CIAMIS, FOKUSJabar.id: Lahan perkebunan karet milik PT Bantardawa Putra Utama di Dusun Sukadana Desa Bantardawa Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) kebakaran.
Di duga api berasal dari pembakaran rumput yang di tinggal pergi oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
BACA JUGA:
Maulid Nabi di Ciamis Jadi Momen Bahagia, 2 Pasangan Menikah Gratis dan 65 Anak Dikhitan
Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Ega Anggara Alqausar melalui Kasi pengendalian dan penanganan kebakaran, Trisyanto menyebut, kebakaran lahan perkebunan karet milik PT Bantardawa Utama Putra tidak meluas ke area lainya karena kesigapan personel Damkar pos WMK Banjarsari.
Menurut Trisyanto, kobaran api pertama kali di ketahui warga muncul di tengah perkebunan. Kejadian itu langsung di laporkan ke pos Damkar WMK Banjarsari.
“Kejadian kebakaran itu Senin (14/9/2026) malam,” kata Trisyanto, Selasa (15/9/2026).
Dia mengatakan, kejadian kebakaran itu berhasil di padamkan berkat kecepatan laporan yang langsung di respon petugas pos Damkar WMK Banjarsari.
“Api yang sedang membakar lahan itu hanya dalam beberapa waktu berhasil di kuasai dan tidak sampai meluas ke area lahan karet lain nya,” kata Dia.
BACA JUGA:
Krisis Air Bersih Meluas di Ciamis, 1,36 Juta Liter Bantuan Disalurkan ke 44 Desa
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada kebakaran. Mengingat saat ini musim kemarau masih terjadi dan cuaca cukup terik.
“Jangan membakar sampah sembarangan apalagi tidak di tunggui dan ketika berada di hutan jangan buang puntung rokok dalam kondisi masih menyala,” pungkasnya.
Kebakaran lahan perkebunan bukan “bencana alam” semata. 80 persen di sebabkan oleh ulah manusia. Sisanya 20 persen di perparah oleh cuaca.
Mencegah lebih murah dari memadamkan. Menjaga lebih mudah dari memulihkan.
(Husen Maharaja)



