spot_imgspot_img
Kamis 17 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pangandaran Dapat 240 Becak Listrik, Transportasi Wisata Naik Kelas

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pemerintah pusat menyerahkan 240 unit becak listrik kepada para pengayuh becak di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Program ini bertujuan mendorong transformasi transportasi kawasan wisata sekaligus meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan para pengemudi.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Ghaniyy Fahmi Basyah, menyambut positif langkah pemerintah pusat tersebut.

Baca Juga: Bikin Haru! Kisah Mansur Penyintas Tumor Ganas di Pangandaran

“Atas nama Dinas Perhubungan, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Pusat melalui program bantuan ini,” kata Ghaniyy.

Solusi Transportasi Wisata Ramah Lingkungan

Ghaniyy menilai kehadiran armada baru ini membawa dampak besar bagi ekosistem transportasi lokal. Penggunaan teknologi listrik secara langsung memangkas emisi karbon di kawasan wisata Pangandaran.

“Kehadiran becak listrik tidak hanya memiliki arti sebagai bantuan sarana transportasi, tetapi juga membawa semangat perubahan menuju pelayanan transportasi yang lebih ramah lingkungan, aman, nyaman, tertib, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Motor listrik pada armada tersebut mempermudah pengemudi saat membawa penumpang. Pengemudi tidak perlu lagi mengeluarkan tenaga ekstra selama beroperasi di jalan raya.

“Becak listrik dapat membantu mengurangi beban tenaga dalam mengoperasikan kendaraan, meningkatkan kenyamanan pelayanan kepada penumpang, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan para pengemudi,” katanya.

Ia menegaskan keberadaan armada listrik sangat cocok dengan kebutuhan Pangandaran sebagai destinasi wisata unggulan yang padat aktivitas.

“Dari perspektif perhubungan, keberadaan becak listrik juga menjadi bagian dari transformasi transportasi di Kabupaten Pangandaran dan kawasan wisata menuju penggunaan kendaraan yang lebih rendah emisi,” ucap Ghaniyy.

Dinas Perhubungan Imbau Keselamatan dan Perawatan Rutin

Meski menawarkan kemudahan, Ghaniyy mengimbau seluruh penerima bantuan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi menjaga keselamatan bersama.

“Namun demikian, kami perlu mengingatkan bahwa pemanfaatan becak listrik harus tetap memperhatikan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” katanya.

Pengemudi wajib merawat komponen penting kendaraan seperti baterai, sistem pengereman, kelistrikan, hingga lampu keselamatan secara berkala.

“Kendaraan harus digunakan sesuai dengan fungsi dan ketentuan yang berlaku, tidak mengganggu pengguna jalan lainnya, serta dirawat secara rutin agar kondisi teknis, sistem pengereman, kelistrikan, baterai, lampu, dan perlengkapan keselamatan tetap dalam kondisi baik,” ujarnya.

Melalui bantuan ini, Dinas Perhubungan berharap Pangandaran memiliki sistem transportasi publik yang lebih ramah lingkungan dan inklusif.

“Kami berharap program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun sistem transportasi daerah yang semakin manusiawi, inklusif, ramah lingkungan, dan berpihak kepada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru