spot_imgspot_img
Jumat 3 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 158

Kecewa Kinerja Inspektorat, Warga Rejasari Kota Banjar Lapor Polda Jabar

0
polda jabar fokusjabar.id
Andri Setiawan menunjukan bukti pelaporan ke Polda Jabar soal dugaan KKN di Desa Rejasari

BANJAR, FOKUSJabar.id: Kecewa terhadap Inspektorat Kota Banjar,  Andri Setiawan warga Desa Rejasari Kecamatan Langensari Kota Banjar menempuh jaluh hukum dengan membuat laporan ke Polda Jabar.

Dia melaporkan dugaan praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) pengadaan barang dan jasa di Desa Rejasari.

BACA JUGA:

Oknum ASN Kembalikan Dana BPJS, Wali Kota Banjar Tetap Jatuhkan Sanksi

Selain kecewa terhadap minimnya transparansi hasil dari pemeriksaan Inspektorat Kota Banjar, langkah tersebut di tempuh sebagai upaya mendorong transparansi dan akuntabilitas publik dalam pengelolaan anggaran desa.

“Saya kecewa atas kinerja Inspektorat. Karenanya mengambil langkah lain dan membuat laporan ke Polda Jabar,” kata Andri melalui aplikasi WhatsApp (WA), Rabu (11/2/2026).

BACA JUGA:

Dia berharap, laporan tersebut di tangani secara objektif dan profesional.

“Saya melaporkan ini bukan untuk kepentingan pribadi. Namun demi kejelasan hukum dan keterbukaan kepada publik. Dengan begitu, praktik-praktik yang berpotensi mencederai transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran publik tidak terus terulang di Kota Banjar,” ungkapnya.

Menurut Dia, Polda Jabar memiliki kewenangan untuk meminta hasil audit yang telah dilakukan inspektorat.

“Kalau APH itu punya kewenangan. Nantinya penyidik Polda bisa meminta hasil dari audit. Berapa dan perihal apa yang menjadi temuan Inspektorat,” kata Dia.

Andri juga meminta Alat Penegak Hukum (APH) memanggil semua yang terlibat dalam proses pengadaan barang dan jasa di Desa Rejasari.

“Semua yang terlibat harus dimintai keterangan supaya terang benderang,” pungkasnya.

(Agus)

Pelatih Ratchaburi FC Bilang Begini Soal Skuad Persib Bandung

0
pelatih Ratchaburi FC, Worrawoot Srimaka fokusjabar.id
pelatih Ratchaburi FC, Worrawoot Srimaka (foto: web)

THAILAND, FOKUSJabar.id: Babak 16 besar AFC Champions League 2025/2026 menjadi fokus perhatian pelatih Ratchaburi FC, Worrawoot Srimaka dan pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak.

Menurut Pelatih Ratchaburi FC, Persib Bandung memiliki motivasi berlipat untuk pertandingan nanti malam.

BACA JUGA:

Ratchaburi FC vs Persib Bandung, Ini Prediksi Bojan Hodak

“Saya rasa kunjungan Persib ke sini di dorong oleh aspirasi mereka sendiri. Sama seperti aspirasi kami,” kata Srimaka.

Dia juga menilai, Bojan Hodak telah memperkuat skuad secara signifikan.

“Mereka telah memperkuat skuad secara signifikan,” ungkap pelatih Ratchaburi FC.

Karenanya, pertandingan nanti akan sulit meski timnya bermain di depan publik sendiri. Meski begitu, dia tetap ingin meraih kemenangan.

“Kami mengincar tiga poin untuk mengamankan tempat di babak selanjutnya,” tegas Worrawoot Srimaka.

Oleh karena itu, Dia menginstruksikan anak asuhnya agar tidak memberikan ruang untuk kesalahan.

“Saya rasa kita tidak boleh melakukan kesalahan kali ini,” imbuhnya.

Pihaknya juga menyambut hangat para supporter Indonesia. Khususnya Bobotoh yang bakal hadir ke stadion.

BACA JUGA:

Sergio Castel Ingin Lampaui 2 Kompatriot Spanyol di Persib Bandung

Senada disampaikan pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. Dia menyebut, pertandingan tandang babak 16 Besar AFC Champions League Two bakal berlangsung ketat.

Bojan Hodak optimistis timnya bisa meraih hasil maksimal. Lantaran pada uji coba di pramusim 2025/2026 Persib sempat menahan imbang Ratchaburi FC.

Selain itu, hasil akhir persaingan kedua tim kemungkinan besar baru akan di tentukan pada leg kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), 18 Februari 2026 mendatang.

“Saya percaya nanti malam akan menjadi pertandingan yang sulit. Terkadang cuaca berpengaruh. Terkadang inspirasi pada hari itu juga menentukan,” ujarnya.

(Bambang Fouristian)

Kiper Persib Teja Paku Alam Siap Hadapi Ratchaburi FC

0
Teja Paku Alam fokusjabar.id
Teja Paku Alam (foto: web)

THAILAND, FOKUSJabar.id: Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam menegaskan kesiapannya menghadapi Ratchaburi FC pada pertandingan babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.

Menurut Teja Paku Alam, saat ini sudah dalam kondisi siap bertanding dan seluruh pemain bertekad membawa pulang kemenangan ke Bandung.

BACA JUGA:

Setelah Menikah, Febri Hariyadi Dipinjamkan ke Persis Solo

Kiper andalan Persib Bandung ini mengakui, tidak mudah bagi skuat Maung Bandung untuk membawa pulang kemenangan dari kandang Ratchaburi FC.

Lantaran, tim asal Thailand ini akan bermain sebagai tuan rumah dan mendapat dukungan langsung dari suporter. Selain itu mereka juga merupakan tim berkualitas.

Meski demikian, Teja meyakini, langkah skuat Maung Bandung sejauh ini dengan lolos ke babak 16 Besar merupakan bekal penting untuk melanjutkan perjalanan di ACL Two.

“Pertandingan nanti malam tentunya tidak mudah untuk kami. Tapi, kami melaju sampai ke babak 16 Besar ini juga tidak mudah,” kata Teja Paku Alam.

Dia bersama rekan-rekannya siap untuk bekerja keras menampilkan permainan terbaiknya untuk membawa pulang kemenangan.

“Kami tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Semoga kami bisa membawa pulang hasil terbaik ke Indonesia,” tegasnya.

BACA JUGA:

Sergio Castel Ingin Lampaui 2 Kompatriot Spanyol di Persib Bandung

Persib sendiri sudah menyiapkan diri dengan matang sebelum bertolak ke Thailand. Yakni dengan menggelar latihan dan mengasah taktik.

Selain itu, Persib juga memiliki tiga tenaga baru. Yakni Layvin Kurzawa, Dion Markx dan Sergio Castel. Mereka, turut dibawa skuat Maung Bandung ke Thailand.

Sebagai informasi, pertandingan babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 akan digelar di Stadion Dragon Solar Park Ratchaburi, Thailand, Rabu (11/2/2026) malam nanti.

(Arif)

Ratchaburi FC vs Persib Bandung, Ini Prediksi Bojan Hodak

0
persib bandung fokusjabar.id
Bojan Hodak (foto: web)

THAILAND, FOKUSJabar.id: Persib Bandung akan berhadapan dengan tim asal Thailand Ratchaburi FC pada pertandingan babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 di Stadion Dragon Solar Park Ratchaburi, Thailand, Rabu (11/2/2026) malam.

Pertandingan babak 16 Besar AFC Champions League Two 2025/2026 ini akan berlangsung dua leg.

BACA JUGA:

Sudah Gantung Sarung Tangan, I Made Wirawan Masuk Daftar Pemain Persib Bandung

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak menegaskan, pertandingan tandang babak 16 Besar AFC Champions League Two bakal berlangsung ketat.

Meski begitu, Bojan Hodak optimistis timnya bisa meraih hasil maksimal. Lantaran pada uji coba di pramusim 2025/2026 Persib sempat menahan imbang Ratchaburi FC.

Selain itu, hasil akhir persaingan kedua tim kemungkinan besar baru akan di tentukan pada leg kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), 18 Februari 2026 mendatang.

“Saya percaya nanti malam akan menjadi pertandingan yang sulit. Terkadang cuaca berpengaruh. Terkadang inspirasi pada hari itu juga menentukan,” ujarnya.

Pelatih asal Kroasia ini mengingatkan pemain untuk bekerja keras menampilkan permainan terbaiknya, agar bisa membawa pulang kemenangan.

BACA JUGA:

Sergio Castel Ingin Lampaui 2 Kompatriot Spanyol di Persib Bandung

Karena, dengan meraih kemenangan akan membuat peluang Persib melangkah ke babak selanjutnya di AFC Champions League Two semakin terbuka.

“Saya rasa tidak ada yang akan diputuskan di pertandingan pertama ini. Semuanya akan ditentukan di Bandung pada pertandingan kedua nanti,” tegasnya.

(Arif)

Milad Ke-8, TK AR Rahmah Tasikmalaya Perkuat Pendidikan Karakter Anak

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Penampilan kreasi seni dari anak-anak TK AR Rahmah Tasikmalaya, saat merayakan Milangkala Ke-8 di Sekolah (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Menyambut Milad ke-8, TK AR Rahmah Tasikmalaya menggelar silaturahmi akbar yang dirangkai dengan kegiatan olahraga jalan santai. Kegiatan tersebut melibatkan para guru, orang tua, dan peserta didik sebagai wujud dukungan terhadap program Pemerintah Daerah, Tasik Gemas.

Perayaan milangkala ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum refleksi perjalanan TK AR Rahmah dalam mendidik dan mendampingi anak-anak agar tumbuh sebagai generasi penerus yang unggul, berkarakter, dan berprestasi.

Baca Juga: Kota Tasikmalaya Jadi Daerah Pertama Launching Program Kampung Sosial Jabar

Kepala TK AR Rahmah, Sri Haryati, menyampaikan peringatan delapan tahun sekolah menjadi penanda proses panjang membangun kualitas pendidikan anak usia dini.

“Delapan tahun bukan sekadar angka. Ini mencerminkan konsistensi dan komitmen kami dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak dengan kasih sayang, nilai religius, dan profesionalisme,” ujar Sri Haryati, Selasa (10/2/2026).

Ia menilai, salah satu capaian paling membanggakan selama delapan tahun perjalanan TK AR Rahmah adalah meningkatnya kepercayaan orang tua dan masyarakat terhadap lembaga pendidikan yang ia pimpin.

“Kami terus memperbaiki kualitas layanan pembelajaran agar mampu melahirkan anak-anak yang cerdas, berkarakter, mandiri dan percaya diri. Serta siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” katanya.

Dalam momentum Milad ke-8 ini, TK AR Rahmah juga memperkuat sejumlah program pengembangan. Khususnya dalam peningkatan pendidikan karakter melalui pendekatan pembelajaran berbasis nilai-nilai Pancasila dan keagamaan.

Konsisten Menanamkan Nilai Religius

Sri Haryati menjelaskan, sekolah secara konsisten menanamkan pembiasaan nilai religius yang beriringan dengan kolaborasi intens bersama orang tua. Sinergi tersebut terwujud melalui kegiatan parenting serta program yang menghubungkan lingkungan rumah dan sekolah.

Menurutnya, pola rancangan pembelajaran menyenangkan, kontekstual, dan ramah anak, sehingga mampu menyesuaikan dengan kebutuhan serta dinamika peserta didik.

“Kami terus meningkatkan kualitas pendidik, sarana prasarana, dan program pembelajaran. Tujuannya agar tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal sebagai orang Sunda,” tambahnya.

Ia menegaskan, peringatan milangkala menjadi momen penting untuk mempererat kebersamaan dan silaturahmi. Terlebih kolaborasi seluruh unsur pendidikan di lingkungan TK AR Rahmah.

“Semoga TK AR Rahmah terus menjadi tempat belajar yang menyenangkan dan semakin maju. Kemudian konsisten mencetak generasi yang berprestasi serta berakhlak mulia,” pungkasnya.

(Seda)

Oknum ASN Kembalikan Dana BPJS, Wali Kota Banjar Tetap Jatuhkan Sanksi

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Oknum ASN Kembalikan Dana BPJS, Wali Kota Banjar Tetap Jatuhkan Sanksi

BANJAR,FOKUSJabar.id: Wali Kota Banjar Sudarsono menegaskan Pemerintah Kota Banjar tetap menjatuhkan sanksi disiplin terhadap oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Tenaga Kerja berinisial E, meski yang bersangkutan telah mengembalikan dana santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan milik almarhum Rahmat Ramdani.

Rahmat Ramdani merupakan Anak Buah Kapal (ABK) asal Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, yang meninggal dunia saat bekerja di perairan Bali. Dana santunan tersebut semestinya menjadi hak ahli waris.

Baca Juga: Pedagang Banjar Waterpark Keluhkan Retribusi Jadi Perhatian DPRD

“Proses sudah berjalan, dana sudah kembali. Selanjutnya kami menunggu penetapan sanksi dan akan memprosesnya dari sisi disiplin ASN,” kata Sudarsono, Selasa (10/2/2026).

Inspektur Kota Banjar, Agus Muslih, menyampaikan Inspektorat bersama Disnaker telah memanggil sejumlah pihak terkait untuk memastikan hak ahli waris korban terpenuhi secara utuh. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar dana yang disalahgunakan telah dikembalikan sejak 2 Februari 2026.

Agus merinci, pengembalian dana telah E lakukan sebesar Rp45 juta dan R sebesar Rp11 juta. Sementara satu pihak lain berinisial I masih memiliki kewajiban pengembalian sekitar Rp75 juta.

“Dari tiga pihak yang bertanggung jawab, dua orang sudah mengembalikan dana, termasuk satu oknum ASN Kota Banjar,” ujar Agus.

Ia menegaskan, kasus ini tidak masuk dalam kategori kerugian negara karena dana tersebut merupakan hak pribadi warga. Fokus utama pemerintah daerah, menurutnya, adalah memastikan dapat memulihkan kerugian yang korban alami.

“Ini kerugian perorangan. Dua orang sudah menunjukkan itikad baik sehingga dari sisi pemulihan hak korban, persoalan ini pada dasarnya telah selesai,” jelasnya.

Meski demikian, Agus menegaskan proses penegakan disiplin terhadap ASN tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah Kota Banjar memastikan penanganan kasus ini tidak berhenti pada pengembalian dana, tetapi juga menyentuh aspek akuntabilitas aparatur.

(Budiana Martin)

Bidik Emas PON, R. Iman Firmansyah Maju Calon Ketua Umum Perbasi Jabar

0
Bandung, FOKUSJabar.id
caption: R. Iman Firmansyah memperlihatkan berkas persyaratan pencalonan sebagai Ketua Umum Perbasi Jabar masa bakti 2025-2029.

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Target mengembalikan kejayaan bola basket Jawa Barat di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi fokus utama R. Iman Firmansyah saat menyatakan maju sebagai calon Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Barat periode 2025–2029.

Ia menilai kegagalan meraih emas dalam dua edisi PON terakhir sebagai tantangan besar yang harus segera dijawab melalui pembenahan menyeluruh.

Iman resmi memastikan langkahnya setelah menyerahkan berkas persyaratan pencalonan kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) di Sekretariat Perbasi Jabar, Komplek Olahraga Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga: Perbasi Jabar Butuh Sosok Pemimpin ‘Gila Basket’

“Dalam dua PON terakhir, basket Jawa Barat belum mampu meraih emas. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi saya untuk maju dan melakukan perbaikan,” ujar Iman.

Menurutnya, persoalan utama terletak pada sistem pembinaan yang belum berjalan berjenjang dan berkelanjutan. Ia menyoroti minimnya kesinambungan kompetisi dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi yang berdampak pada terputusnya proses pembinaan atlet.

“Kompetisi seharusnya memiliki jenjang yang jelas. Klub atau pengcab yang juara di daerah mestinya melanjutkan ke level wilayah atau provinsi. Saat ini, mata rantai itu tidak berjalan dengan baik,” jelasnya.

Iman menegaskan, kompetisi berkualitas dan berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam melahirkan atlet potensial. Dengan sistem yang terstruktur, klub dan pengurus cabang dapat memiliki arah pembinaan yang jelas, terukur, dan berorientasi prestasi.

“Ujungnya tetap untuk Jawa Barat, baik di PON maupun kejuaraan nasional dan internasional. Karena itu, pembenahan kompetisi menjadi salah satu prioritas utama,” katanya.

Dukungan Perbasi Daerah

Langkah Iman maju dalam bursa calon ketua umum mendapat dukungan signifikan dari pengurus cabang Perbasi di daerah. Sebanyak 15 pengcab kabupaten/kota di Jawa Barat telah memberikan dukungan tertulis, sementara sejumlah lainnya menyatakan dukungan secara lisan.

“Dukungan dari pengcab inilah yang mendorong saya untuk maju. Ini bukan keputusan pribadi semata, tetapi hasil komunikasi dan aspirasi dari daerah,” ujar pemilik klub basket Galaxy Star Kota Bogor tersebut.

Jika terpilih memimpin Perbasi Jabar periode 2025–2029, Iman berkomitmen menerapkan prinsip menempatkan orang sesuai kompetensi. Ia menegaskan tidak membawa kepentingan pribadi, selain membawa prestasi bola basket Jawa Barat kembali ke level tertinggi.

“Right man in the right place akan saya terapkan. Mengurus organisasi olahraga adalah bentuk pengabdian. Pengurus harus benar-benar bekerja, bukan justru ingin diurus,” tegasnya.

Sebagai informasi, masa bakti kepengurusan Perbasi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Efriyanto telah berakhir pada Desember 2025 dan diperpanjang hingga Maret 2026 guna mempersiapkan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov). Musorprov Perbasi Jabar dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Februari 2026, dengan R. Iman Firmansyah menjadi salah satu kandidat kuat yang mencuat.


(Ageng)