spot_imgspot_img
Selasa 3 November 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Viman Turun Langsung Tinjau Rumah Warga, Pemkot Tasikmalaya Siapkan Perbaikan 902 RTLH

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terus mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kelayakan hunian warga. Langkah ini tercermin dari pelaksanaan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di sejumlah wilayah Kota Tasikmalaya.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan meninjau langsung penerima bantuan RTLH di Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Selasa (3/11/2026). Ia hadir bersama Ketua Pembina Posyandu Kota Tasikmalaya dr. Elvira Kamarrow Putri, Kepala Dinas PUTR Hendra Budiman, serta Camat Tawang Boedi Santosa.

Baca Juga: Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Infrastruktur Tasikmalaya

Viman memastikan bantuan anggaran dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga APBD Kota Tasikmalaya tepat sasaran. Bantuan tersebut harus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat paling membutuhkan.

Pemkot Tasikmalaya menetapkan target perbaikan 902 unit RTLH pada tahun ini. Rinciannya, 827 unit berasal dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pusat, 22 unit dari Pemprov Jabar, dan 53 unit dari APBD Kota Tasikmalaya.

Petugas merehab rumah milik Diki Suherman (55) di Kelurahan Cikalang RT 02/RW 06 Tawang. Bangunan yang sebelumnya memprihatinkan tersebut kini berubah menjadi lebih aman dan nyaman untuk keluarga.

Viman mengaitkan bantuan RTLH dengan strategi besar pemutusan rantai kemiskinan yang terintegrasi.

“Selain bantuan rehab rumah, kehadiran Sekolah Rakyat juga menjadi bagian terpenting dari upaya pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan dan dukungan sosial bagi keluarga,” ungkap Viman, Selasa (3/11/2026).

Posyandu Dorong Pembangunan Sanitasi Sehat dan Kelayakan Hunian

Viman menegaskan bahwa rumah yang nyaman akan memicu semangat anak-anak untuk belajar. Negara memberikan perhatian penuh dari aspek bantuan sosial, pendidikan, hingga tempat tinggal layak.

Selain meninjau RTLH, Wali Kota mengecek pembangunan septic tank bagi kader Posyandu di Kecamatan Cihideung dan Cipedes. Pembangunan sanitasi ini mengedukasi masyarakat agar tidak buang air besar sembarangan (BABS) ke saluran air.

“Posyandu ini tidak lagi hanya sebatas menangani terkait kesehatan ibu dan balita, tapi mereka ini menjadi garda terdepan dalam mewujudkan enam standar pelayanan minimal yang dilakukan oleh Pemerintah daerah,” paparnya.

Viman menyebut program ini mendukung RPJMN, RPJMD, Asta Cita, serta program prioritas Tasik Melayani, Tasik Gemas, dan Tasik Nyaman.

Sementara itu, Ketua Pembina Posyandu Kota Tasikmalaya dr. Elvira Kamarrow Putri menegaskan pentingnya peran Posyandu sebagai mitra strategis daerah.

Hasil verifikasi lapangan menemukan 34 rumah warga membutuhkan perbaikan di luar kuota 902 unit awal. Posyandu telah melaporkan data tersebut dan Pemkot Tasikmalaya langsung menyelesaikan perbaikannya.

“Ada 34 rumah di luar 902 rumah, yang diusulkan Posyandu mendapatkan bantuan perbaikan oleh Pemkot Tasikmalaya, jumlah ini berdasarkan laporan dari kader-kader Posyandu,” ungkap dr. Elvira.

Elvira menambahkan bahwa pihaknya juga menyalurkan bantuan pembangunan septic tank di 24 titik kader Posyandu.

“Pembangunan Septik tank ini, sesuatu yang sangat urgent di masyarakat, karena upaya kita untuk menyadarkan masyarakat agar tidak BABS sembarangan, menghadirkan sanitasi yang baik dan layak bagi warga,” pungkas dr. Elvira.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru