spot_imgspot_img
Rabu 21 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PEPATAH MANIS Hadir di Sukamantri, 23 Unit Pelayanan Layani Warga dalam Satu Lokasi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Ciamis memboyong 23 Unit Penyelenggara Pelayanan (UPP) ke Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri. Pemkab menggelar program Pelayanan Terpadu Pemerintah untuk Masyarakat Ciamis (PEPATAH MANIS), Rabu (21/10/2026).

Masyarakat Sukamantri mengakses 58 jenis layanan langsung di satu lokasi terpadu. Layanan ini mencakup administrasi kependudukan, izin usaha, hingga transaksi perbankan.

Baca Juga: Pria Terduga ODGJ Bacok Dua Polisi dan Warga di Ciamis

Pemkab Ciamis memadukan kegiatan ini dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) guna memasok bahan pokok harga terjangkau.

Asisten Administrasi Umum Setda Ciamis Wawan Ruhyat mewakili Bupati Ciamis dalam membacakan amanat tertulis. Ia mendorong seluruh ASN agar terus memacu mutu layanan publik.

“Predikat pelayanan prima bukan sekadar sebuah capaian, tetapi merupakan cerminan dari komitmen dan tanggung jawab kita dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin murah, tepat, transparan, dan berkualitas. Untuk itu, saya mengajak seluruh penyelenggara pelayanan publik agar tidak berpuas diri,” kata Wawan pada Rabu (21/10/2026).

Wawan Ruhyat Sampaikan Tiga Pesan Penting Bupati Ciamis

Wawan memuji peran aktif warga dalam mendukung berbagai agenda pembangunan daerah. Kolaborasi erat masyarakat mengantar Ciamis meraih Anugerah Adipura Kencana dan predikat kota kecil terbersih se-Asia Tenggara pada 2025.

Dalam kesempatan ini, Wawan membeberkan ajakan Bupati Herdiat terkait prinsip “3A” yaitu menjaga agama, anak keturunan, dan alam.

Prinsip “3A” menuntut warga memelihara akidah di era digital, mendidik fisik dan iman generasi muda, serta melestarikan sumber air.

“Pertama, jaga agama. Di tengah kemajuan teknologi yang serba canggih, kita harus tetap menjaga akidah. Kedua, jaga anak keturunan kita agar tidak lemah imannya dan bina fisiknya sejak dini. Ketiga, jaga alam. Jika kita jaga alam, alam jaga kita. Jaga lingkungan dan jangan sampai sumber air kita hilang,” terangnya.

PEPATAH MANIS Ringankan Beban Petani dan Pedagang Sukamantri

Kabag Organisasi Setda Ciamis Muhammad Iskandar menegaskan bahwa PEPATAH MANIS memangkas jarak pelayanan publik. Warga tidak perlu menguras waktu dan biaya untuk mendatangi kantor dinas yang tersebar jauh.

“Tujuannya adalah memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan terpadu yang cepat, mudah, dan terjangkau, serta menyediakan kebutuhan pokok yang terjangkau,” jelas Iskandar.

Camat Sukamantri Nonok Nurlina menyambut hangat terobosan pelayanan jemput bola ini. Sebagian besar warga Sukamantri berprofesi sebagai petani dan pedagang yang membutuhkan efisiensi waktu.

“Merupakan suatu kehormatan sekaligus bentuk perhatian nyata Pemerintah Kabupaten Ciamis terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendekatkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, terpadu, dan berkualitas,” kata Nonok.

Nonok turut memuji realisasi infrastruktur di Sukamantri sepanjang 2026. Pemkab Ciamis menuntaskan pengaspalan Jalan Sukamantri, Jalan Wisata Cibubuhan, saluran air bersih, serta renovasi sekolah.

Melalui sinergi PEPATAH MANIS dan Pangan Murah, Pemkab Ciamis mempercepat pemerataan pelayanan menuju Ciamis yang maju dan berkelanjutan.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru