spot_imgspot_img
Sabtu 5 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Cumi dan Sotong Beku dari Kabupaten Bogor Diekspor ke Jepang

BOGOR, FOKUSJabar.id: Produk olahan perikanan dari Kabupaten Bogor mulai menunjukkan kemampuan bersaing di pasar internasional. Salah satu produk yang berhasil di pasarkan ke luar negeri adalah cephalopoda beku berupa cumi dan sotong yang di produksi oleh perusahaan pengolahan di Kecamatan Caringin.

Menariknya, seluruh hasil produksi cephalopoda beku dari perusahaan tersebut di kirim ke Jepang.

BACA JUGA:

Hari Ini Pemkab Bogor Kirim 7 Relawan ke NTT

Kondisi ini menjadi peluang bagi sektor perikanan Kabupaten Bogor untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.

Pemerintah Kabupaten Bogor pun terus mendorong pelaku usaha perikanan agar mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas produknya.

Upaya tersebut di lakukan supaya hasil perikanan daerah tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumen di dalam negeri, tetapi juga dapat bersaing di pasar ekspor.

Melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak), pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap penguatan kualitas, mutu, serta keamanan pangan produk perikanan.

Langkah tersebut penting untuk memastikan produk yang di hasilkan pelaku usaha dapat memenuhi persyaratan yang di berlakukan di pasar internasional.

Salah satu bentuk dukungan yang di berikan adalah pelatihan mengenai Good Manufacturing Practice (GMP), Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP).

Pelatihan tersebut di berikan kepada pelaku usaha di PT Darma Mulia Makmur sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar pengolahan produk perikanan.

Materi pelatihan di sampaikan oleh Petugas Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Diskanak Kabupaten Bogor.

Para pelaku usaha mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan proses produksi dan pengolahan hasil perikanan.

Penerapan GMP berfokus pada praktik produksi yang baik. Sedangkan SSOP berkaitan dengan pemenuhan standar sanitasi dalam proses pengolahan.

Sementara HACCP di gunakan untuk membantu mengidentifikasi sekaligus mengendalikan berbagai potensi bahaya yang dapat memengaruhi keamanan pangan.

BACA JUGA:

Jalan Malasari Sepanjang 20 Km Akan Dibangun, Hubungkan Bogor dengan Sukabumi dan Lebak

PT Darma Mulia Makmur sendiri telah berdiri sejak 2022 dan menjalankan usaha di bidang pengolahan cephalopoda beku.

Produk yang di olah perusahaan tersebut secara khusus berupa cumi dan sotong yang kemudian di pasarkan untuk memenuhi kebutuhan pasar Jepang.

Produk tersebut juga di manfaatkan untuk kebutuhan industri kuliner di Jepang. Termasuk sebagai bahan baku dalam pengolahan sashimi.

Adanya permintaan dari pasar tersebut menjadi peluang tersendiri bagi pengembangan usaha perikanan dan pengolahan hasil perikanan di Kabupaten Bogor.

Meski pasar Jepang memberikan peluang yang cukup besar, pelaku usaha tetap menghadapi tuntutan untuk menjaga kualitas produk secara konsisten.

Standar higiene, sanitasi serta keamanan pangan harus di terapkan secara berkelanjutan agar produk tetap memenuhi persyaratan dan mampu mempertahankan akses ke pasar ekspor.

Karena itu, penerapan GMP, SSOP dan HACCP menjadi bagian penting dalam proses pengolahan.

Ketiga standar tersebut tidak hanya berkaitan dengan upaya menjaga mutu produk. Tetapi juga dapat membantu meningkatkan kepercayaan pasar sekaligus memperkuat daya saing produk perikanan Kabupaten Bogor di tingkat internasional.

Keberhasilan produk olahan perikanan dari Kecamatan Caringin memasuki pasar Jepang menjadi salah satu contoh potensi yang di miliki sektor perikanan Kabupaten Bogor.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa produk lokal memiliki peluang untuk di kembangkan dan di pasarkan dengan jangkauan yang lebih luas.

Pengembangan pasar ekspor juga berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di daerah.

Semakin luas pasar yang dapat di jangkau produk perikanan lokal, semakin terbuka pula peluang pertumbuhan usaha dan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Bogor.

Dengan penguatan kapasitas pelaku usaha serta penerapan standar mutu dan keamanan pangan, pemerintah daerah terus mendorong agar potensi perikanan Kabupaten Bogor dapat berkembang secara berkelanjutan.

Produk cumi dan sotong beku dari Caringin yang telah menembus Jepang menjadi salah satu pijakan untuk memperluas peluang produk perikanan daerah ke pasar internasional.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru