spot_imgspot_img
Sabtu 12 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Stok Obat Ciamis Aman hingga Akhir 2026, Dinkes Pastikan 40 Obat Esensial Tersedia

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis menjamin ketersediaan stok obat-obatan untuk pelayanan kesehatan masyarakat sepanjang tahun 2026 dalam kondisi aman.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr. Rizali Sofyan, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Iwan Deniawan, menyampaikan kepastian tersebut.

“Alhamdulillah stok obat esensial untuk seluruh Puskesmas dan Poliklinik milik Pemerintah Kabupaten Ciamis hingga akhir tahun 2026 ini terbilang aman,” ungkap Iwan, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga: Pramuka Jadi Senjata Kemenag Ciamis Tanamkan Moderasi Beragama, Ini 4 Indikatornya

Perencanaan RKO Akurat dan Standar DOEN

Iwan menjelaskan bahwa keberhasilan menjaga ketersediaan obat ini berkat perencanaan yang matang. Pihaknya telah menyusun Rencana Kebutuhan Obat (RKO) sejak tahun 2025.

Sistem perencanaan tersebut membantu Dinas Kesehatan memprediksi kebutuhan medis secara tepat.

“Karena sesuai dengan RKO tahun 2025 jadi ketersediaan obat essensial di tahun 2026 ini sudah ter prediksi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa instansinya menyediakan 40 jenis obat esensial di seluruh Puskesmas. Pengadaan obat ini mengacu pada Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN) sesuai regulasi pelayanan dasar kesehatan masyarakat.

Kesiapan Fasilitas Kesehatan di Lapangan

Kepastian stok obat ini terkonfirmasi langsung dari sejumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama di wilayah Ciamis.

Kepala Puskesmas Cipaku, Mimin Sutisna Daryanto, membenarkan kelancaran pasokan obat di wilayah kerjanya.

“Alhamdulillah stock aman untuk tahun 2026 ini,” kata Mimin.

Mimin menyebut parasetamol sebagai jenis obat yang paling banyak dikonsumsi oleh para pasien di Puskesmas Cipaku sepanjang tahun ini.

Dukungan pasokan obat yang lancar juga dirasakan oleh Puskesmas Sadananya. Kepala Puskesmas Sadananya, H. Dian Haeruman, menyatakan pihaknya tidak menemui kendala terkait ketersediaan obat esensial untuk melayani warga.

(Diky)

spot_img

Berita Terbaru