spot_imgspot_img
Rabu 28 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wanoja Perjuangan Kota Banjar Gelar Bakti Sosial

BANJAR, FOKUSJabar.id: Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026, Wanoja Perjuangan Kota Banjar berkolaborasi dengan DPC PDI Perjuangan Kota Banjar menggelar kegiatan bakti sosial dan donor darah di Area Kuliner Dobo, RT 05 RW 10, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian aksi sosial Wanoja Perjuangan dalam menyemarakan momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026.

Sebelumnya, organisasi tersebut telah menggelar kegiatan bersih-bersih saluran air dan penataan lingkungan melalui penanaman bunga. Aksi donor darah ini menjadi kegiatan sosial kedua yang melibatkan pengurus organisasi dan masyarakat.

Baca Juga: Operasi Patuh Lodaya 2026: Ini Harapan Satlantas Polres Banjar

Ketua Wanoja Perjuangan Kota Banjar, Elis Kartini, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian sekaligus kepedulian organisasi terhadap masyarakat.

Peringatan Sumpah Pemuda, menurutnya, tidak seharusnya hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi perlu diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.

Melalui kolaborasi dengan DPC PDI Perjuangan Kota Banjar, Wanoja Perjuangan berupaya memperluas gerakan kepedulian sosial sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.

“Semangat perjuangan, tidak cukup hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi harus dibuktikan dengan tindakan nyata,” kata Elis. 

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Banjar, Nana Suryana, menjelaskan bahwa donor darah dipilih sebagai salah satu bentuk kepedulian kemanusiaan. Terlebih, kebutuhan darah bagi pasien di fasilitas pelayanan kesehatan harus terus terpenuhi.

Menurut Nana, semangat Sumpah Pemuda yang melahirkan ikrar persatuan bangsa harus terus dipelihara melalui sikap saling membantu, mendukung, dan menguatkan antarsesama.

“Melalui momentum Sumpah Pemuda ini, bagaimana kita sebagai anak bangsa bisa berbagi, saling mendukung, dan saling tolong-menolong. Dengan rasa kekeluargaan dan silaturahmi yang terus terbangun, persatuan dan kesatuan Indonesia bisa semakin kuat,” ujarnya.

Partisipasi Bantu Sesama

Nana mengatakan, masih banyak masyarakat yang membutuhkan darah. Karena itu, masyarakat yang sehat dan memenuhi persyaratan donor diharapkan dapat berpartisipasi membantu sesama melalui kegiatan kemanusiaan tersebut.

“Kita tahu banyak saudara kita yang membutuhkan darah. Sementara kita yang sehat bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. Ini salah satu bentuk berbagi dan kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Nana menambahkan, kegiatan tersebut awalnya melibatkan kalangan internal pengurus Wanoja Perjuangan dan DPC PDI Perjuangan Kota Banjar. Namun, antusiasme masyarakat sekitar ternyata cukup baik sehingga turut berpartisipasi menjadi pendonor.

Berdasarkan pendataan sementara, jumlah pendonor yang tercatat mencapai sekitar 20 orang dan masih berpotensi bertambah. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata, terutama membantu memenuhi kebutuhan darah di Kota Banjar yang sewaktu-waktu masih mengalami kekurangan stok.

“Mudah – mudahan kegiatan ini bermanfaat. Kita tahu kebutuhan darah di Kota Banjar terkadang masih mengalami kekurangan. Semoga melalui kegiatan ini, kita bisa menjadi bagian dari upaya membantu memenuhi kebutuhan darah sekaligus mendukung pelayanan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Bagi Wanoja Perjuangan Kota Banjar, kegiatan sosial tersebut juga menjadi ruang bagi perempuan untuk mengambil peran lebih luas dalam kehidupan bermasyarakat.

Perempuan tidak hanya berperan dalam lingkungan keluarga, tetapi juga memiliki kesempatan untuk terlibat aktif dalam kegiatan kemanusiaan, pemberdayaan, dan pembangunan daerah.

(Agus Purwadi) 

spot_img

Berita Terbaru