spot_imgspot_img
Rabu 2 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jembatan Pongpet Pangandaran Ambruk, Dedi Mulyadi Janji Bangun Akses Permanen

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bergerak sangat cepat setelah insiden Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Selanjutnya, beliau langsung mengontak Kepala Desa Margacinta, Enceng Anwar Solihin, via telepon demi memberikan kepastian mengenai proyek jembatan baru.

Melalui percakapan tersebut, Pemprov Jabar mengonfirmasi pengambilalihan penuh seluruh pengerjaan ulang akses jalan vital warga. Bahkan, komunikasi telepon ini berlangsung, Senin (31/8/2026) pukul 12.00 WIB, atau tepat sehari setelah jembatan roboh sewaktu acara peresmian.

Baca Juga: Petani Pangandaran Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Melon

Oleh karena itu, Kepala Desa Margacinta Enceng Anwar Solihin menyambut gembira kabar baik dari Gubernur ini. Sebab, warga setempat memang sudah mengidamkan jembatan permanen yang jauh lebih kokoh sejak lama.

“Beliau menyampaikan, tenang aja wu, kabupaten mah boga duit. Pokoknya ada pembangunan lah,” kata Enceng, Rabu (2/9/2026).

Kebutuhan Akses Vital dan Koordinasi Lanjutan

Selain itu, Enceng menjelaskan bahwa warga memanfaatkan Jembatan Pongpet untuk menopang aktivitas harian yang sangat padat. Sebelum perbaikan jembatan gantung berlangsung, pihak pemerintah desa sebenarnya sudah mengajukan permohonan agar pemerintah daerah maupun provinsi menghadirkan jembatan permanen.

“Jadi sebelum jembatan direhab, desa sudah mengharapkan ada kepedulian dari pemerintah daerah ataupun pemerintah provinsi untuk membangun jembatan permanen. Karena dipandang jembatan gantung itu tingkat kesibukannya cukup tinggi,” ujarnya.

Tidak hanya menerima telepon dari Gubernur, Enceng kemudian mendatangi Pendopo untuk menemui Bupati Pangandaran Citra Pitriyami satu jam setelahnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Citra mengonfirmasi koordinasinya bersama Gubernur Jawa Barat mengenai masa depan akses jalan warga Margacinta.

“Saya sudah komunikasi dengan Pak Gubernur dan beliau menyampaikan jembatan itu akan dibangun oleh provinsi,” kata Enceng.

Spesifikasi Jembatan Baru dan Harapan Warga

Meskipun belum mengumumkan tahun anggaran secara mendetail, pihak provinsi memastikan pengerjaan proyek akan berjalan secepatnya.

“Tahunnya tidak disebutkan. Pokoknya akan dibangun secepatnya,” katanya.

Saat ini, Pemprov Jabar sedang menerjunkan tim khusus guna meninjau lokasi kejadian. Nantinya, rencana baru ini bukan sekadar memperbaiki struktur lama, melainkan merancang konstruksi permanen berkapasitas besar.

“Kalau dari ukuran mungkin pihak provinsi akan menyesuaikan dengan kelas jalan provinsi,” ujar Enceng.

Bahkan, pemerintah desa beserta warga sangat berharap jembatan baru kelak sanggup menahan beban kendaraan berat.

“Bisa mobil roda enam,” katanya.

Sebagai penutup, Enceng memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian cepat pemerintah provinsi dan daerah terhadap aspirasi masyarakat desa.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Itu yang kami harao dan tunggu-tunggu dari dulu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Jembatan Gantung Pongpet mendadak ambruk saat warga dan pejabat menghadiri prosesi peresmian pada Minggu (30/8/2026). Dampaknya, insiden tersebut memicu luka ringan pada beberapa warga serta menjatuhkan Bupati Pangandaran ke area bawah jembatan.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru