JAKARTA, FOKUSJabar.id: TNI Run 2026 berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada Minggu, 20 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian TNI Fair 2026 yang di gelar untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
BACA JUGA:
SICITA Dicanangkan Pecahkan Rekor Muri
Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin turut hadir dalam pelaksanaan TNI Run 2026.
Ajang lari tersebut melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan yang memadati kawasan Monas sejak kegiatan di mulai.
Pelaksanaan TNI Run 2026 di buka secara resmi setelah Panglima Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan flag off.
Para peserta mengikuti dua kategori lari, yakni 5K dan 10K dalam kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian TNI Fair 2026.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
Selain menjadi kegiatan olahraga, TNI Run 2026 juga menjadi ruang kebersamaan antara TNI dan masyarakat sekaligus mendorong semangat hidup sehat melalui aktivitas fisik.
Tingginya partisipasi peserta membuat TNI Run 2026 mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri).
Panglima TNI menyebut, pencatatan tersebut tidak hanya berasal dari pelaksanaan fun run di kawasan Monas. Tetapi juga dari kegiatan lari yang di lakukan secara serentak di sejumlah wilayah.
“Hari ini ada empat rekor Muri yang lari. Di fun run yang ada di Monas ini ada 15 ribu yang hadir. Secara keseluruhan, 81 ribu peserta yang di laksanakan secara serentak,” kata Agus Subiyanto.
Menurut Agus, kegiatan tersebut tidak hanya di ikuti masyarakat yang memang memiliki hobi berlari. Sebagian peserta juga datang untuk berolahraga sekaligus menikmati suasana kegiatan yang berlangsung di kawasan Monas.
Panglima TNI pun ikut berlari bersama masyarakat dalam kategori 5 kilometer.
BACA JUGA:
Rekor Muri, Festival Mustikarasa Diikuti 62 Ribu Siswa
“Jadi kalau fun run itu ada yang memang hobi lari, ada juga yang fun aja gitu, ingin olahraga. Saya lihat semuanya berbahagia, semangat semuanya. Apalagi ada doorprize,” ujarnya.
TNI Run 2026 menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menuju peringatan HUT ke-81 TNI yang jatuh pada 5 Oktober 2026.
Selain kegiatan lari, rangkaian peringatan tersebut juga di isi berbagai agenda olahraga, pameran alat utama sistem senjata (alutsista), bakti sosial hingga bakti kesehatan.
Dalam rangkaian kegiatan sosial tersebut, TNI juga melaksanakan sejumlah agenda di daerah.
Salah satunya kegiatan di Jawa Barat berupa sunatan massal dan pembagian sembako.
Selain itu, terdapat pula agenda bakti kesehatan yang melibatkan seluruh Komando Daerah Militer melalui konferensi video.
Setelah TNI Run 2026 di gelar, rangkaian kegiatan menuju puncak peringatan HUT ke-81 TNI masih berlanjut.
TNI di jadwalkan menggelar naval parade di Selat Sunda pada 4 Oktober 2026. Kemudian pada 5 Oktober 2026, upacara serta parade dan defile akan di laksanakan di kawasan Monas, Jakarta.
Selain TNI Run, rangkaian HUT ke-81 TNI juga mencakup kompetisi dalam berbagai cabang olahraga dan kegiatan nonolahraga.
Sebanyak 61 cabang olahraga dan 11 cabang nonolahraga di siapkan sebagai bagian dari rangkaian peringatan tersebut.
Pelaksanaan TNI Run 2026 turut di hadiri sejumlah pejabat tinggi pertahanan dan TNI.
Wakil Menteri Pertahanan RI, para Kepala Staf Angkatan, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, serta para pejabat utama Kemhan dan TNI hadir dalam kegiatan tersebut.
Dengan berlangsungnya TNI Run 2026, rangkaian HUT ke-81 TNI tidak hanya menghadirkan agenda yang berkaitan dengan pertahanan. Tetapi juga kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Tingginya partisipasi peserta di Monas dan pelaksanaan lari secara serentak di berbagai wilayah turut mengantarkan kegiatan tersebut mencatatkan rekor Muri.
(Jingga Sonjaya/berbagai sumber)



