spot_imgspot_img
Senin 5 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 158

Jembatan Perintis Garuda Ciamis Resmi Beroperasi, Hubungkan Sidaharja dan Kutawaringin

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Sekda Kabupaten Ciamis Andang Firman T bersama Dandim 0613/Ciamis Letkol. Inf Antonius Ari Widiono saat meresmikan jembatan Garuda

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Kodim 0613/Ciamis secara resmi mengoperasikan Jembatan Perintis Garuda, Jumat (28/8/2026). Pembangunan jembatan gantung ini menghubungkan Desa Sidaharja di Kecamatan Pamarican dengan Desa Kutawaringin di Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Aksi gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat setempat berhasil merampungkan seluruh proses fisik pembangunan jembatan hanya dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan.

Wujud Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menyampaikan bahwa kehadiran jembatan gantung ini merealisasikan cita-cita lama masyarakat di dua kecamatan tersebut.

“Peresmian jembatan menjadi momentum penting bagi peningkatan akses dan konektivitas warga,” katanya, Jumat (28/8/2026).

Andang mengapresiasi kontribusi nyata jajaran TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0613/Ciamis, yang terus sigap membantu pemenuhan sarana infrastruktur bagi publik.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0613/Ciamis, yang telah memberikan program bantuan pembangunan jembatan bagi masyarakat ini,” ucapnya.

Menurutnya, langkah ini menjadi bukti konkret sinergi antara aparat keamanan dan warga dalam menyelesaikan tantangan pembangunan wilayah.

“Ini adalah bukti nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran TNI tidak hanya menjaga keamanan negara tetapi juga hadir membantu kesulitan dengan memenuhi sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat,” jelas Andang.

Memangkas Jarak dan Mendorong Perekonomian Lokal

Sebelum kehadiran Jembatan Perintis Garuda, warga Desa Sidaharja harus menempuh rute memutar yang jauh atau nekat menyeberangi sungai demi menjalankan rutinitas harian. Aktivitas harian tersebut mencakup perjalanan ke sawah, sekolah, pasar, hingga pusat layanan publik.

Kini, keberadaan jembatan gantung memangkas waktu tempuh, menekan biaya mobilitas, serta menjamin keselamatan warga saat melintas.

“Dengan dibangunnya jembatan ini selain memperpendek jarak, waktu dan biaya akses mobilitas warga semakin mudah, lancar serta aman,” terangnya.

Dandim 0613/Ciamis Letkol Inf Antonius Ari Widiono menambahkan, keberhasilan proyek infrastruktur ini bertumpu pada semangat kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kami berharap Jembatan Perintis Garuda dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Termasuk menghidupkan kembali roda perekonomian dan memudahkan akses anak-anak menuju sekolah,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Investasi Tak Lagi Harus Rumit, bank bjb Hadirkan Pilihan SR025 Mulai Rp1 Juta

0
Investasi Tak Lagi Harus Rumit, bank bjb Hadirkan Pilihan SR025 Mulai Rp1 Juta
Investasi Tak Lagi Harus Rumit, bank bjb Hadirkan Pilihan SR025 Mulai Rp1 Juta

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pilihan instrumen investasi saat ini semakin beragam. Kondisi tersebut memberikan keleluasaan bagi setiap individu untuk memilih instrumen yang sesuai dengan tujuan finansial, jangka waktu investasi, profil risiko, serta kemampuan dana yang dimiliki. 

Salah satu instrumen investasi yang dapat menjadi pilihan adalah Surat Berharga Negara (SBN) Ritel. Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi berdasarkan prinsip syariah, pemerintah kembali menawarkan SBSN melalui Sukuk Ritel (SR) seri SR025. Masa penawaran SR025 berlangsung mulai 21 Agustus 2026 sampai dengan 16 September 2026. Kehadiran instrumen ini dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin mengalokasikan sebagian dana pada instrumen investasi.

Untuk semakin memberikan nilai tambah kepada nasabah, bank bjb juga menghadirkan program cashback hingga Rp10,5 juta bagi nasabah yang melakukan pemesanan SR025 melalui bank bjb selama periode program cashback yang berlangsung pada 21 Agustus sampai dengan 4 September 2026, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Promo tersebut menjadi bagian dari upaya bank bjb untuk memberikan apresiasi kepada nasabah sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat mengenal dan memanfaatkan instrumen investasi yang tersedia.

SR025 menyediakan dua pilihan tenor, yaitu SR025-T3 dengan jangka waktu tiga tahun dan tingkat imbal hasil sebesar 6,80% per tahun, serta SR025-T5 dengan jangka waktu lima tahun dan tingkat imbal hasil sebesar 6,90% per tahun. Pilihan tersebut memberikan fleksibilitas bagi investor untuk menyesuaikan investasi dengan kebutuhan dan rencana keuangan masing-masing.

Karakteristik fixed rate pada SR025 memberikan kepastian atas besaran imbal hasil yang diterima investor sesuai ketentuan penerbitan hingga jatuh tempo. Sehingga investor dapat memperoleh gambaran yang lebih terukur mengenai potensi penerimaan imbal hasil selama periode investasi.

Selain pilihan tenor, SR025 juga dapat diakses dengan nominal investasi yang terjangkau. Pemesanan dapat dilakukan mulai dari Rp1 juta dan berlaku kelipatannya. Dengan batas awal tersebut, masyarakat dapat mulai mengenal investasi SBN Ritel tanpa harus mengalokasikan dana dalam jumlah besar sekaligus.

Pemerintah menetapkan maksimum pemesanan SR025-T3 per nasabah sebesar Rp5 miliar. Sementara itu, maksimum pemesanan SR025-T5 per nasabah sebesar Rp10 miliar. Ketentuan tersebut memberikan fleksibilitas bagi investor dengan kebutuhan dan kapasitas investasi yang berbeda. Dengan pilihan nominal dan tenor tersebut, masyarakat dapat menyusun strategi investasi berdasarkan kondisi keuangan masing-masing. 

Adapun tanggal settlement SR025 adalah 23 September 2026, dengan pembayaran imbal hasil pertama dijadwalkan pada 10 Oktober 2026 (short coupon). SR025-T3 akan jatuh tempo pada 10 September 2029, sedangkan SR025-T5 akan jatuh tempo pada 10 September 2031.

Melalui penawaran SR025, bank bjb berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki pemahaman mengenai pentingnya diversifikasi dan perencanaan investasi. Untuk informasi dan melakukan pemesanan dapat dilakukan melalui portal resmi bank bjb di infobjb.id/sbn dengan detail informasi produk dapat diakses melalui infobjb.id/obligasiRitel.

Penawaran SR025 dari bank bjb, menjadi sarana yang tepat bagi nasabah yang ingin mengamankan tingkat imbal hasil jangka menengah hingga panjang di tengah kondisi perekonomian yang dinamis.

(Rilis bank BJB)

Wakil Bupati Pangandaran Kepincut Partai Demokrat?

0
Pangandaran@fokusjabar.id
Wakil bupati Pangandaran Ino Darsono saat di wawancarai wartawan.(fokusjabar.id/Sajidin)

‎PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Wakil Bupati Pangandaran Ino Darsono secara terang-terangan mengaku memiliki ketertarikan khusus terhadap Partai Demokrat. 

‎Pengakuan itu di sampaikan Ino saat menghadiri acara ‘Gerakan Langit Biru‘ Partai Demokrat di Pantai Batuhiu, Jumat (28/8/2026).

‎”Saya sebetulnya tertarik di Demokrat,” kata Ino di hadapan wartawan.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Unigal Revitalisasi Goa Ciperengut Pangandaran

‎Meski menyatakan ketertarikannya, Ino belum memastikan akan berlabuh ke Partai mercy itu.

‎Sebelumnya, Ia juga mengaku telah melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik lain. Bahkan belum lama ini, ia pernah sowan ke solo menemui Presiden ke-7 Jokowi.

‎”Saya sudah diskusi ke Partai mana pun. Satu, di Demokrat itu malah langsung saya dengan Ketua Bappilu, Pak Iftitah Sulaiman. Kalau ke PKB, ke mana-mana, ke PAN sudah. Ke PSI pun sudah ke Solo,” ujarnya.

‎”Sampai hari ini saya belum mutusin,” sambungnya.

Kenang Presiden ke-6 RI SBY

‎Ketertarikan Ino terhadap Demokrat ternyata tidak lepas dari kenangan masa kepemimpinan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

‎Ia menyebut pemekaran Kabupaten Pangandaran terjadi pada era SBY, saat dirinya menjabat Ketua Gabungan Anak Selatan.

‎”Masa kejayaan saya dulu waktu jadi ketua Gabungan Anak Selatan, Pangandaran itu di mekarkan di zaman Pak SBY,” ungkapnya.

‎Ino juga menyebut, kesuksesan kariernya sebagai pengusaha di mulai pada masa pemerintahan SBY.

‎”Saya jadi pengusaha, termasuk kalau di kampung itu pengusaha sukses, di zaman Pak SBY. Ya, jadi saya merinding sebetulnya,” katanya.

‎Ia menambahkan, saat itu dirinya belum terjun ke politik. Ia akhirnya bergabung dengan PAN karena mendapat ajakan dari kader partai tersebut. 

“Maka pada akhirnya yang ngajaknya orang PAN, maka saya ikut di PAN,” ucapnya.

Ino Darsino Puji AHY

‎Selain SBY, Ino juga memuji Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

‎”Saya tadi kan di pidato, saya senang dengan AHY,” kata Ino.

‎”Karena satu masih muda, tinggi besar, ganteng, ditambah dia itu seorang dokter luar negeri. Luar biasa,” lanjutnya.

‎Meski peluang bergabung terbuka, Ino menegaskan hingga saat ini dirinya belum menentukan sikap politik.

‎”Sampai hari ini saya belum mutusin,” tegasnya.

‎Dengan pengakuan tersebut, sinyal ketertarikan Ino terhadap Demokrat kini semakin menguat. Tinggal menunggu apakah ketertarikan itu berujung pada kepindahan partai atau hanya sebatas komunikasi politik.

(Sajidin)

Wanoja Gatra: NU Rumah Spiritual, Sosial dan Pemberdayaan

0
NU wanoja gatra fokusjabar.id
Wanoja Gatra

GARUT, FOKUSJabar.id: Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang di gelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas Kabupaten Jombang Jawa Timur (Jatim) di  buka secara resmi  Presiden Prabowo Subianto, Kamis (27/8/2026) kemarin.

Kegiatan tersebut akan berlangsung selama lima hari, Kamis-Senin (27–31/8/2026).

BACA JUGA:

Pemkab Garut Dorong Masyarakat Manfaatkan Program Rumah Subsidi

Bagi Wanoja Garut Utara (Gatra), NU merupakan salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas, keamanan, perdamaian dan masa depan bangsa Indonesia.

Demikian di sampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Wanoja Gatra, Lely Permata. Menurutnya, NU memiliki makna mendalam. NU lebih dari sekadar organisasi, tapi menjadi pusat kegiatan keagamaan, sosial dan pemberdayaan perempuan.

“Nahdlatul Ulama adalah wadah penguatan aqidah Ahlussunnah wal Jamaah melalui pengajian rutin, tahlil dan peringatan hari besar Islam,” ungkap Lely kepada FOKUSJabar, Jumat (28/8/2026).

Dia mengatakan, di bidang sosial, Muslimat dan Fatayat NU aktif dalam kegiatan gotong royong, Kesehatan dan pendidikan melalui PAUD serta koperasi.

Selain itu, Nahdlatul Ulama juga menjadi penjaga nilai budaya Sunda yang santun, toleran dan religius.

“NU adalah rumah kedua bagi wanoja. Tempat menimba ilmu, berdaya dan menguatkan silaturahmi demi kemaslahatan umat,” imbuhnya.

BACA JUGA:

Jembatan Garuda di Pameungpeuk Garut Resmi Beroperasi

Muktamar NU merupakan forum musyawarah tertinggi organisasi yang di adakan 5 tahun sekali. Secara umum ada 4 tujuan utama. Yakni, Tujuan organisasi, keagamaan, sosial dan kemandirian serta tujuan kebangsaan.

Muktamar mempertemukan utusan dari seluruh penjuru negeri. Di sinilah arah perjuangan lima tahun ke depan di rumuskan, ukhuwah diperkuat dan komitmen terhadap Islam yang rahmatan lil ‘alamin di teguhkan.

(Bambang Fouristian)

Penyerang Persib Mariano Peralta Waspada Kekuatan Manila Digger

0
Mariano Peralta Manila Digger fokusjabar.id
Mariano Peralta (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Penyerang anyar Persib Bandung, Mariano Peralta memastikan timnya berada dalam kondisi siap tempur menghadapi, Manila Digger pada pertandingan play-off AFC Championship League (ACL) Two di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (31/8/2026).

Dia mengungkapkan, tim pelatih telah menggembleng fisik dan taktik melalui porsi latihan intensitas tinggi selama beberapa hari untuk mendulang hasil maksimal.

BACA JUGA:

Igor Tolic Ungkap Kondisi Tim Persib Bandung

“Persiapannya sangat baik. Kami sudah menjalani beberapa hari latihan yang cukup intens. Kami tahu pertandingan kontra Manila Digger sangat penting,” kata Mariano Peralta.

Pemain asal Argentina ini memasang kewaspadaan tinggi terhadap kekuatan lawan. Menurutnya, Manila Digger bukanlah tim yang bisa di pandang sebelah mata.

Apalagi klub asal Filipina tersebut memikul ambisi besar untuk melangkah lebih jauh di kompetisi antarklub Asia.

“Kami tahu mereka adalah tim yang bagus. Pertandingan nanti akan sangat sulit. Selain itu, mereka juga memiliki kesempatan untuk lolos ke Champions (ACL Two),” pungkasnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic bicara mengenai kekuatan Manila Digger yang akan di hadapi pada play-off AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027.

BACA JUGA:

Uilliam Barros Absen versus Manila Digger FC

Menurut Igor Tolic, pihaknya belum mengetahui pasti kekuatan tim lawan. Meski demikian, ia bakal berusaha mendapatkan gambaran mengenai kekuatan Manila Digger dengan mempelajari rekaman pertandingan musim sebelumnya.

Dari pertandingan sebelumnya, tim pelatih Persib Bandung akan mencoba memetakan profil pemain sekaligus karakter permainan yang kemungkinan masih di pertahankan

“Tidak banyak data tentang tim lawan. Tetapi kami mencoba mengumpulkannya dari tahun lalu dan dari pertandingan sebelumnya melawan mereka,” katanya.

“Jadi setidaknya kami tahu profil pemain untuk musim ini, dan kemudian kami dapat menemukan cara untuk melangkah ke depan,” jelasnya.

(Bambang Fouristian)

Antisipasi Kekeringan Sawah, Pemkot Bandung Siapkan 30 Pompa Air

0
Bandung@fokusjabar.id
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar (FokusaJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai memperkuat langkah antisipasi kekeringan yang berpotensi melanda lahan pertanian selama musim kemarau. Puluhan pompa air disiapkan untuk membantu menjaga pasokan air ke lahan sawah yang mengalami kekurangan air.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, saat ini pemerintah memiliki sekitar 29 hingga 30 unit pompa air yang dapat digunakan oleh kelompok tani.

Pompa tersebut telah disediakan sejak 2018/2019 dan pemanfaatannya dilakukan secara bergilir berdasarkan kebutuhan masing-masing kelompok tani.

Baca Juga: Pemkot Bandung Kaji Air Sungai Cikapundung Jadi Sumber Air Baku

“Sejak 2018/2019 kami sediakan pompa. Saat ini ada sekitar 29–30 unit. Lahan sawah di Kota Bandung totalnya kurang lebih 700 hektare, dan tidak semuanya kekurangan air. Pompa dipinjamkan secara bergilir kepada kelompok tani yang membutuhkan, dengan jadwal penggunaan yang sudah disepakati bersama,”kata Gin Gin, Jumat (28/8/2026).

Gin Gin menyebut, luas lahan sawah di Kota Bandung saat ini mencapai sekitar 669,7 hektare atau sekitar empat persen dari total wilayah kota.

Belum Menemukan Kekeringan Berat

Meski terdapat sejumlah titik yang berpotensi mengalami kekurangan air, kondisi pertanian secara umum masih terkendali. DKPP belum menemukan kekeringan berat yang menyebabkan tanaman pertanian mengalami puso.

Untuk mencegah kondisi tersebut, pemerintah tidak hanya mengandalkan pompa air. Pemeliharaan saluran irigasi dan lahan pertanian juga terus dilakukan agar distribusi air tetap berjalan selama musim kemarau.

“Memang ada potensi kekeringan di beberapa titik, dan kita segera mengantisipasinya dengan bantuan pompa air serta memperketat pemeliharaan saluran air dan lahan pertanian,” katanya.

Selain itu, Pemkot Bandung juga berupaya mempertahankan keberadaan lahan pertanian di tengah semakin terbatasnya lahan di kawasan perkotaan.

Gin Gin menjelaskan,berdasarkan ketentuan Lahan Sawah Dilindungi (LSD), Kota Bandung berkewajiban mempertahankan sekitar 370 hektare lahan sawah. Namun, pemerintah daerah menargetkan luas lahan sawah yang dapat dipertahankan tetap berada di kisaran 700 hektare atau bahkan lebih.

23 Hektare Lahan Sawah

Upaya perlindungan tersebut salah satunya dilakukan dengan membeli sekitar 23 hektare lahan sawah yang ditetapkan sebagai sawah abadi. Lahan tersebut tidak diperbolehkan dialihfungsikan ke penggunaan lain.

Baca Juga: Pemkot Bandung Bidik Investasi Lingkungan, Sampah Jadi Prioritas

“Setiap permohonan perubahan fungsi lahan kategori LSD akan ditolak atau ditahan dalam proses perizinan,” jelasnya.

Gin Gin menambakan, DKPP Kota Bandung juga terus memantau kondisi lahan pertanian, khususnya wilayah yang memiliki potensi kekurangan air. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan produksi pangan tetap terjaga sekaligus mempertahankan lahan pertanian di tengah perkembangan Kota Bandung.

“DKPP Kota Bandung terus memantau kondisi lahan pertanian, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air selama musim kemarau,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Pemkot Bandung Kaji Air Sungai Cikapundung Jadi Sumber Air Baku

0
Bandung@fokusjabar.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai mencari alternatif sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Salah satu potensi yang tengah dikaji adalah pemanfaatan air Sungai Cikapundung. (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai mencari alternatif sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Salah satu potensi yang tengah dikaji adalah pemanfaatan air Sungai Cikapundung.

Kajian tersebut menjadi bagian dari peluang investasi sektor lingkungan yang sedang dibahas Pemkot Bandung bersama Pemerintah Inggris dan International Finance Corporation (IFC).

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, selama ini penyediaan air bersih di Kota Bandung masih menghadapi keterbatasan. Salah satunya karena sumber air yang dapat dikelola sendiri masih mengandalkan air tanah.

Baca Juga: Pemkot Bandung Bidik Investasi Lingkungan, Sampah Jadi Prioritas

Menurutnya, potensi air sungai di Kota Bandung sebenarnya cukup besar, terutama saat musim hujan. Namun, sumber tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan baku air bersih.

“Saya sudah lihat pemanfaatan air baku sungai di Kota Bandung. Kebayang kita mengambil air minum dari Cikapundung? Masih serem ya, itu. Tapi harusnya bisa,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Jumat (28/8/2026).

Farhan menyebut, kualitas air menjadi tantangan utama yang harus diselesaikan sebelum air Sungai Cikapundung dapat dimanfaatkan. Karena itu, penelitian diperlukan untuk mencari teknologi dan skema pengelolaan yang memungkinkan air sungai diolah menjadi sumber air baku.

Air Sungai Cikapundung

Farhan menilai, keberadaan air di Sungai Cikapundung cukup menjanjikan. Terlebih ketika musim hujan, debit air meningkat dan bahkan berpotensi menimbulkan banjir.

“Aya (air Sungai Cikapundung), lamun keur musim hujan mah aya, buktina banjir,” ucapnya.

Farhan berharap, kajian tersebut nantinya dapat menghasilkan skema pengelolaan yang realistis, sehingga air sungai tidak hanya menjadi aliran yang terbuang, tetapi dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain sektor air bersih, kajian investasi lingkungan tersebut juga mencakup pengelolaan sampah dan peningkatan kualitas udara.

Baca Juga: Mesin Pengolah Sampah Hibah Jabar Belum Konsisten, Oktober jadi Penentu

Hasil penelitian nantinya akan diterjemahkan Bapperida Kota Bandung menjadi panduan kebijakan. Panduan tersebut akan diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung.

Farhan menambahkan, indikator keberhasilan juga akan disusun agar setiap program lingkungan dapat dievaluasi secara terukur.

“Jadi kita bisa ada patokan-patokan yang bisa kita jadikan sebagai alat ukur parameter. Yang berhasil indeksnya berapa, yang kurang berhasil indeksnya berapa,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)