CIAMIS,FOKUSJabar.id: Harga Bawang Daun di Pasar Manis Ciamis melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan harga ini cukup memberatkan para pembeli dan pedagang pasar.
Sebelumnya pedagang menjual bawang daun pada harga Rp15.000 per kilogram. Kini harga komoditas tersebut sudah menembus angka Rp24.000 per kilogram.
Baca Juga: Herdiat Dukung Empat Raperda Inisiatif DPRD Ciamis
Kenaikan harga bawang daun ini menyulut lonjakan harga waluh siam. Harga waluh siam meroket dari Rp8.000 per kilogram menjadi Rp16.000 per kilogram.
“Untuk kenaikan harga Bawang daun sudah berlangsung dari tiga hari yang lalu,” kata Maya, salah seorang pedagang di Pasar Manis Ciamis, Selasa (20/10/2026).
Efek Kemarau Panjang Tekan Hasil Panen Petani
Maya menjelaskan bahwa faktor musim kemarau menjadi pemicu utama lonjakan harga ini. Kemarau panjang merusak hasil panen petani di berbagai wilayah pemasok.
Kondisi cuaca buruk membuat pasokan dari tingkat petani terus menyusut. Sementara itu, permintaan masyarakat terhadap kedua komoditas sayuran ini tetap tinggi.
“Hasil pertanian dua komoditas itu saat ini terganggu akibat musim kemarau,” ucapnya.
Ketimpangan antara pasokan barang dan tinggi permintaan pasar otomatis mendorong kenaikan harga secara drastis.
“Hukum ekonomi berlaku dimana barang sedikit kebutuhan banyak pasti harga akan naik,” jelasnya.
Harga Waluh Siam Melonjak Dua Kali Lipat
Maya menambahkan bahwa kenaikan harga waluh siam sudah bergulir sejak seminggu lalu. Padahal, pekan sebelumnya warga masih membeli komoditas ini dengan harga yang ramah kantong.
“Kenaikan harga waluh siam ini dua kali lipat dari harga sebelum nya,” ungkapnya.
Para pedagang berharap kondisi cuaca segera membaik agar pasokan dari petani kembali normal. Pasokan yang stabil akan mengembalikan harga sayuran ke kisaran wajar.
(Husen Maharaja)



