spot_imgspot_img
Selasa 14 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 17

Tasikmalaya Jadi Training Camp Timnas Indonesia Football 7 Jelang Intercontinental Cup 2026

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi bersama Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi digital Tiar Nabila Karbala, foto bersama para pemain Timnas football 7 Federation, saat pembekalan di Aula Kantor Balekota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kota Tasikmalaya memegang kepercayaan besar sebagai tempat pemusatan latihan atau Training Camp (TC) resmi bagi Timnas Indonesia Football 7 Federation. Pasukan Garuda versi 7 pemain ini akan fokus mengasah kemampuan secara serius sebelum berlaga di ajang Interkontinental Cup di Roma, Italia, pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2026 mendatang.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, bersama Kepala Disporabudpar, Deddy Mulyana, dan Ketua KONI Kota Tasikmalaya, Anton Suherlan, menyambut hangat kedatangan ofisial, pelatih, serta seluruh pemain. Acara penyambutan tersebut berlangsung di Aula Utama Kantor Balekota Tasikmalaya, Sabtu (11/7/2026).

Baca Juga: Dicky Candra Hadiri Haflah Akhirussanah MDTA Daar El Misbah Tasikmalaya, Pesan Santri Terus Belajar

Sekjen Indonesia Football 7 Federation, Luthvi Ginanjar, menjelaskan bahwa para penggawa Timnas Football 7 merupakan talenta terbaik hasil seleksi ketat dari 30 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Dari sekian banyak daerah, federasi akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Tasikmalaya sebagai lokasi pemusatan latihan guna meningkatkan kualitas performa tim.

“Kami memilih Kota Tasikmalaya karena suasananya tenang. Para pemain bisa fokus berlatih tanpa banyak distraksi. Selain itu kondisi cuaca di Tasikmalaya mirip dengan cuaca di Italia. Ini penting untuk adaptasi sebelum bertanding,” ungkap Luthvi Ginanjar, Sabtu (11/7/2026).

Luthvi menuturkan, pihaknya memilih lokasi ini setelah mempertimbangkan kelayakan fasilitas sarana prasarana lapangan. Serta hadirnya dukungan penuh pemerintah daerah yang sangat responsif.

Turnamen berskala internasional di Roma nanti akan mempertemukan tim-tim tangguh dari berbagai belahan benua dengan format pertandingan 7 lawan 7.

“Kami menargetkan bisa masuk semi final. Anak-anak sudah siap secara fisik dan mental. TC di Tasikmalaya selama beberapa minggu ke depan akan kita maksimalkan untuk pemantapan strategi dan kekompakan tim inti,” ujarnya optimistis.

Motivasi Bagi Para Pecinta Sepak Bola Tanah Air

Ginanjar berharap kehadiran Timnas Football 7 Federation di Kota Tasikmalaya mampu menyuntikkan motivasi baru bagi para pencinta sepak bola di tanah air. Menurutnya, olahraga ini bisa menjadi alternatif menjanjikan selain sepak bola konvensional 11 orang karena memiliki tempo permainan yang cepat dan sangat cocok untuk pembinaan usia muda.

Staf Kepresidenan Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabila Karbala, yang turut hadir membakar semangat para pemain, menegaskan bahwa pengiriman tim ke Roma merupakan ikhtiar nyata pemerintah untuk memajukan sepak bola dari akar rumput.

“Pemerintah Indonesia mendukung penuh perjuangan adik-adik timnas Indonesia football 7 Federation. Terlebih berharap dalam pertandingan nanti, mampu memberikan yang terbaik bagi negara,” harap Tiar Karbala.

Sementara itu, Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan mengaku bangga atas penunjukan Tasikmalaya sebagai arena TC Timnas. Ia melihat ada dua dampak positif yang akan lahir dari kegiatan ini. Pertama, dampak ekonomi berupa peningkatan okupansi hotel, wisata kuliner, sektor transportasi, dan geliat UMKM sekitar. Kedua, dampak pada pembinaan atlet lokal.

“Semoga hadirnya Timnas football 7 di sini, bisa menjadi motivasi dan semangat anak-anak Kota Tasikmalaya untuk lebih semangat main bola. Siapa tahu nanti ada pemain dari Tasikmalaya yang masuk timnas Football 7,” tutur Viman.

Selama masa TC, tim pelatih akan mengawasi ketat latihan para pemain di sejumlah lapangan di Kota Tasikmalaya. Pemkot Tasikmalaya bersama KONI dan Disporabudpar berkomitmen mengawal penuh seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan aman dan lancar.

(Seda)

Sekda Ciamis Resmi Buka Muscab DPC LVRI Tahun 2026

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Sekda Ciamis Resmi Buka Muscab DPC LVRI Tahun 2026

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar Tahun 2026. Agenda besar ini berlangsung di Aula LVRI Ciamis, Sabtu (11/07/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Andang menegaskan bahwa para veteran merupakan saksi hidup sejarah perjuangan bangsa. Mereka telah mengorbankan jiwa, raga, serta pengabdian tinggi demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, seluruh masyarakat terutama generasi muda wajib mengenang dan menjabarkan jasa para pejuang tersebut sebagai teladan hidup.

Baca Juga: Damkar Ciamis Evakuasi Ular King Kobra 1,5 Meter dari Saluran Air Rumah Warga

“Veteran bukan hanya pelaku sejarah, tetapi juga sumber inspirasi bagi bangsa. Semangat juang yang mereka miliki harus terus diwariskan agar nilai-nilai perjuangan tidak luntur oleh perkembangan zaman,” ujarnya.

Andang menilai, masyarakat perlu terus menggaungkan semangat patriotisme, nasionalisme, serta nilai-nilai luhur Pancasila di tengah kepungan tantangan global dan perubahan sosial yang kian cepat. Ia mengingatkan bahwa fenomena menurunnya rasa kebangsaan kini tengah menjangkiti sebagian kalangan masyarakat. Kondisi ini membuat penanaman kembali semangat juang 1945 kepada generasi penerus menjadi tanggung jawab bersama.

Ia menggantungkan harapan agar para veteran tetap aktif mengisi kemerdekaan. Langkah ini bisa berupa pembinaan karakter, berbagi pengalaman berharga, hingga menanamkan nilai disiplin, kerja keras, sikap pantang menyerah, serta mendahulukan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.

“Keteladanan para veteran menjadi spirit bagi kami dalam menjalankan pengabdian. Nilai disiplin, semangat pantang menyerah, dan mendahulukan kepentingan bangsa harus terus hidup dalam setiap generasi,” katanya.

Sinergi dalam Membangun SDM Unggul

Lebih lanjut, Sekda menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Ciamis terus berkomitmen mewujudkan kesejahteraan masyarakat lewat pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Namun, pemerintah semata tidak akan mampu mewujudkan keberhasilan pembangunan tanpa adanya sinergi dari seluruh komponen bangsa, termasuk para veteran.

Ia pun berharap Muscab LVRI tahun 2026 ini mampu melahirkan berbagai keputusan terbaik serta memilih susunan kepengurusan yang amanah. Dengan begitu, organisasi ini bisa memperkuat perannya dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LVRI Provinsi Jawa Barat, Mayjen TNI (Purn) Nandang Herawan, menegaskan bahwa perjuangan para veteran belum menemui kata akhir meski masa perang fisik telah usai. Menurutnya, bentuk perjuangan masa kini adalah dengan konsisten mewariskan semangat Juang ’45 kepada generasi penerus bangsa agar nilai-nilai nasionalisme tetap terjaga dan menjadi fondasi kokoh dalam membangun Indonesia yang lebih maju.

Melalui Musyawarah Cabang tersebut, ia berharap LVRI semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai penjaga nilai-nilai perjuangan bangsa. Organisasi ini juga harus memosisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter kebangsaan di tengah masyarakat.

(Prokopim Ciamis)

Damkar Ciamis Evakuasi Ular King Kobra 1,5 Meter dari Saluran Air Rumah Warga

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Ular King Kobra yang berhasil ditangkap personel Damkar UPTD Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Personel piket Damkar UPTD Ciamis berhasil menangkap dan mengamankan seekor ular King Kobra (Ophiophagus hannah) berukuran cukup besar dengan panjang sekitar 1,5 meter secara selamat.

Petugas mengevakuasi ular berbisa mematikan tersebut dari dalam saluran air di area rumah milik Oki Leginal Ahadi (65). Rumah tersebut beralamat di Dusun Tonggoh, Desa dan Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Baca Juga: Diduga Sopir Mengantuk, Isuzu Panther Tabrak Tiang Listrik di Cijeungjing Ciamis

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara Alqausar, melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari pemilik rumah pada Sabtu siang (11/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Pemilik rumah melaporkan adanya penampakan seekor ular King Kobra berukuran jumbo.

“Mendapat laporan itu secepatnya personel piket Damkar UPTD Ciamis langsung menindaklanjuti dengan secepatnya menuju lokasi ular itu berada,” kata Trisyanto.

Trisyanto menuturkan bahwa personel Damkar UPTD Ciamis sengaja melayangkan respons kilat. Langkah cepat ini sangat penting karena keberadaan ular King Kobra di lingkungan padat penduduk sangat mengancam keselamatan warga sekitar.

“Bisa ular King Kobra itu sangat mematikan sehingga kalau lambat dalam penanganannya bisa sangat membahayakan jiwa orang,” ucapnya menegaskan.

Trisyanto menceritakan, pemilik rumah pertama kali memergoki ular King Kobra tersebut saat hendak melangkah keluar. Begitu membuka pintu rumah, sang pemilik langsung mendapati ular dalam posisi tegak dan siap melancarkan serangan.

“Alhamdulillah ular itu secepatnya tertangkap sehingga tidak menimbulkan kejadian yang tidak diharapkan akibat serangan ular King Kobra itu,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

De’ Geplak Mall di Margo City Jadi Bukti Komitmen Pemkot Depok Hadirkan Pelayanan Praktis

0
DEPOK, FOKUSJabar.id
Wali Kota Depok, Supian Suri saat meninjau langsung layanan Depok Gerakan Pelayanan Administrasi Kependudukan (De’ Geplak) Mall di Margo City, Sabtu (11/07/26). Sumber Gambar: depok.go.id

DEPOK,FOKUSJabar: Wali Kota Depok, Supian Suri, meninjau langsung stan layanan Depok Gerakan Pelayanan Administrasi Kependudukan (De’ Geplak) Mall di Margo City, Sabtu, (11/7/2026). Kunjungan kerja ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat bisa menjangkau layanan administrasi kependudukan dengan jauh lebih mudah.

Pemerintah Kota Depok menilai kehadiran pos layanan di salah satu pusat perbelanjaan terbesar ini sebagai jurus konkret untuk mendekatkan pelayanan publik kepada warga. Selain membuka akses yang lebih luas, program tersebut mengemban misi untuk menjawab ekspektasi masyarakat yang mendambakan proses pengurusan dokumen secara praktis, cepat, dan efisien.

Baca Juga: Hajat Bumi Situ Rawabinong di Bekasi Terus Dilestarikan Sejak 1917, Perkuat Budaya dan Gotong Royong

Supian Suri menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan berhenti menghadirkan pelayanan yang kilat, simpel, dan dekat dengan permukiman warga. Jajarannya terus menelurkan berbagai inovasi agar pelayanan publik mampu menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat secara efektif.

“Pertama, saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman di Dukcapil. Khususnya Ibu Kadis Mary yang telah menginisiasi layanan De’ Geplak ini,” ujarnya.

Supian melayangkan apresiasi tinggi kepada jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok yang konsisten memperbarui sistem pelayanan administrasi kependudukan (adminduk). Menurutnya, terobosan ini memegang peran krusial dalam mendongkrak kualitas pelayanan publik di Kota Depok.

“Kita terus berupaya berinovasi agar masyarakat dapat terlayani dengan lebih baik, khususnya dalam hal administrasi kependudukan,” katanya.

Layanan Jemput Bola Masih Mendapat Antusias dan Respon Positif Warga

Supian memaparkan bahwa Pemkot Depok sebenarnya sudah meluncurkan berbagai aplikasi berbasis digital untuk mempermudah warga mengurus dokumen dari rumah. Kendati demikian, strategi jemput bola secara tatap muka ternyata masih memegang peran penting dan panen testimoni positif dari warga.

“Layanan digital sudah kita hadirkan. Namun ternyata layanan jemput bola seperti ini masih mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat,” ungkap Supian.

Ia menilai program De’ Geplak Mall ini sukses menjadi jalur alternatif yang memanjakan warga. Terutama bagi mereka yang membutuhkan interaksi langsung atau ingin mengurus dokumen di lokasi strategis yang gampang mereka tuju.

Supian menggantungkan harapan besar agar program ini terus berkembang luas. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa merasakan pelayanan publik secara merata tanpa terkecuali.

“Mudah-mudahan program ini menjadi bagian dari ikhtiar maksimal kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menggarisbawahi bahwa instansi pemerintah memikul tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh warga memenuhi kewajiban hukum terkait dokumen kependudukan mereka.

“Bagi kita sebagai pemerintah, ini merupakan tanggung jawab untuk memastikan bahwa administrasi kependudukan dapat dipatuhi dan dijalankan dengan baik oleh seluruh masyarakat,” tutupnya.

(Jingga Sonjaya)

Hajat Bumi Situ Rawabinong di Bekasi Terus Dilestarikan Sejak 1917, Perkuat Budaya dan Gotong Royong

0
BEKASI, FOKUSJabar.id
Kegiatan Hajat Bumi Situ Rawa Binong di Desa Hegarmukti Cikarang Pusat, Sabtu 11/07/2026.

BEKASI,FOKUSJabar.id: Masyarakat Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, kembali menggelar tradisi kuno Hajat Bumi Situ Rawabinong, Sabtu, (11/7/2026). Kegiatan yang telah berjalan lebih dari satu abad tersebut menjadi momentum emas bagi warga untuk merawat warisan leluhur sekaligus memperkokoh semangat kebersamaan.

Ratusan warga langsung memadati kawasan Situ Rawabinong untuk mengikuti seluruh rangkaian acara adat yang bergulir setiap bulan Muharam ini. Selain menjadi kalender tradisi tahunan, warga memandang Hajat Bumi sebagai sarana ampuh untuk mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap sejarah serta alam sekitar.

Baca Juga: Bandung Jadikan Palestina Sorotan Utama Asia Africa Festival 2026

Keberlanjutan tradisi ini memantik perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Bekasi. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Desa Hegarmukti yang hingga detik ini konsisten merawat tradisi yang sarat nilai sejarah, sosial, dan spiritual tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bekasi, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia serta masyarakat Desa Hegarmukti yang terus menjaga dan melestarikan tradisi Hajat Bumi sebagai bagian dari warisan budaya yang sarat makna,” ujarnya.

Endin menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh memaknai Hajat Bumi sebatas agenda budaya tahunan belaka. Tradisi ini sejatinya mengemban misi sebagai bentuk ungkapan syukur yang mendalam kepada Allah SWT atas limpahan nikmat kehidupan, hasil bumi yang melimpah, serta kelestarian alam.

Alarm Pengingat Antara Keseimbangan Pembangunan dan Pelestarian Lingungan

Ia menilai ritual adat ini sekaligus menjadi alarm pengingat yang penting bagi masyarakat. Tentunya aga terus menjaga keseimbangan antara derap pembangunan dan pelestarian lingkungan. Pembangunan fisik dan perlindungan alam harus berjalan beriringan agar anak cucu bisa menikmati manfaatnya secara berkelanjutan.

Endin juga menyoroti peran strategis Situ Rawabinong sebagai salah satu aset berharga milik Kabupaten Bekasi. Kawasan dan danau alami ini berfungsi vital sebagai daerah resapan air dan ruang terbuka hijau. Sekaligus menjadi destinasi wisata alam yang menyimpan potensi ekonomi tinggi bagi warga lokal.

“Karena itu, menjaga kebersihan, kelestarian, dan keberlanjutan kawasan Situ Rawabinong merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya berpesan.

Ia berharap identitas gotong royong yang melekat pada masyarakat Kabupaten Bekasi tidak pernah luntur. Aksi nyata seperti menjaga kebersihan lingkungan dan menghalau pencemaran air danau. Kemudian melestarikan kebudayaan lokal memegang peran penting agar generasi muda tetap mengenal identitas daerahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Hegarmukti, Ajo Subarjo, menjelaskan pihak desa secara rutin menggelar Hajat Bumi Situ Rawabinong setiap bulan Muharam sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta media mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Ia membeberkan, tradisi yang sudah berurat akar sejak tahun 1917 ini juga menjadi momen sakral untuk mengenang jasa dan perjuangan para pendiri desa terdahulu.

“Kami terus menjaga tradisi Hajat Bumi Situ Rawabinong sejak tahun 1917. Tujuannya selain mengingatkan sejarah perjuangan para pendiri desa, juga untuk menumbuhkan semangat gotong royong. Terlebih mempererat kebersamaan seluruh warga Desa Hegarmukti khususnya, serta masyarakat Cikarang Pusat dan Kabupaten Bekasi pada umumnya,” kata Ajo Subarjo.

Acara meriah di kawasan Situ Rawabinong ini juga menghadirkan sejumlah tokoh penting, antara lain Plt. Camat Cikarang Pusat Ganda Sasmita, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Dapil I H. Agung Suganda, unsur TNI dan Polri, serta para pemuka adat setempat.

(Jingga Sonjaya)

Absen di Asia Afrika Festival, Sekda Ungkap Kondisi Wali Kota Bandung

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Iskandar Zulkarnain (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan kondisi kesehatan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, terus menunjukkan tren perkembangan yang positif setelah sempat menerima perawatan medis.

Kendati kesehatannya sudah berangsur membaik, Farhan masih harus menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan dari tim dokter. Alasan inilah yang membuat orang nomor satu di Kota Kembang tersebut belum bisa kembali beraktivitas memimpin kedinasan.

Baca Juga: Kondisi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Membaik, Tim Dokter Masih Lakukan Observasi

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, mengonfirmasi bahwa Muhammad Farhan terpaksa absen dan tidak bisa menghadiri seluruh rangkaian Asia Afrika Festival (AAF) 2026. Hal tersebut karena sang Wali Kota masih berada di bawah penanganan intensif tim medis.

“Alhamdulillah kondisinya sudah membaik. Namun beliau masih harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Iskandar saat memberikan keterangan di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Sabtu (11/7/2026).

Iskandar memilih tidak membeberkan lebih dalam mengenai detail penyakit sang Wali Kota. Ia mengajak masyarakat untuk sabar menunggu informasi resmi dari pihak yang memiliki wewenang.

Meski begitu, Iskandar menduga padatnya agenda kerja Muhammad Farhan dalam beberapa hari terakhir menjadi faktor utama yang menguras kondisi fisiknya hingga drop.

Jadwal yang Super Ketat

Sebab selama ini, sang Wali Kota terkenal kerap memulai aktivitas kerjanya sejak subuh bahkan dini hari. Ia biasa turun langsung ke jalanan untuk memantau berbagai kegiatan di lapangan, mulai dari aksi penertiban hingga kebersihan sudut kota.

Di tengah jadwal yang super padat tersebut, Farhan juga sempat menempuh perjalanan ke Jakarta untuk melayat atas wafatnya Anggota DPR RI, Rachmat Gobel. Setelah itu, ia langsung bertolak kembali ke Bandung guna melanjutkan agenda pemerintahan yang sudah menanti.

“Beliau memiliki jadwal yang sangat padat. Dari subuh bahkan kadang sejak dini hari sudah turun memantau berbagai kegiatan. Kemudian sempat ke Jakarta dan kembali lagi ke Bandung untuk melanjutkan agenda. Kemungkinan kondisi fisik menjadi kurang fit,” tutur Iskandar.

Oleh karena itu, Iskandar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut mendoakan kesembuhan Muhammad Farhan agar sang pemimpin bisa segera pulih dan mengemban tugasnya kembali.

“Mohon doa dari seluruh masyarakat Kota Bandung agar beliau segera diberikan kesembuhan dan kesehatan sehingga dapat kembali menjalankan tugasnya,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Kondisi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Membaik, Tim Dokter Masih Lakukan Observasi

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kondisi kesehatan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berangsur membaik setelah menerima penanganan medis secara intensif. Saat ini, tim dokter masih terus melakukan observasi dan pemeriksaan lanjutan guna memastikan diagnosis serta menentukan langkah penanganan berikutnya.

Juru Bicara Wali Kota Bandung, Anita Avianty, mengapresiasi perhatian besar yang mengalir dari berbagai pihak untuk kesembuhan orang nomor satu di Kota Bandung tersebut.

Baca Juga: Bandung Jadikan Palestina Sorotan Utama Asia Africa Festival 2026

“Atas nama keluarga, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian, doa, dan dukungan dari wargi Bandung, sahabat, serta rekan-rekan media terhadap kondisi Bapak Muhammad Farhan,” kata Anita Avianty, Sabtu (11/7/2026).

Anita membeberkan bahwa laporan terbaru dari tim dokter menunjukkan perkembangan yang positif. Kondisi Muhammad Farhan saat ini sudah stabil dan berada di bawah penanganan tenaga medis yang kompeten.

“Alhamdulillah, berdasarkan informasi dari tim dokter, kondisi Bapak Muhammad Farhan saat ini sudah stabil dan dalam penanganan yang baik. Namun demikian, tim dokter masih terus melakukan observasi dan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti dari kondisi yang dialami beliau,” tuturnya.

Anita menambahkan bahwa pihak keluarga menaruh harapan besar agar semua pihak memberikan ruang dan waktu luang bagi tim medis. Hal ini penting agar para dokter bisa bekerja secara optimal selama proses observasi berlangsung.

Selain itu, keluarga juga mengetuk hati masyarakat untuk ikut menyelipkan doa demi kesembuhan sang Wali Kota. Mereka berharap Muhammad Farhan bisa segera pulih total dan kembali mengemban amanah memimpin Kota Bandung.

“Keluarga juga memohon doa terbaik dari seluruh masyarakat agar Bapak Muhammad Farhan segera diberikan kesembuhan, dipulihkan kesehatannya, dan dapat kembali menjalankan tugas serta beraktivitas seperti sediakala,” ungkapnya.

Pihak keluarga berjanji akan terus membagikan perkembangan kondisi Muhammad Farhan secara berkala berdasarkan rilis resmi dari tim dokter. Sementara itu, tim medis masih mengawal ketat proses pemeriksaan guna memastikan langkah penanganan terbaik selanjutnya.

(Yusuf Mugni)