spot_imgspot_img
Rabu 21 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bupati Ciamis Tekankan Pentingnya Keharmonisan Organisasi

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menekankan pentingnya menjaga soliditas, keharmonisan, dan semangat saling mendukung dalam organisasi Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI).

Menurutnya, kekompakan menjadi modal utama agar organisasi tetap berkembang dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

BACA JUGA:

BPBD Ciamis Kewalahan Penuhi Permintaan Air Bersih Warga

Hal tersebut di sampaikan Herdiat saat menghadiri Musyawarah Kabupaten (Muskab) PWRI di Aula PWRI Ciamis, Rabu (21/10/2026).

Muskab tersebut di gelar seiring berakhirnya masa kepengurusan PWRI periode 2021-2026 sekaligus untuk menentukan ketua dan jajaran pengurus baru masa bakti 2026-2031.

Kegiatan ini mengusung tema “Dengan Berpikir Cerdas dan Ikhlas, PWRI Peduli Tiga Generasi (Usia Dini, Usia Dewasa, dan Lansia).”

Tema tersebut menegaskan komitmen organisasi untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat lintas generasi.

Bupati Ciamis mengingatkan, Muskab tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial. Forum tersebut harus dimanfaatkan untuk membahas program strategis dan merumuskan langkah konkret agar PWRI semakin maju dan berkembang.

“Yang lebih penting lagi, bagaimana kita membahas dan merumuskan organisasi PWRI ini agar lebih maju dan berkembang,” ujar Herdiat.

Ia mengajak seluruh anggota menjaga hubungan baik, mempererat silaturahmi, serta menghindari pembicaraan yang dapat merusak keharmonisan organisasi.

Menurut Herdiat, sekretariat PWRI sebaiknya menjadi tempat berkumpul untuk mempererat persaudaraan, berbagi pengalaman, saling memberikan dukungan, dan mendoakan satu sama lain.

“Dalam organisasi, yang paling utama adalah keharmonisan, kerukunan, saling mendukung, dan saling menguatkan. Tidak ada sesuatu di dunia ini yang bisa berjalan sendiri,” tuturnya.

BACA JUGA:

FKUB Ciamis Bawa Praktik Kerukunan Tatar Galuh ke Tingkat Dunia

Herdiat juga mengingatkan bahwa para pensiunan aparatur sipil negara (ASN) memiliki pengalaman dan pengetahuan yang berharga.

Pengalaman tersebut dapat menjadi modal penting untuk membantu pemerintah dalam menjalankan pembangunan daerah.

Ia berharap PWRI tetap berperan aktif sebagai mitra masyarakat dan pemerintah. Khususnya dalam memberikan masukan serta dukungan kepada para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurutnya, pemerintah membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk menjalankan program pembangunan. Terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang turut memengaruhi kemampuan keuangan daerah.

Herdiat menjelaskan, APBD Kabupaten Ciamis yang sebelumnya mencapai sekitar Rp3,1 triliun pada 2019, kini berada di kisaran Rp2,3 triliun.

Kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk lebih cermat dalam menentukan prioritas penggunaan anggaran.

“Pemerintah tidak mungkin berjalan sendiri tanpa dukungan semua pihak. Saya berharap PWRI dengan pengalaman yang dimiliki dapat ikut membantu kami dalam membangun Kabupaten Ciamis,” katanya.

Selain mendorong kontribusi organisasi, Herdiat mengajak para anggota PWRI mengisi masa pensiun dengan kegiatan positif, memperbanyak silaturahmi, serta meningkatkan ibadah sebagai bekal menjalani kehidupan.

Ketua PWRI Kabupaten Ciamis, Kuswara, menyampaikan bahwa Muskab dilaksanakan untuk melanjutkan kepengurusan organisasi setelah masa bakti 2021-2026 berakhir.

Ia mengatakan, forum tersebut menjadi kesempatan bagi anggota untuk memilih ketua dan jajaran pengurus baru yang akan menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.

“Kami melaksanakan Muskab sebagai kelanjutan organisasi untuk lima tahun ke depan, yakni periode 2026-2031, sekaligus memilih ketua dan pengurus lainnya,” ujar Kuswara.

Melalui Muskab ini, PWRI Kabupaten Ciamis diharapkan mampu menghasilkan kepengurusan yang solid, menjaga keharmonisan antaranggota, serta memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan dan kepedulian terhadap tiga generasi di Kabupaten Ciamis.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru