PANGANDARAN FOKUSJabar.id: Rencana reaktivasi jalur kereta api Banjar-Cijulang tak hanya disambut dari sisi transportasi, tetapi juga dari pihak pengelola hunian.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran juga mulai memikirkan kesiapan sektor perhotelan menghadapi potensi peningkatan kunjungan wisatawan.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran menilai hotel menjadi salah satu sektor yang harus bersiap jika akses kereta menuju Pangandaran nantinya kembali beroperasi.
Baca Juga: KA Banjar-Cijulang Direaktivasi, Ini Target Disparbud Pangandaran
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Dadan Sugistha mengatakan kesiapan hotel tidak hanya menyangkut jumlah kamar.
Fasilitas pertemuan seperti aula berkapasitas besar juga dinilai penting untuk menarik kegiatan rapat, seminar dan berbagai agenda lainnya, terutama pada hari kerja.
”Hotel-hotel kaitan dengan persiapan mereka menampung jumlah wisatawan yang banyak, terutama apalagi weekday,” ujar di temui di ruang kerjanya Senin, (21/9/2026).
”Tempat-tempat untuk pertemuan, untuk rapat, seminar dan sebagainya. Mudah-mudahan bisa menunjang,” sambungnya.
Menurutnya, saat ini kunjungan wisatawan ke Pangandaran masih lebih banyak terkonsentrasi pada akhir pekan. Karena itu, keberadaan kereta diharapkan bisa membuka peluang peningkatan kunjungan pada hari kerja.
Selain kesiapan hotel, Pemkab Pangandaran juga melihat rencana reaktivasi jalur tersebut sebagai peluang investasi.
Pemerintah daerah berharap semakin banyak investor yang tertarik menanamkan modal, terutama di sektor hotel dan properti pariwisata.
Baca Juga: Antara Doa Ibu dan Beban Bupati Pangandaran
”Ini tantangan kita, investasi nanti. Membuka supaya investor-investor, terutama properti hotel, semakin banyak di Pangandaran,” katanya.
Namun, peningkatan wisatawan juga harus diikuti kesiapan destinasi. Pemkab berencana mengembangkan sejumlah destinasi yang selama ini belum banyak dikunjungi wisatawan.
Dengan bertambahnya pilihan destinasi, wisatawan diharapkan tidak hanya berkunjung dalam waktu singkat, tetapi bisa memperpanjang lama tinggal di Pangandaran.
(Sajidin)



