CIAMIS,FOKUSJabar.id: Keberadaan ular di permukiman meresahkan warga Kabupaten Ciamis. Petugas Damkar Ciamis mencatat sedikitnya lima kejadian ular masuk rumah.
Petugas menemukan berbagai jenis ular di lima lokasi berbeda. Beberapa di antaranya merupakan ular berbisa seperti kobra dan king kobra.
Baca Juga: Curug Cinarimbang Ciamis, Pesona Air Terjun 50 Meter di Kaki Gunung Sawal yang Penuh Mitos
Beruntung, tidak ada warga yang menjadi korban gigitan. Petugas Damkar Ciamis berhasil mengamankan seluruh ular tersebut.
Siklus Musim Bertelur dan Pengaruh Cuaca Panas
Pakar dari komunitas Animal Lovers Ciamis (ALC), Joehanes Liem, membeberkan pemicu kemunculan ular tersebut. Ia menyebut fenomena ini berkaitan erat dengan siklus hidup reptil.
“Waktu kemunculan ular memang bisa berbeda tergantung jenisnya. Namun, secara umum, Mei hingga Juni merupakan periode yang banyak digunakan ular untuk kawin,” katanya, Minggu (20/9/2026).
Joehanes menjelaskan bahwa ular memasuki fase bertelur dari Agustus hingga November. Ular betina aktif bergerak mencari lokasi aman untuk menyimpan telur.
“Kalau Agustus sampai November itu musim bertelur. Jadi ular akan mencari tempat yang lembap dan tersembunyi untuk bertelur,” katanya.
Rumah Warga Jadi Target Sembunyi Ular
Cuaca panas ekstrem membuat habitat alami ular mengering. Kondisi ini memaksa ular berpindah mencari tempat yang lebih lembap.
“Sekarang kan sudah masuk September, berarti masih dalam periode musim bertelur. Karena panasnya cukup terik, sarang atau tempat persembunyiannya bisa kering. Akhirnya ular mencari tempat yang lebih lembap untuk bersembunyi sekaligus bertelur,” ucapnya.
Area sekitar rumah warga sering menyimpan sudut lembap. Tumpukan barang bekas dan lingkungan kurang terawat menarik perhatian reptil ini.
“Perumahan atau rumah warga salah satunya. Bisa jadi ada tempat yang lembap dan tersembunyi sehingga ular masuk ke sana,” ungkapnya.
(Husen Maharaja)



