spot_imgspot_img
Selasa 7 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 206

Polres Pangandaran Gelar Operasi Lodaya 2026, Ini Jadwalnya

0
Operasi Lodaya Polres Pangandaran fokusjabar.id
Apel Operasi Lodaya 2026 Polres Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Polres Pangandaran Polda Jabar melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Senin (2/2/2026).

‎Kasat lantas Polres Pangandaran, AKP Yudi Risnandar mengatakan, tujuan apel untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana serta strategi pelaksanaan operasi yang di gelar selama 14 hari (2-15/2/2026).

BACA JUGA:

Tak Pernah Kering Sejak 1926, Sumur Tua di Pangandaran Sarat Misteri

Dia menjelaskan, operasi ini mengedepankan pendekatan preemtif 40 persen, preventif 40 persen dan represif 20 persen.

‎”Untuk penegakan hukum (represif), sebanyak 95 persen di lakukan melalui sistem ETLE. Baik statis maupun mobile. Sedangkan 5 persen melalui penindakan manual secara selektif dan humanis terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” ungkap Yudi.

Wakapolres Pangandaran, Kompol Usep Supian menekankan bahwa pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama.

Dia mengajak seluruh personel mengedepankan pendekatan edukatif dan persuasif kepada masyarakat.

‎”Operasi ini menjadi bagian dari cipta kondisi menjelang pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H,” kata Usep.

‎Menurut Usep, operasi Keselamatan Lodaya 2026 mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman dan selamat menjelang pelaksanaan Ops Ketupat Lodaya 2026.”

BACA JUGA:

Panorama Indah Langit Senja Pantai Pangandaran

Sasaran operasi meliputi potensi gangguan lalu lintas, pelanggaran dan kecelakaan. Termasuk pengawasan kendaraan angkutan umum, bus pariwisata dan travel.

‎Karena itu, Polres Pangandaran bersama instansi terkait akan mengintensifkan sosialisasi tertib berlalu lintas, ramp check kendaraan, patroli di titik rawan kemacetan dan kecelakaan serta penegakan hukum berbasis ETLE.

‎”Langkah ini di harapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Pangandaran,” kata dia.

‎Wakapolres juga mengingatkan seluruh personel agar menghindari tindakan arogan dan selalu mengutamakan keselamatan dalam bertugas. Sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

‎”Dengan digelarnya Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Polres Pangandaran berharap tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib dan kondusif. Sekaligus meningkatkan budaya disiplin berlalu lintas masyarakat Kabupaten Pangandaran,” pungkasnya.

(Sajidin)

Kementerian Kesehatan Minta Waspadai Virus Nipah

0
Virus Nipah fokusjabar.id
Ilustrasi Virus Nipah (foto: AI)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di minta waspada terhadap virus Nipah di daerahnya masing-masing.

Imbauan tersebut di sampaikan Kementerian Kesehatan melalui Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah.

BACA JUGA:

Kementerian Kesehatan: Super Flu Terkendali

Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami menginstruksikan seluruh perangkat penyedia Fasilitas Kesehatan (Faskes) melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi adanya penularan kasus tersebut.

“Kepala Dinas Kesehatan provinsi, kabupaten.kota, kepala UPT bidang kekarantinaan kesehatan, pimpinan rumah sakit, kepala puskesmas dan kepala laboratorium kesehatan masyarakat di Indonesia untuk melaksanakan langkah-langkah antisipatif,” kata Murti di kutip tempo.co, Senin (2/2/2026).

Menurut Murti, penyakit virus nipah merupakan penyakit zoonotik emerging yang di sebabkan oleh virus Nipah, anggota genus Henipavirus dan famili Paramyxoviridae.

Virus tersebut memiliki reservoir alami pada kelelawar buah (Pteropus sp).

Dia menyebut, virus tersebut bisa menular kepada manusia secara langsung atau melalui perantara hewan lain. Seperti babi serta melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi virus seperti buah atau nira.

Penularan antarmanusia juga memungkinkan terutama melalui kontak erat dengan penderita.

Manifestasi penyakit nipah kata Dia bervariasi. Mulai infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) ringan hingga berat serta ensefalitis yang dapat berakibat kematian.

Kasus ini telah muncul sejak 2001. Namun kembali terdeteksi di India pada Januari 2026.

Per 26 Januari 2026, di laporkan sebanyak 2 kasus konfirmasi tanpa kematian di Distrik North 24 Parganas, Negara Bagian West Bengal.

BACA JUGA:

Tak Dipakai Berobat, Iuran BPJS Kesehatan Dipakai Apa?

Seluruh kasus yang terkonfirmasi tersebut merupakan tenaga kesehatan. Saat ini tercatat lebih dari dari 120 orang saling berkontak erat dengan penyintas.

“Semuanya dilakukan karantina dan investigasi lengkap masih terus di lakukan,” ungkapnya.

Menurut Murti, hingga saat ini belum terdapat laporan kasus konfirmasi penyakit virus nipah pada manusia di Indonesia.

Kendati demikian, kewaspadaan tetap perlu di tingkatkan. Mengingat Indonesia termasuk wilayah berisiko berdasarkan kedekatan geografis dan intensitas mobilitas dengan negara-negara yang pernah mengalami kejadian luar biasa.

Kementerian Kesehatan mengimbau sejumlah langkah antisipatif dilakukan dinas kesehatan dan sejumlah fasilitas kesehatan.

Lakukan pemantauan dan verifikasi tren kasus suspek meningitis/ensefalitis, influenza like illness (ILI), severe acute respiratory infection (SARI), ISPA dan pneumonia.

Selain itu, fasilitas kesehatan di minta melakukan penemuan kasus melalui sindrom pernapasan akut berat dan sindrom meningoensefalitis akut yang memiliki faktor risiko sesuai definisi operasional kasus mengacu pada Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Virus Nipah.

Bagi Rumah Sakit, Kementerian Kesehatan meminta fasilitas kesehatan untuk melakukan koordinasi dengan laboratorium rujukan terkait pengelolaan spesimen kasus sesuai dengan standar yang berlaku.

Sementara Dinas Kesehatan di minta melakukan kajian epidemiologis penyakit dan faktor risiko kesehatan potensi KLB penyakit virus Nipah. Mencakup riset pemodelan, riset prediktif dan riset operasional.

BACA JUGA:

Kemenkes juga meminta Unit Pelaksana Teknis Bidang Kekarantinaan Kesehatan meningkatkan pengawasan di pintu masuk negara. Terutama terhadap pelaku perjalanan dari negara terjangkit.

“Melakukan pengamatan suhu melalui thermal scanner serta pengamatan tanda dan gejala terhadap seluruh pelaku perjalanan yang masuk Indonesia dengan menyiagakan petugas di area kedatangan internasional,” kata Dia.

Kemenkes menyerukan peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan KLB penyakit virus Nipah melalui kegiatan kesiapsiagaan menghadapi KLB dan respons awal di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama maupun fasilitas pelayanan kesehatan tingkat lanjut.

Rumah sakit, puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan pun di minta menyiapkan ruang isolasi serta Alat Pelindung Diri (APD) sebagai pencegahan.

(Bambang Fouristian)

74 Korban Longsor Cisarua KBB Ditemukan Tim Gabungan

0
korban longsor cisarua fokusjabar.id
74 korban longsor Cisarua Ditemukan

KBB, FOKUSJabar.id: Hingga Minggu (1/2/2026), tim gabungan operasi pencarian dan pertolongan sudah menemukan 74 korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Mengutip tempo.co, Kepala Kantor Basarnas Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, proses pencarian di lakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

BACA JUGA:

BMKG: 23-29 Januari 2026 Masih Diterjang Cuaca Ekstrem

Menurut Dia, dua kantong jenazah di temukan di Worksite A2. Sementara dua lainnya di Worksite A3 setelah di lakukan perluasan area operasi.

“Perluasan area pencarian memberikan dampak positif terhadap hasil evakuasi. Kegiatan tetap kami laksanakan dengan fokus pada keselamatan seluruh personel,” kata Ade.

Dari total 74 kantong jenazah yang telah di evakuasi, tim Disaster Victim Identification (DVI) telah mengidentifikasi 57 jenazah dari 58 kantong yang masuk proses pemeriksaan.

Sementara 16 kantong jenazah lainnya masih dalam tahap identifikasi lanjutan.

Berdasarkan estimasi sementara, masih terdapat sekitar enam korban yang di duga masih dalam pencarian.

Dia menyebut, kondisi cuaca selama pencarian relatif mendukung meski hujan ringan sempat turun dalam durasi singkat.

“Hujan tidak menghambat proses pencarian karena dapat di antisipasi melalui pengaturan ritme kerja dan manajemen keselamatan di setiap worksite,” ungkapnya.

Menurut Ade, operasi tersebut melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, kementerian dan lembaga terkait, relawan serta berbagai unsur pendukung lainnya yang bekerja secara sinergis dan profesional.

“Tim SAR memastikan evaluasi di lakukan setiap hari guna menyesuaikan strategi pencarian di lapangan,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

Cypher Cup 2026 Tuntas, Basket Pelajar Tasikmalaya Panen Prestasi

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
SMAN 1 & SMAN 5 Berjaya! Intip Keseruan Final Cypher Cup 2026 di GOR Sukapura Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Sorak sorai suporter menggema di GOR Sukapura Dadaha, Sabtu malam (31/1/2026). Setelah dua pekan persaingan ketat, turnamen basket Cypher Cup 2026 resmi berakhir dan menorehkan sederet prestasi dari atlet-atlet pelajar Kota Tasikmalaya.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candranegara menutup langsung ajang bergengsi tersebut. Ia memberikan apresiasi tinggi atas semangat juang dan kualitas permainan para atlet muda yang tampil dari jenjang SD hingga SMA.

Baca Juga: Penuh Semangat, Training Center Tarung Derajat Satlat Dokar Kota Tasikmalaya

Rivalitas Panas dan Kejutan di Final

Partai final Cypher Cup 2026 menghadirkan duel-duel sengit di seluruh kategori. Di tingkat SMA Putra, SMAN 1 Tasikmalaya menunjukkan dominasi kuat saat berhadapan dengan rival klasiknya, SMAN 2 Tasikmalaya. Permainan agresif dan konsisten membawa SMAN 1 mengamankan gelar juara dengan skor telak 94–49.

Sementara itu, sektor SMA Putri menyajikan kejutan. SMAN 5 Tasikmalaya tampil solid dan berhasil menundukkan SMAN 1 Tasikmalaya dengan skor 45–28, sekaligus merebut trofi juara.

Di tingkat SMP, persaingan berlangsung tak kalah ketat. Tim Putra SMP Parahyangan Mulya keluar sebagai juara usai menaklukkan SMPN 1 Tasikmalaya dengan skor 64–59. Pada kategori Putri, SMPN 2 Tasikmalaya unggul tipis atas SMPN 1 Tasikmalaya melalui skor 33–29.

Keseruan juga terasa di level SD. SD Joykids meraih juara Putra setelah menang dramatis 44–41 atas SD Layungsari. Di sektor Putri, SDN Galunggung tampil meyakinkan dan menaklukkan SD Joykids dengan skor 38–31.

Sinyal Perbaikan Fasilitas Olahraga

Di tengah kemeriahan penutupan, Wakil Wali Kota Tasikmalaya menyampaikan rencana peningkatan sarana olahraga. Pemerintah Kota Tasikmalaya terus mengupayakan dukungan pemerintah pusat untuk renovasi GOR Sukapura dan Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya.

“Kami terus mendorong perbaikan fasilitas. Walaupun ada efisiensi anggaran di Kemenpora, pengecekan fisik tetap berjalan agar atlet memiliki tempat latihan dan bertanding yang layak,” ujar Rd. Diky Candranegara.

Ia juga mengajak pihak swasta untuk berperan sebagai bapak angkat dalam pembinaan cabang olahraga berprestasi, khususnya di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Panggung Lahirnya Atlet Masa Depan

Cypher Cup 2026 bukan sekadar kompetisi perebutan piala. Turnamen ini menjadi ruang pembinaan dan pembuktian bagi atlet basket pelajar Tasikmalaya untuk naik ke level yang lebih tinggi.

Melalui ajang ini, Kota Tasikmalaya diharapkan terus melahirkan bibit-bibit unggul yang siap bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

(Abdul)

Penuh Semangat, Training Center Tarung Derajat Satlat Dokar Kota Tasikmalaya

0
tarung derajat satlat dokar tasikmalaya@fokusjabar.id
Para anggota Tarung Derajat Satlat Dokar Kota Tasikmalaya sedang diberi pengarahan oleh pelatih saat training center.(Nanang Yudi/fokusjabar.id)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Anggota Tarung Derajat Satuan Latihan (Satlat) Dokar Kota Tasikmalaya begitu penuh semangan dan antusias mengikuti kegiatan training center.

Training center tersebut di ikuti oleh para anggota Tarung Derajat Satlat Dokar Kota Tasikmalaya. Yaitu bagi calon petarung yang akan akan berlaga di kejuaraan.

“Bagi para calon petarung memang di sarankan untuk mengikuti training center. Latihan khusus yang di selenggarakan seminggu dua kali,” ungkap Pelatih Tarung Derajat Satlat Dokar Kota Tasikmalaya, Kang Warjo, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga: Alun-alun Kota Tasikmalaya Area Favorit Masyarakat Yang Butuh Perhatian

Tujuan dari training center, lanjutnya, supaya para calon petarung dari Satlat Dokar Kota Tasikmalaya. Semakin mempersiapkan diri ketika nanti ada kejuaraan.

“Jadi anggota Tarung Derajat Satlat Dokar, biar lebih mengetahui secara mendalam terkait teknik-teknik petarung. Intinya terus belajar dan belajar terus,” tuturnya.

Kedisipinan dan olah fisik, Kang Warjo menegaskan, tentu menjadi bagian dari training center. Yang di ikuti oleh para calon petarung dari Satlat Dokar Kota Tasikmalaya.

“Semoga Satlat Dokar selalu melahirkan atlet-atlet berbakat dalam olahraga bela diri Tarung Derajat,” tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, anggota Tarung Derajat Satlat Dokar selalu di ajarkan. Untuk mampu menguasai diri, berprilaku baik, sopan dan sombong terhadap siapa saja.

Baca Juga: Peringatan! Jangan Buang Sampah Disini Banyak Pocong

“Tarung Derajat selalu mengajarkan kepada semua petarung untuk berprilaku sopan, baik dan tidak menyombongkan diri,” jelasnya.

Dengan motto Tarung Derajat aku ramah bukan berarti takut. Aku tunduk bukan berarti takluk. Maka dari itu, kata Kang Warjo, seluruh anggota harus berpegang terguh terhadap semboyan tersebut.

“Anggota Tarung Derajat harus menjadi pribadi mandiri yang melahirkan prestasi. Dan pesan Sang Guru (Achmad Drajat-red) harus jadi motivasi yaitu jadikanlah dirimu oleh diri sendiri,” pungkasnya.

(Nanang Yudi)

Milomir Seslija: 3 Hal yang jadi Kekuatan Persib Bandung

0
Milomir Seslija fokusjabar.id
Milomir Seslija (foto: web)

SURAKARTA, FOKUSJabar.id: Juru racik Persis Solo, Milomir Seslija (Milo) mengaku kecewa dengan hasil laga timnya melawan Persib Bandung pada pekan ke-19 Super League di Stadion Manahan Surakarta Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (31/1/2026).

Menurut Milomir Seslija, tak bermain maksimal. Terutama di babak pertama.

BACA JUGA:

Persib Badung Menang vs Persis, Hodak: Pertandingan Sulit

Dia mengatakan, Persib Bandung the best dalam tiga perkara utama bermain sepakbola.

“Laga kemarin memang sulit. Kami melawan tim terbaik di liga dalam urusan fisik, taktikal dan pengalaman,” kata Milo.

Dia menjelaskan, pola permainan timnya tidak cukup baik di 45 menit pertama. Banyak transisi atau alur bola yang tidak mengalir dengan baik. Padahal dia sudah banyak memberikan program latihan bagaimana aliran bola antar lini bisa efektif.

Pada jeda babak pertama, dia juga sudah mengingatkan kepada anakasuhnya agar bermain lebih menekan.

Namun, dia menyayangkan tak ada gol tercipta meski permainan lebih baik di babak 45 menit kedua.

BACA JUGA:

Cetak Gol dan Bawa Persib Menang atas Persis, Ini Kata Andrew Jung

“Babak kedua permainan tim sudah banyak berubah. Jauh lebih baik, tetapi saya tak mau beralasan seperti ini. Saya mengapresiasi perjuangan pemain meski sangat disayangkan tidak menciptakan gol,” pungkasnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Persib Bandung meraih kemenangan dengan skor 1-0 atas Persis Solo.

Gol tunggal kemenangan Persib dicetak melalui sundulan Andrew Jung menit 39.

Pelatih Persib, Bojan Hodak mengatakan, tidak mudah bagi pasukannya meraih kemenangan pada pertandingan tandang tersebut.

Pasalnya, sesuai dengan prediksinya, Persis bermain apik dan sama sekali tidak memperlihatkan sebagai tim yang berada di papan bawah. Hal itu, tak lepas dari perubahan komposisi tim.

Dengan demikian, kemenangan dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan tandang kompetisi Super League 2025/2026 patut untuk disyukuri.

“Pertandingan yang sulit. Mereka jauh lebih tangguh dari sebelumnya karena seperti yang saya katakan,” kata Bojan Hodak.

“Mereka punya pelatih baru, mereka mendatangkan pemain asing baru, dan mereka cukup bagus, jauh lebih baik dari sebelumnya,” Dia menambahkan.

(Bambang Fouristian)

Peringatan! Jangan Buang Sampah Disini Banyak Pocong

0
jangan buang sampah@fokusjabar.id
Papan peringatan jangan buang sampah disini, di salah satu jalan Desa Manggungjaya Kecamatan Rajapolah.(Nanang Yudi/fokusjabar.id)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Nampak peringatan dengan bahasa Sunda “Ulah Miceun Runtah Didieu Loba Pocong” terpasang di pinggir jalan Desa Manggungjaya, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.

Peringatan yang di tulis di papan kecil tersebut, sontak menjadi pusat perhatian bagi semua pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.

Ulah miceun runtah didieu loba pocong merupakan bahasa sunda yang artinya jangan membuang sampah di sini banyak pocong.

Baca Juga: Alun-alun Kota Tasikmalaya Area Favorit Masyarakat Yang Butuh Perhatian

Maksud dari peringatan tersebut adalah himbauan kepada masyarakat supaya tidak membuang sampah sembarangan ke area sungai.

Karena papan peringatan terpasang tepat di atas jembatan sungai. Mungkin di khawatirkan jika sampah menumpuk terjadinya sumbatan yang mengakibatkan banjir.

“Memang awalnya papan peringatan itu jadi pusat perhatian bagi warga yang melintas. Karena jalan tersebut sebagai jalur pintas jadi banyak orang yang menggunakan,” ungkap Sulis warga Desa Rajapolah, Minggu (1/2/2026).

Seperti yang melakukan aktivitas berolahraga lari atau joging, lanjut dia, pasti menggunakan jalan alternatif tersebut yang jadi jalur penghubung antara dua Kabupaten yaitu Tasikmalaya dan Ciamis.

Baca Juga: Antara Perahu dan Panorama Situ Gede Kota Tasikmalaya

“Jadi jalur alternatif karena perbatasan Tasikmalaya dan Ciamis. Tepatnya Kecamatan Rajapolah dengan Kecamatan Cihaurbeuti,” tuturnya.

Namun, kata dia, papan peringatan yang di pasang di pinggir jalan tersebut, kini sudah tidak terlihat lagi.

“Sekarang kalau lewat ke jalan sana, sudah tidak nampak lagi papan peringatan tersebut. Bahasanya memang sedikit angker, tapi sebetulnya bagus sih demi kebersihan,” pungkasnya.

(Nanang Yudi)