GARUT, FOKUSJabar.id: Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) gelar Pembinaan dan Manajemen PAUD (Pokja Bunda PAUD) di Aula Musadaddiyah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Peran Bunda PAUD dalam Mendukung Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah dan Peningkatan APK PAUD.”
BACA JUGA:
Bupati Garut Dorong Budaya Literasi Pelajar
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Iwan Riswandi menekankan pentingnya mempersiapkan anak-anak sejak usia dini agar mampu mengikuti pembelajaran mendalam.
“Salah satunya adalah mempersiapkan anak-anak lebih dini dalam mengikuti pembelajaran mendalam dan bisa bertransformasi melaksanakan digitalisasi pembelajaran,” ucapnya.
Pihaknya berharap, peran Bunda PAUD di tingkat desa dan kelurahan dapat memicu partisipasi aktif masyarakat. Sehingga anak-anak dapat mengikuti pendidikan prasekolah dengan optimal.
Di sisi lain, Disdik Garut saat ini juga tengah merancang grand design wajib belajar 13 tahun sebagai panduan penanganan anak usia prasekolah.
BACA JUGA:
Bupati Garut Dorong Kades Perkuat Integritas dan Cegah Korupsi
Kepala Seksi PAUD, Awat Setiawati menjelaskan, kegiatan rutin tahunan ini menjadi wadah berbagi ilmu dan praktik baik bagi para Bunda PAUD dalam memajukan lembaga di wilayah masing-masing.
“Alhamdulillah bunda-bunda PAUD yang selalu support, selalu mendukung pelaksanaan PAUD yang ada di desa dan kelurahannya masing-masing. Kita bisa sharing, berbagi ilmu, berbagi praktik untuk kemajuan,” kata Awat.
BACA JUGA:
Bupati Garut Siapkan 7 Program Perhutanan Sosial Berbasis IAD
Ia memaparkan, kegiatan ini menghadirkan Bunda PAUD desa dan kelurahan dari 27 kecamatan beserta para mitra strategis.
Melalui pembinaan ini, Disdik Garut optimistis Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD dapat terus meningkat seiring komitmen bersama dalam menyukseskan program wajib belajar satu tahun prasekolah.
(Bambang Fouristian)



