CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kementerian Agama Kabupaten Ciamis terus mendorong penguatan moderasi beragama di kalangan peserta didik. Pihaknya menilai kegiatan kepramukaan di lingkungan madrasah menjadi ruang efektif untuk menanamkan nilai-nilai tersebut.
Kepala Kankemenag Kabupaten Ciamis sekaligus Ketua Mabisaka, H. Yayan Herdiana, menekankan peran vital pembina Pramuka. Ia menyampaikan hal itu saat mengisi materi Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) di MAN 5 Ciamis, Kamis (10/9/2026).
Menurut Yayan, Pramuka tidak hanya mengasah keterampilan dan kedisiplinan. Kegiatan ini juga membentuk pola pikir serta karakter peserta didik.
“Urgensi kegiatan Pramuka di Kementerian Agama ini erat hubungannya dengan tiga hal utama, yaitu penguatan karakter religius, moderasi beragama, dan internalisasi nilai-nilai agama dalam kegiatan ekstrakurikuler,” ujar Yayan.
Empat Indikator Utama Moderasi Beragama dalam Pramuka
Yayan memaparkan empat indikator utama moderasi beragama untuk peserta didik:
- Komitmen Kebangsaan: Menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air dan kesetiaan pada NKRI.
- Toleransi: Mengajarkan siswa menghargai perbedaan serta menjaga kelestarian alam.
- Anti-Kekerasan: Mencegah perilaku bullying dan paham radikal di sekolah.
- Adaptif terhadap Kearifan Lokal: Menghormati budaya dan tradisi masyarakat setempat.
Yayan mengingatkan pentingnya menjaga hubungan harmonis dengan sesama dan lingkungan.
“Kerukunan bukan hanya hubungan antarmanusia, tetapi juga bagaimana kita menjaga hubungan dengan alam dan Tuhan. Ini yang perlu terus kita tanamkan kepada peserta didik,” katanya.
Ia juga mendorong pembina agar membiasakan musyawarah dan kerja kelompok. Cara ini efektif mencegah perundungan dan radikalisme di lingkungan pendidikan.
Gembleng 52 Pembina Pramuka se-Kabupaten Ciamis
Sebanyak 52 pembina Pramuka tingkat MI, MTs, hingga MA se-Kabupaten Ciamis mengikuti pelatihan KML ini. Yayan berharap para peserta menerapkan nilai-nilai tersebut ke dalam aktivitas rutin siswa.
“Yang kita bangun bukan hanya anak yang terampil dalam Pramuka, tetapi juga generasi yang sehat, kuat secara rohani, cerdas, toleran, dan mampu hidup berdampingan dalam keberagaman,” tegasnya.
Kegiatan KML ini bertujuan meningkatkan profesionalisme pembina dalam merancang program Pramuka.
Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Ciamis, Kepala Pusdiklatcab, Kasi Penmad Kemenag Ciamis, serta para Kepala Madrasah turut hadir mengawal pembekalan tersebut.
(Mia)



