spot_imgspot_img
Selasa 15 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

UPZ Darussalam Seleksi 21 Calon Mahasiswa UID, Hafalan Al-Qur’an jadi Syarat

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Sebanyak 21 calon mahasiswa Universitas Islam Darussalam (UID) Ciamis mengikuti seleksi penerima beasiswa dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Dari seluruh peserta, sebanyak 10 mahasiswa nantinya akan di pilih untuk menerima beasiswa tahun 2026.

Ketua UPZ Darussalam, Ahmad Agung mengatakan, proses seleksi di rancang untuk melihat lebih jauh kesiapan calon penerima. Penilaian tidak hanya menyangkut kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga prestasi dan kemampuan keagamaan.

BACA JUGA:

Bukan Lagi Sekadar Tempat Baca Buku, Perpustakaan Ciamis Dituntut Jadi Ruang Belajar Modern

“Alhamdulillah, tahun ini pendaftarnya cukup banyak. Dari 21 orang ini kami adakan seleksi,” ujar Ahmad Agung di UID Darussalam Ciamis, Selasa (15/9/2026).

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam seleksi yakni kemampuan hafalan Al-Qur’an.

Calon penerima minimal memiliki hafalan juz tertentu. Sementara beberapa peserta memiliki hafalan yang lebih banyak.

“Minimal hafal juz satu atau juz 30. Ada yang hafal sampai tiga juz, ada yang sudah lima juz,” katanya.

Selain kemampuan hafalan, kondisi ekonomi keluarga juga menjadi pertimbangan. Program tersebut di prioritaskan bagi calon mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Sehingga bantuan yang di berikan dapat menunjang keberlanjutan pendidikan mereka.

Setelah lolos tahap administrasi, peserta menjalani beberapa rangkaian tes. Di antaranya, tes tertulis berupa 20 soal pilihan ganda dan lima soal esai yang berkaitan dengan pengetahuan bisnis serta program Baznas.

Peserta juga mengikuti wawancara untuk menggali motivasi mereka dalam mengikuti program beasiswa.

Mereka di minta menjelaskan alasan mendaftar, kesiapan menerima bantuan serta rencana yang akan di lakukan setelah memperoleh beasiswa.

“Kenapa dia siap menerima dana Baznas, kenapa dia bisa mendaftar sebagai mahasiswa penerima. Alasannya apa, kemudian tindak lanjut ke depan seperti apa?,” jelas Ahmad.

Tahapan seleksi juga di lengkapi dengan psikotes. Tes tersebut di lakukan untuk melihat kesiapan peserta dari sisi psikologis sebagai penerima manfaat program beasiswa.

BACA JUGA:

Maulid Nabi di Ciamis Jadi Momen Bahagia, 2 Pasangan Menikah Gratis dan 65 Anak Dikhitan

Ahmad berharap, mahasiswa yang nantinya terpilih tidak hanya mampu menyelesaikan pendidikan hingga wisuda. Tetapi juga berkembang menjadi generasi yang unggul dalam berbagai bidang.

Menurutnya, dukungan Baznas melalui program beasiswa tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan akademik sekaligus membangun karakter keagamaan dan kepemimpinan.

“Kita akan membina terus mahasiswa ini agar mereka menjadi mahasiswa yang bisa mengisi ruang publik di Kabupaten Ciamis,” pungkasnya.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru