalur Samsat-Cibiru membutuhkan pasokan penerangan tambahan karena memiliki lebar jalan mencapai 25 hingga 30 meter. Posisi penerangan existing di median tengah saat ini belum sanggup menjangkau seluruh lebar jalan.

Tim teknis akan tetap mempertahankan lampu existing di tengah jalan. Lalu menambahkan barisan lampu baru di sisi kanan dan kiri dengan skema zig-zag menuju Bundaran Cibiru.

“Lampu existing di bagian tengah akan tetap dipertahankan, sementara pemasangan tambahannya akan dibuat zig-zag sampai ke Bundaran Cibiru,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Soroti Partisipasi Politik Masyarakat Baduy, Dosen UPI Raih Gelar Doktor

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
FOTO : Sidang Promosi Doktor Ilmu Politik atas nama Muhamad Iqbal di Gedung Pascasarjana FISIP Unpad, Jalan Bukit Dago Utara No. 25 Kota Bandung, Rabu (12/8/2026). (FOTO: Istimewa)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Muhamad Iqbal, sukses mengamankan gelar doktoral (S3) ilmu politik. Ia meraih prestasi tersebut usai membedah dinamika politik masyarakat hukum adat Baduy dalam penelitian disertasinya.

Muhamad Iqbal berhasil mempertahankan riset berjudul ‘Partisipasi Politik Masyarakat Hukum Adat Baduy: Studi Tentang Ancaman Politik Elektoral dan Keamanan Societal Pada Pemilihan Legislatif dan Presiden’ saat Sidang Promosi Doktor di Gedung Pascasarjana FISIP Unpad, Bandung, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga: Keren! Warga Cikutra Bandung Sulap Jalan Sepanjang 180 Meter Jadi Terowongan Merah Putih

Mengungkap Ketegangan Pemilu dan Hukum Adat Baduy

Prof. Dr. Arry Bainus, M.A. memimpin tim promotor riset ini bersama Drs. Budhi Gunawan, M.A., Ph.D. dan Dr. Wawan Darmawan, M.Si. Riset tersebut menyoroti benturan antara sistem politik nasional dengan tatanan adat yang menopang kehidupan warga Baduy.

“Saya melihat jika pelaksanaan pemilu dapat memunculkan ketegangan antara aturan formal negara dengan pikukuh atau ketentuan adat yang dipegang masyarakat Baduy,” kata Iqbal saat memberikan keterangan di kampus UPI, Jumat (14/8/2026).

Iqbal menguraikan adanya perbedaan prinsipil di lapangan. Warga Baduy Dalam secara tegas menolak pemilu, sedangkan warga Baduy Luar memilih untuk menggunakan hak pilih mereka.

“Dalam perspektif penelitian ini, memahami keamanan tidak semata-mata sebagai keamanan negara atau terbebas dari ancaman militer. Pendekatan sosiologis menempatkan kualitas hubungan antarmanusia dan kemampuan masyarakat untuk mempertahankan karakter esensialnya sebagai bagian penting dari keamanan,” tutur Iqbal.

Tantangan Unik Medan Pemilu di Wilayah Adat

Proses pemilu di pemukiman Baduy menghadapi banyak rintangan. Penyelenggara tidak boleh memasang atribut kampanye visual dan wajib menyampaikan informasi secara lisan melalui Jaro. Selain itu, petugas harus mengangkut logistik pemilu dengan berjalan kaki bersama porter lokal karena melarang kendaraan melintas.

Saat pencoblosan, petugas tidak mendirikan TPS di zona inti Baduy Dalam. Warga Baduy Luar harus berjalan ke wilayah perbatasan untuk mencoblos. Mereka bahkan langsung membersihkan jari dari tinta pemilu agar tetap mematuhi aturan kebersihan adat.

“Salah satu temuan penting dalam penelitian ini adalah munculnya apa yang disebut sebagai asimilasi paksa atau forced assimilation dalam konteks keamanan politik elektoral. Menurut kesimpulan penelitian, tekanan sistem politik nasional dapat mendorong masyarakat hukum adat Baduy untuk berhadapan dengan aturan adat yang selama ini menjadi pedoman kehidupan mereka,” paparnya.

Ancaman Lturnya Tradisi dan Kepemimpinan Puun

Iqbal mengingatkan bahwa perbedaan sikap politik berpotensi memicu konflik serta fragmentasi di internal masyarakat adat. Situasi ini mengancam kelestarian nilai-nilai tradisional, seperti kepemimpinan Puun, tradisi milu ka nu meunang, serta musyawarah adat.

“Dari hasil disertasi ini, partisipasi politik masyarakat hukum adat Baduy dalam pemilihan legislatif dan presiden lebih banyak berada pada tingkat partisipasi simbolik, belum sepenuhnya mencapai partisipasi substantif. Meski dari sisi penyelenggaraan pemilu dapat terlaksana dengan baik melalui berbagai bentuk adaptasi,” tambahnya.

Ia memberi rekomendasi agar penyelenggara pemilu di masa depan lebih menghormati aturan lokal demi menjaga substansi keterwakilan sekaligus kelestarian budaya Baduy.

“Penting untuk melihat keamanan masyarakat adat, tidak hanya dari perspektif negara tapi juga dari kemampuan masyarakat mempertahankan identitas, nilai, relasi sosial, dan tata kehidupan yang menjadi karakter esensialnya di tengah perubahan politik,” tegas Muhamad Iqbal.

(Ageng)

Keren! Warga Cikutra Bandung Sulap Jalan Sepanjang 180 Meter Jadi Terowongan Merah Putih

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Warga RW 03 Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung Sulap Jalan Jalan Haji Syahroni Sepanjang 180 Meter Jadi Terowongan Merah Putih Jumat (14/8/2026) (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Warga RW 03 Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, menunjukkan antusiasme luar biasa demi menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Masyarakat bersama jajaran pengurus RT dan RW bahu-membahu merancang Terowongan Merah Putih yang membentang gagah sepanjang 180 meter di Jalan Haji Syahroni.

Baca Juga: Persib Bandung Punya Dua Ujian Panas di Bali, Sabah FC dan Bali United Menanti

Buah Gotong Royong Ratusan Warga Cikutra

Ketua RW 03 Kelurahan Cikutra, Ahmad Sholihin, menjelaskan bahwa dekorasi spektakuler ini lahir dari kekompakan warga RT 01 hingga RT 06.

Pengurus wilayah sebenarnya sudah merancang ide terowongan hias ini sejak tahun lalu, namun baru berhasil mewujudkannya pada tahun ini.

“Saya beserta para pengurus RW, pengurus RT, dan semua bidang yang terkait di kewilayahan serta warga yang berantusias. Warga pun sudah memberikan partisipasi dengan tenaga, pikiran, bahkan finansial juga,” kata Ahmad saat menyapa media di lokasi, Jumat (14/8/2026).

Proses Pembuatan Memakan Waktu Satu Bulan

Seluruh proses pengerjaan Terowongan Merah Putih ini menghabiskan waktu hampir satu bulan penuh, mulai dari 15 Juli hingga rampung menjelang pertengahan Agustus.

“Alhamdulillah, di RW 03 dari RT 1 sampai RT 06 bersinergi. Bisa terlaksana dengan pembuatan bendera merah putih sepanjang 180 meter untuk menyambut HUT ke-81 RI,” katanya.

Murni Menggunakan Dana Swadaya Masyarakat

Mengenai anggaran, seluruh pembiayaan bersumber langsung dari hasil patungan warga serta pengurus lokal. Sinergi enam RT tersebut berhasil mengumpulkan total dana sekitar Rp11 juta.

“Dari RT 1 sampai RT 6 itu kurang lebih Rp11 juta yang dikeluarkan. Baik dari jajaran, terutama para pelaku-pelaku yang membuat bendera di sini. Warga pun memberikan donasi dengan menyambut kemerdekaan,” ungkapnya.

Berharap Perhatian Pemerintah Daerah

Melihat tingginya kepedulian warga, Ahmad berharap deretan instansi pemerintah, terutama pihak kelurahan dan kecamatan, menyempatkan diri untuk meninjau langsung hasil karya warga ini.

“Harapan saya dengan kondisi seperti ini, baik pemerintahan terkecil, khususnya kelurahan ataupun kecamatan, bisa melihat aspirasi warga yang berantusias menyambut 17 Agustus yang ke-81,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Persib Bandung Punya Dua Ujian Panas di Bali, Sabah FC dan Bali United Menanti

0
BANDUNG, FOKUSjabar.id
Foto: Pelatih Persib, Igor Tolic (kanan). (Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, membeberkan jajaran agenda penting skuad Maung Bandung yang tengah menjalani pemusatan latihan (training center/TC) di Pulau Dewata, Bali.

Selain menggembleng fisik dan taktik, armada Pangeran Biru bakal meramaikan ajang turnamen Dewata Challenge Series 2026 melalui dua laga uji coba krusial.

Baca Juga: Igor Tolic Pelajari Kekuatan Sabah FC

Tantang Sabah FC dan Bali United di Dipta

Persib bakal menguji kekuatan dengan menghadapi klub asal Malaysia, Sabah FC, serta sang tuan rumah, Bali United. Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, menjadi arena pertarungan kedua laga panas tersebut pada Sabtu (15/8/2026) dan Selasa (18/8/2026).

“Ya, sebagai bagian dari pemusatan latihan (TC) ini, kami memiliki dua pertandingan. Satu melawan Sabah dan satu lagi melawan Bali United,” kata Igor Tolic, Jumat (14/8/2026).

Uji Strategi dan Matangkan Pasukan jelang Musim Baru

Igor Tolic memanfaatkan turnamen pramusim ini untuk memantau langsung grafik perkembangan fisik maupun taktik anak asuhnya.

Juru taktik asal Kroasia tersebut sengaja menyiapkan skema permainan baru demi mematangkan kesiapan tim sebelum mengarungi kompetisi musim 2026/2027.

“Jadi, kami akan mencoba beberapa opsi di pertandingan-pertandingan tersebut,” ucapnya.

Beri Jatah Libur Khusus bagi Pemain Timnas

Komposisi pemain Maung Bandung saat ini rupanya belum lengkap secara utuh. Sejumlah penggawa inti baru saja menyelesaikan tugas negara bersama Tim Nasional Indonesia.

Tim pelatih sengaja memberikan masa rehat ekstra bagi para pemain label Timnas tersebut agar kondisi mental dan fisik mereka kembali bugar.

“Kami masih belum mendapatkan semua pemain. Mereka sedang dalam perjalanan kembali dari tim nasional. Kami memberi mereka waktu libur untuk menyegarkan pikiran karena semua pertandingan ini serta tekanan yang ada,” ujarnya.

Igor Tolic menegaskan pentingnya menjaga kesegaran pikiran para pemain jelang musim kompetisi yang padat.

“Kami ingin mereka tampil segar dengan pikiran yang jernih. Jadi kami memberi mereka libur beberapa hari agar mereka bisa bersantai dan datang bermain untuk Persib dengan kondisi 100 persen,” jelasnya.

(Arif)

Kandang Ayam di Ciamis Mendadak Terbakar, Ribuan Broiler Mati dan Kerugian Rp100 Juta

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot : Personel Damkar pos WMK Kawali saat berjibaku memadamkan api di kandang ayam di wilayah Desa Awiluar

CIAMIS,FOKUSjabar.id: Si jago merah melalap habis bangunan kandang ayam broiler seluas 27 meter di Dusun Bantarsari, Desa Awiluar, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis. Bangunan milik Engkos Kosasih (58) tersebut rata dengan tanah bersama ribuan ekor ayam broiler di dalamnya.

Musibah hebat ini memicu kerugian materi yang cukup besar bagi pemiliknya. Menurut perkiraan sementara, Engkos menanggung kerugian hingga mencapai Rp100 juta.

Baca Juga: SDN 7 Ciamis Gelar Lomba Kaulinan Tradisional

Pemicu Api Diduga dari Alat Pengopenan

Dugaan kuat mengarah pada sistem pemanas atau api pengopenan di dalam area kandang sebagai sumber utama munculnya kobaran api. Api dengan cepat menyambar material kandang hingga membesar dalam waktu singkat.

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis Rd. Ega Anggara Alqausar melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, membenarkan kejadian tersebut setelah menerima laporan langsung dari warga Desa Awiluar.

“Mendapat laporan itu personel piket pos Damkar WMK Kawali langsung menindaklanjuti laporan itu dengan secepatnya menuju lokasi kejadian,” katanya, Jumat (14/8/2026).

Petugas Damkar Kawali Langsung Ambil Tindakan

Guna menjinakkan si jago merah, Damkar Pos WMK Kawali menerjunkan empat personel beserta dua unit armada pemadam ke lokasi musibah.

“Setibanya di lokasi terlihat api cukup besar sedang membakar bangunan kandang ayam itu,” ucap Trisyanto.

Kobaran Api Berhasil Padam Total

Petugas pemadam kebakaran bekerja keras melokalisasi kobaran api agar tidak menjalar ke pemukiman atau bangunan di sekitarnya. Usaha gigih tim di lapangan akhirnya membuahkan hasil.

“Saat ini api sudah berhasil dipadamkan dengan sempurna,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara

0
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara

BOGOR,FOKUSJabar.id: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) kembali memperkuat kolaborasi bersama PT Persib Bandung Bermartabat (PERSIB) melalui kerja sama sebagai Official Banking Partner PERSIB untuk musim kompetisi 2026. Kolaborasi tersebut secara resmi diluncurkan pada Jumat, 14 Agustus 2026, dalam sebuah seremoni yang turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, jajaran manajemen bank bjb dan PERSIB, serta para tamu undangan dari kedua pihak.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan oleh Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna dan CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Glenn Timothy Sugita, serta prosesi simbolis penyerahan sekaligus penandatanganan kartu ATM co-branding bank bjb x PERSIB dan Penampilan Jersey Legend PERSIB 2014 sebagai bagian dari kolaborasi bank bjb x PERSIB Turut memeriahkan acara, hadir dua ikon yang merepresentasikan masing-masing pihak, yakni TAMBA, maskot bank bjb, dan Prabu, maskot PERSIB.

Kolaborasi ini sekaligus membawa kembali semangat kebersamaan yang pernah terjalin antara bank bjb dan PERSIB pada tahun 2014. Pada saat itu, bank bjb menjadi official banking partner PERSIB dan perjalanan tersebut berakhir dengan pencapaian bersejarah ketika PERSIB meraih gelar juara Liga Indonesia tahun 2014 setelah penantian selama 19 tahun.

Kini, lebih dari satu dekade berselang, bank bjb dan PERSIB kembali membangun kolaborasi dengan semangat yang lebih luas, tidak hanya melalui dukungan terhadap perjalanan PERSIB di lapangan, tetapi juga menghadirkan berbagai pengalaman dan manfaat bagi masyarakat, khususnya nasabah bank bjb dan Bobotoh.

Direktur Utama bank bjb, Ayi Subarna, mengatakan kerja sama dengan PERSIB memiliki arti strategis karena mempertemukan dua institusi yang memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat Jawa Barat.

“Kolaborasi bank bjb dan PERSIB bukan sekadar kerja sama, tetapi merupakan bentuk sinergi dua brand yang memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat. Kami ingin menghadirkan kolaborasi yang memberikan pengalaman dan manfaat nyata bagi nasabah, Bobotoh, serta masyarakat luas,” ujar Ayi.

Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan untuk mempertemukan berbagai kalangan masyarakat melalui semangat kebersamaan. Karena itu, bank bjb ingin menjadikan kolaborasi bersama PERSIB sebagai momentum untuk menghadirkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kedekatan bank bjb dengan komunitas Bobotoh.

“Semangat yang kami bawa adalah menang bersama. Kami tentu berharap perjalanan PERSIB pada musim 2026 dapat kembali memberikan prestasi terbaik. Namun yang tidak kalah penting, kolaborasi ini kami harapkan dapat memberikan pengalaman positif dan berbagai kemudahan bagi masyarakat,” tambah Ayi.

Sementara itu, CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Glenn Timothy Sugita, menyambut positif kembali terjalinnya kolaborasi dengan bank bjb.

Menurutnya, hubungan PERSIB dengan bank bjb memiliki sejarah yang panjang dan memiliki nilai emosional tersendiri, khususnya karena kerja sama pada tahun 2014 beriringan dengan keberhasilan PERSIB meraih gelar juara setelah penantian panjang.

“Kami menyambut dengan sangat baik kembali terjalinnya kolaborasi antara bank bjb dan PERSIB. sebagai bagian dari perjalanan PERSIB. Bagi kami, kerja sama ini memiliki makna yang lebih dari sekadar kolaborasi, karena ada sejarah, kedekatan, dan nilai yang sudah terbangun di antara kedua institusi.

Kami tentu masih mengingat bagaimana kolaborasi pada tahun 2014 menjadi bagian dari perjalanan PERSIB dalam meraih gelar juara setelah penantian yang panjang. Namun, kami tidak ingin hanya melihat hubungan ini dari apa yang pernah terjadi di masa lalu. Justru, sejarah tersebut menjadi fondasi untuk membangun kolaborasi yang lebih relevan dan memberikan nilai yang lebih luas pada hari ini.

PERSIB dan bank bjb sama-sama memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat Jawa Barat. Karena itu, kami melihat kerja sama ini sebagai kesempatan untuk mempertemukan dua ekosistem yang memiliki energi dan semangat yang sama, sekaligus menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dan bermanfaat bagi Bobotoh, nasabah, dan masyarakat.

Memasuki musim kompetisi 2026, PERSIB membawa semangat untuk terus berkembang dan mempertahankan standar prestasi yang telah kami bangun dalam beberapa musim terakhir. Dukungan dari partner seperti bank bjb tentu menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut. Tetapi bagi kami, kemitraan yang baik bukan hanya tentang apa yang terjadi di lapangan, melainkan juga tentang bagaimana bersama-sama memberikan dampak positif di luar lapangan.

Kami berharap kolaborasi ini dapat menghadirkan berbagai program, pengalaman, dan inovasi yang semakin mendekatkan PERSIB dengan Bobotoh. Pada saat yang sama, kami juga ingin memastikan bahwa kerja sama ini memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan menjadi sesuatu yang dapat dirasakan bersama.

Kami berterima kasih kepada bank bjb atas kepercayaan dan komitmen untuk kembali berjalan bersama PERSIB. Semoga kolaborasi ini dapat menjadi awal dari perjalanan yang panjang, saling menguatkan, dan memberikan banyak cerita positif bagi kita semua.

Bagi PERSIB, semangat juara bukan hanya tentang mengejar kemenangan, tetapi juga tentang terus memberikan yang terbaik, tumbuh bersama, dan membawa kebanggaan serta manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Kolaborasi bank bjb dan PERSIB juga akan dikembangkan melalui berbagai program, promo, dan aktivitas eksklusif yang akan diperuntukkan bagi nasabah bank bjb dan Bobotoh.

Berbagai program tersebut akan mencakup pengalaman dan penawaran yang berkaitan dengan ekosistem PERSIB serta layanan bank bjb. Informasi mengenai mekanisme, periode, syarat dan ketentuan, serta ketersediaan setiap program akan disampaikan secara bertahap melalui kanal komunikasi resmi bank bjb dan PERSIB.

Kehadiran kartu ATM co–branding bank bjb x PERSIB menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi tersebut. Produk dan program yang dihadirkan diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan transaksi perbankan dengan kecintaan masyarakat terhadap PERSIB.

bank bjb mengajak masyarakat dan Bobotoh untuk terus mengikuti informasi terbaru mengenai berbagai program kolaborasi tersebut melalui website resmi bank bjb di www.bankbjb.co.id, kanal media sosial resmi bank bjb, serta layanan bjb Call 14049.

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, informasi mengenai program, promo, produk, maupun layanan bank bjb hanya dapat dipercaya apabila bersumber dari kanal resmi bank bjb. Setiap program memiliki syarat dan ketentuan yang berlaku serta dapat berbeda berdasarkan jenis program dan periode pelaksanaannya.

Kolaborasi bank bjb dan PERSIB di musim 2026 pada akhirnya bukan hanya tentang jersey, pertandingan, maupun kemenangan di lapangan. Lebih dari itu, kolaborasi ini membawa semangat untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui kebersamaan, inovasi, dan pengalaman yang memberikan nilai tambah bagi nasabah serta Bobotoh.

bank bjb x PERSIB — Bersama Membawa Semangat Juara!!

(Rilis BJB)

Gabriel Mutombo Beberkan Kondisinya Jelang Menghadapi Sabah FC 

0
Gabriel Mutombo persib fokusjabar.id
Gabriel Mutombo

BALI, FOKUSJabar.id: Bek Persib Bandung, Gabriel Mutombo, membeberkan kondisinya menjelang turnamen pramusim Dewata Challenge Series 2026. 

Pertandingan perdana Persib di turnamen pramusim ini di jadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Sabtu (15/8/2026), menghadapi Sabah FC.

Menurut pemain asal Prancis ini, kondisinya saat ini dalam keadaan bugar. Setelah mengikuti latihan bersama skuad Maung Bandung di Bali beberapa hari.

Baca Juga: Igor Tolic Pelajari Kekuatan Sabah FC

“Kondisi saya bagus. Bagus, saya merasa sangat baik, saya merasa lebih baik. Dan di sini kami mempunyai fasilitas yang sangat bagus untuk berlatih,” kata Mutombo.

Seperti di ketahui, pertandingan menghadapi Sabah FC. Merupakan rangkaian dari program pemusatan latihan skuad Maung Bandung di Bali menjelang bergulirnya musim 2026/2027.

Menurut bek berusia 30 tahu ini mengatakan, program pemusatan latihan ini sangat bagus untuk membangun kekompakan dan mematangkan persiapan tim.

Baca Juga: Marc Klok Ikut Kebugaran dan Simulasi Pertandingan di Bali

Apalagi pada musim 2026/2027, skuad Maung Bandung akan memiliki jadwal pertandingan yang cukup padat baik di kompetisi domestik maupun Asia. 

Laga terdekat skuad Maung Bandung yakni menghadapi Manila Digger pada babak play-off AFC Champions League Two 2026/2027. Laga ini di jadwalkan akan berlangsung 31 Agustus 2026.

“Bagus. Ini bagus untuk tim. Sekarang kami, kami bekerja sangat baik, di sini di pemusatan latihan. Ini persiapan bagus untuk, untuk masa depan dan untuk pertandingan besok,” jelasnya.

(Arif)