spot_imgspot_img
Sabtu 31 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Shell Jual BBM Lagi di Indonesia, Cek Harga dan Daftar SPBU

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Shell kembali membuka layanan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Meski demikian, belum semua produk kembali di pasarkan. Untuk sementara, konsumen hanya dapat menemukan Shell V-Power Diesel di sejumlah SPBU. Sedangkan produk bensin lainnya masih belum tersedia.

BACA JUGA:

Prabowo Resmikan Kampus SMA Taruna Nusantara di Cimahi

Kembalinya layanan tersebut menjadi perkembangan baru setelah konsumen menghadapi keterbatasan stok BBM Shell selama beberapa waktu.

Namun masyarakat belum bisa menganggap seluruh SPBU Shell sudah kembali beroperasi normal karena ketersediaan produk masih bergantung pada lokasi dan kondisi stok masing-masing gerai.

Pada tanggal yang sama, Shell Indonesia juga mengumumkan rampungnya pengalihan kepemilikan bisnis SPBU kepada SEFAS Group.  Pengelolaan jaringan tersebut selanjutnya berada di bawah PT Isla Energy Indonesia.

Walaupun terjadi perubahan kepemilikan, SPBU tetap menggunakan merek Shell melalui perjanjian lisensi yang di sepakati kedua perusahaan.

Produk yang tersedia untuk konsumen saat ini adalah Shell V-Power Diesel. Sementara itu, tiga varian bensin, yakni Shell Super dengan RON 92, Shell V-Power RON 95, dan Shell V-Power Nitro+ RON 98, belum kembali di pasarkan.

Kondisi tersebut membuat pilihan BBM Shell masih terbatas di bandingkan dengan produk yang sebelumnya di tawarkan melalui jaringan SPBU mereka.

Berdasarkan informasi pada laman resmi Shell yang di perbarui pada Rabu, 28 Oktober 2026, terdapat sekitar 97 SPBU yang tercatat menyediakan V-Power Diesel.

Sebarannya meliputi 31 gerai di Jakarta, 18 gerai di Banten, 28 gerai di Jawa Barat, serta 20 gerai di Jawa Timur.

Beberapa wilayah yang masuk dalam daftar tersebut mencakup Jakarta, Tangerang, Bogor, Depok, Bekasi, Bandung, Cirebon, Karawang, Surabaya, Sidoarjo, dan Malang.

Meski begitu, data tersebut merupakan catatan per 28 Oktober sehingga kondisi persediaan di masing-masing SPBU masih berpotensi berubah.

BACA JUGA:

Kasus Cukai PT Djarum, KPK Amankan Bukti Elektronik dari 6 Perusahaan

Belum meratanya operasional juga terlihat dari kondisi sejumlah gerai.

Dalam pemantauan di salah satu SPBU Shell di kawasan Bekasi pada Jumat, 30 Oktober 2026 sekitar pukul 07.30 WIB, lokasi tersebut masih belum melayani konsumen.

SPBU itu bahkan memasang pemberitahuan bertuliskan ‘SPBU Tutup Sementara, mohon maaf atas ketidaknyamanannya’.

Dengan demikian, di bukanya kembali layanan penjualan BBM Shell tidak otomatis membuat seluruh gerainya langsung beroperasi.

Untuk harga, Shell V-Power Diesel tercatat dijual sebesar Rp25.420 per liter pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Adapun harga Shell Super, V-Power, dan V-Power Nitro+ belum menjadi acuan penjualan karena ketiga jenis BBM tersebut masih belum tersedia.

Konsumen perlu memperhatikan informasi stok sebelum mendatangi SPBU agar dapat memastikan produk yang dibutuhkan bisa diperoleh.

Di tengah kembalinya layanan tersebut, Shell Indonesia juga memastikan proses pengalihan bisnis SPBU telah selesai.

“Shell telah menyelesaikan pengalihan kepemilikan bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia kepada SEFAS Group,” tulis Shell Indonesia.

Transaksi tersebut mencakup sekitar 200 SPBU. Termasuk lebih dari 160 gerai yang sebelumnya dimiliki langsung oleh perusahaan.

BACA JUGA:

Hari Sumpah Pemuda, BEM UI Dorong Keterlibatan Buruh dan Petani dalam Aksi

Selain jaringan SPBU, pengalihan juga meliputi kegiatan pasokan dan distribusi BBM terkait serta terminal bahan bakar minyak di Gresik, Jawa Timur.

Perubahan pengelolaan itu tidak membuat merek Shell langsung menghilang dari jaringan SPBU. Melalui perjanjian lisensi, PT Isla Energy Indonesia tetap diperbolehkan menggunakan nama Shell dalam menjalankan operasional gerainya.

Perusahaan juga memastikan konsumen masih dapat memperoleh produk BBM dengan merek tersebut.

“Berdasarkan perjanjian lisensi merek, merek Shell akan tetap digunakan di seluruh jaringan SPBU PT Isla Energy Indonesia dan konsumen akan terus memiliki akses untuk menggunakan produk bahan bakar minyak (BBM) Shell,” tulisnya.

Penyelesaian transaksi pada 30 Oktober 2026 tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang sebelumnya diumumkan pada Agustus 2026.

SEFAS Group bukan mitra baru bagi Shell karena perusahaan tersebut telah lama menjalin kerja sama dan dikenal sebagai distributor pelumas Shell di Indonesia.

BACA JUGA:

69 Aplikasi Pemerintah Beroperasi di Pusat Data Nasional

Meski mengambil alih bisnis SPBU, transaksi ini tidak mencakup kegiatan usaha pelumas.

Shell tetap menjalankan bisnis tersebut di Indonesia. Termasuk melalui Pabrik Manufaktur Gemuk yang mulai beroperasi pada September 2026.

Fasilitas itu memiliki kapasitas produksi hingga 12 kiloton per tahun dan melengkapi Pabrik Pelumas atau Lubricants Oil Blending Plant (LOBP) di Marunda, Bekasi, yang mampu memproduksi hingga 300 juta liter per tahun.

(Jingga Sonjaya/berbagai sumber)

spot_img

Berita Terbaru