spot_imgspot_img
Rabu 2 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Peran Kader PKK Ciamis dalam Penanganan Stunting Jadi Sorotan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Peran kader PKK dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Ciamis menjadi sorotan pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kabupaten Ciamis di Aula PKK Ciamis, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengatakan kader PKK bersama Posyandu memiliki peran penting dalam mendampingi keluarga dan memantau tumbuh kembang anak.

Baca Juga: Nama PSGC Ciamis Masuk Daftar Klub Nunggak Gaji, Manajemen: Kami Selalu Tertib Bayar Gaji

“Generasi emas 2045 tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu waktu yang cukup lama, terutama diawali dari keluarga,” ujar Herdiat.

Ia mengapresiasi keterlibatan pimpinan OPD, camat, kepala desa, kader PKK dan Posyandu dalam upaya percepatan penurunan stunting di Ciamis.

Herdiat menegaskan, kader PKK memiliki peran besar dalam membantu pemerintah menjalankan berbagai program hingga ke tingkat masyarakat.

“Bukan OPD, bukan camat, ibu camat atau kepala desa yang membantu PKK, tetapi kader PKK yang membantu para camat dan kepala desa, termasuk kepala OPD,” katanya.

Bergerak Secara Masif

Dalam upaya penanganan stunting, Pemkab Ciamis juga melibatkan OPD untuk melakukan pembinaan dan pendampingan di setiap kecamatan. Herdiat berharap seluruh pihak dapat bergerak secara masif agar angka stunting di Ciamis terus menurun.

Ia mencontohkan hasil pendampingan di Desa Pawindan. Sebelumnya terdapat 24 anak yang masuk kategori stunting. Setelah dilakukan pembinaan, jumlah tersebut berkurang menjadi 16 anak, karena delapan anak lainnya mengalami perkembangan kondisi gizi yang lebih baik.

“Kalau secara masif kita bergerak bersama, mudah-mudahan stunting di Ciamis semakin turun,” ujarnya.

Herdiat juga mengingatkan persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi keluarga. Selain asupan gizi, pola asuh menjadi faktor penting yang perlu mendapat perhatian.

Herdiat berharap seluruh kader PKK terus menjaga semangat pengabdian, kebersamaan dan gotong royong dalam membantu masyarakat.

“Dirgahayu PKK Ciamis. Tetap semangat, jaga kebersamaan dan gotong royong untuk masyarakat Ciamis,” pungkasnya.

Peringatan HKG PKK ke-54

Sambutan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian, dibacakan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ciamis, Kania Ernawati Herdiat.

Dalam sambutannya disampaikan  peringatan HKG PKK ke-54 bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Peringatan tersebut merupakan momentum gerakan bersama seluruh jajaran PKK untuk semakin meneguhkan peran dan komitmen dalam pemberdayaan serta peningkatan kesejahteraan keluarga.

“Gerakan PKK harus kembali menemukan jati dirinya dengan membantu dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga,” demikian salah satu pesan yang disampaikan.

PKK, lanjutnya, hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita melalui pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan menuju Indonesia Emas 2045.

Peringatan HKG PKK ke-54 juga menjadi momentum refleksi atas berbagai keberhasilan maupun kekurangan yang telah dilalui, sekaligus penguat langkah untuk memperjelas arah penguatan gerakan PKK pada masa mendatang.

Kader PKK Bekerja Sukarela

Berdasarkan laporan tahunan PKK tahun 2025, gerakan PKK didukung kelembagaan yang besar dan tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah kelembagaan Tim Penggerak PKK mulai dari pusat hingga desa dan kelurahan mencapai 91.600 lembaga, dengan 2.079.639 kelompok PKK di tingkat dusun, RW dan RT.

Jaringan tersebut digerakkan oleh 6.364.671 kader PKK yang bekerja secara sukarela, tulus dan penuh dedikasi di tengah masyarakat.

Baca Juga: Jelang Liga 2, Balad Galuh Temui Kapolres Ciamis, Suporter PSGC Siap Jaga Laga Tetap Aman

Besarnya kekuatan tersebut, menurutnya, harus diimbangi dengan penguatan kualitas kelembagaan dan sumber daya manusia, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan maupun kepemimpinan.

Hal itu penting agar PKK mampu menjawab tantangan zaman dan menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan keluarga dan masyarakat.

Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK pun didorong dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Setiap program diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dan menguatkan untuk memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru