spot_imgspot_img
Minggu 20 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

155 Guru Al-Qur’an Pangandaran Ikuti Pra Standardisasi Profesi, Gandeng BNSP untuk Capai Standar Nasional

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Sebanyak 155 guru Al-Qur’an di Kabupaten Pangandaran memadati Gedung Islamic Center (IC) Parigi, Sabtu (19/9/2026). Ratusan pengajar tersebut antusias mengikuti agenda pelatihan pra standardisasi nasional.

Ketua LPQ (Lembaga Pendidikan Al-Qur’an) Kabupaten Pangandaran, Ai Aisyah, M.Pd, menegaskan bahwa panitia menggelar acara ini demi menyiapkan sertifikasi profesi guru Al-Qur’an.

Baca Juga: Usai Pensiun Jadi Guru, Ibu Bupati Pangandaran dan Cakra Khan Pilih Beternak Maggot

Kegiatan strategis ini bertujuan menempa para pengajar agar menguasai kualitas serta kompetensi yang sesuai dengan standar nasional.

“Sekarang banyak guru Al-Qur’an yang belum memiliki kompetensi yang berstandar nasional, kita arahkan agar semuanya bisa memenuhi kriteria tersebut,” kata Ai Aisyah.

LPQ Pangandaran Gandeng BNSP untuk Peningkatan Mutu

Guna memaksimalkan materi pelatihan, pihak LPQ mengundang langsung tim pemateri dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Kehadiran BNSP memberikan pemahaman serta pembelajaran mendalam mengenai tata cara pendidikan Al-Qur’an yang baku.

Ai Aisyah menjelaskan, standardisasi kompetensi tidak hanya berguna bagi para pengajar, tetapi juga siap mendongkrak mutu seluruh lembaga pendidikan Al-Qur’an di wilayah Pangandaran.

“Makanya guru-guru dari berbagai macam organisasi seperti IPPAQI, FKPQ, MDT, juga mengikuti pra standardisasi ini, untuk mempelajari Al-Qur’an lebih mendalam,” katanya.

Bukan Sekadar Mengejar Sertifikat

Ai Aisyah menekankan bahwa para peserta tidak boleh hanya fokus berburu lembaran sertifikat. Kegiatan ini memikul misi yang lebih mulia, yakni mengasah dan meningkatkan keterampilan nyata para guru saat mengajar Al-Qur’an kepada para santri.

Pelaksanaan Pra Standardisasi Profesi Guru Al-Qur’an ini mengukir sejarah baru. Karena menjadi terobosan perdana di tingkat nasional, khususnya bagi Kabupaten Pangandaran.

Pihak LPQ berkomitmen menggelar agenda serupa secara berkesinambungan. Hal itu demi menjaga dan melejitkan kualitas pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Pangandaran pada masa mendatang.

“Supaya pengajar di madrasah-madrasah TPQI dan sebagainya itu lebih menguasai dan memahami, juga mendalami tentang ilmu Al-Qur’an,” jelasnya.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru