spot_imgspot_img
Selasa 22 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

15 Gereja Ramaikan LIBAJA 2026 di Tasikmalaya, Basket Jadi Jembatan Kerukunan

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Suasana meriah mewarnai GOR Sukapura Dadaha, Kota Tasikmalaya. Riuh tepuk tangan dan sorak sorai penonton mengiringi pembukaan Liga Basket Antar Gereja (LIBAJA) yang resmi memulai kompetisinya, Senin (21/9/2026) malam.

Ajang olahraga yang mempertemukan jemaat dari berbagai gereja se-Kota Tasikmalaya ini membuktikan bahwasanya olahraga mampu menjadi jembatan pemersatu di tengah perbedaan.

Baca Juga: 220 Becak Listrik Tiba di Kota Tasikmalaya, Viman Minta ASN Kawal Agar Tepat Sasaran

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Momon Suryaman, menyambut hangat gelaran LIBAJA saat membuka acara. Ia mengapresiasi inisiatif komunitas gereja yang menggelar kegiatan positif tersebut.

Momon menilai LIBAJA menyimpan nilai besar yang melampaui persaingan memperebutkan piala, yakni mempererat kerukunan, kebersamaan, dan toleransi antarumat beragama di Kota Tasikmalaya.

“Kegiatan ini sangat positif untuk meningkatkan kerukunan antar jemaat gereja. Olahraga basket menjadi ajang silaturahmi yang sehat dan menyenangkan. Kami dari Disporabudpar tentu sangat mendukung gelaran kejuaraan Basket ini,” ungkap Momon Suryaman, Senin (21/9/2026) malam.

Dorong Pembinaan Atlet dan Perputaran Ekonomi Warga

Momon menjelaskan bahwa kompetisi ini memberi ruang luas bagi pembinaan atlet. Pihaknya membuka pintu lebar bagi komunitas maupun organisasi keagamaan yang ingin menggelar kejuaraan olahraga di Kota Tasikmalaya.

“Pemerintah daerah tentu akan terus mendukung event-event kejuaraan selama penyelenggara bisa berkoordinasi dengan cabang olahraga (cabor) terkait, seperti KONI, Perbasi dan Disporabudpar Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi yang solid menjamin keteraturan penggunaan fasilitas umum serta memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar.

“Dengan semakin banyaknya event-event olahraga seperti LIBAJA yangberlangsung di GOR Sukapura Kota Tasikmalaya, selain bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi dari berbagai kelompok usia, juga bisa mendongkrak roda perekonomian masyarakat sekitar,” paparnya.

“Kalau event olahraga banyak dan sering terselenggara di Kota ini, ekonomi warga bergerak, pedagang kaki lima laku, parkir hidup, UMKM di sekitar GOR juga dapat rejeki. Jadi dampaknya tidak hanya olahraga, tapi juga perputaran ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

15 Gereja Berkompetisi dalam Dua Kategori Usia

Ketua Panitia LIBAJA 2026, Antonius, menegaskan bahwa kejuaraan basket ini menjadi agenda rutin tahunan. Panitia memprioritaskan nilai persaudaraan daripada sekadar kejar gelar juara.

“Even ini rutin kami laksanakan setiap tahun sebagai ajang silaturahmi bagi para jemaat gereja dan untuk menjalin hubungan baik antar gereja. Kami ingin gereja-gereja di Tasikmalaya semakin kompak dan penuh kasih sayang,” ungkap Antonius.

Sebanyak 15 gereja di Kota Tasikmalaya meramaikan LIBAJA tahun ini. Para pemain dan suporter menunjukkan antusiasme tinggi saat mendampingi tim kesayangan mereka bertanding.

Untuk memfasilitasi seluruh potensi peserta, panitia membagi kompetisi ke dalam dua kelompok:

  • Kelas Junior (Usia 7–12 Tahun): Fokus pada pembinaan usia dini.
  • Kelas Umum (SMP hingga Dewasa): Menyajikan pertandigan tim-tim basket terbaik antar-gereja.

Ratusan pebasket siap memberikan performa terbaik dari Senin hingga Sabtu, 21–26 September 2026.

“Ratusan pemain Basket dari berbagai gereja se-Kota Tasikmalaya, siap memberikan permainan terbaiknya untuk menjadi juara. Dan kejuaraan LIBAJA pun berlangsung mulai Senin – Sabtu tanggal 21 hingga 26 September 2026 mendatang,” terangnya.

“Event kejuaraan LIBAJA 2026 ini, harapannya mampu menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus mempererat persaudaraan antar jemaat melalui semangat sportivitas di lapangan basket,” pungkasnya.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru