spot_imgspot_img
Rabu 2 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Anggaran Jembatan Pongpet Pangandaran Masih Misteri

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Komandan Kodim 0625/Pangandaran, Letkol Czi Citra Kurniawan buka suara terkait pembangunan Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta Kecamatan Cijulang yang ambruk saat di resmikan, Minggu (30/8/2026).‎

Citra menegaskan, jembatan merah putih ini merupakan program nasional langsung dari Presiden RI yang di kawal TNI melalui Kodim 0625/Pangandaran.

BACA JUGA:

Dedi Mulyadi Ambil Alih Jembatan Pongpet Pangandaran, Ini Janjinya

‎Menurut Dandim, pembangunan jembatan gantung di wilayah terpencil memang menjadi perintah langsung Presiden.

‎”Betul, itu merupakan program langsung dari presiden yang di kawal oleh TNI melalui Kodim 0625 Pangandaran. Ini perintah langsung dari Pak Prabowo,” ungkap Letkol Citra.‎

‎Dia menyebut, jembatan gantung Pogpet untuk mendukung wilayah ataupun desa-desa yang terkendala. Baik dalam pendidikan maupun akses kesehatan yang jembatannya kurang layak.

‎Jembatan Pongpet sendiri menghubungkan Dusun Pongpet Desa Margacinta dengan wilayah Cijulang.

Selama ini warga kesulitan menuju fasilitas kesehatan dan pendidikan. Terutama saat musim hujan.

Letkol Citra menjelaskan, pembangunan tidak menggunakan anggaran langsung tunai, melainkan sistem padat karya.

‎”Untuk anggarannya kita menggunakan sistem padat karya. Jadi kebutuhan kita dari Kodim itu kita ajukan ke komando atas. Kemudian kita bersama masyarakat untuk mengerjakan jembatan tersebut,” ujarnya.

‎Ia menyebut belum ada nominal pasti untuk pembangunan. Pihaknya masih menghitung kebutuhan material.

‎”Untuk nominalnya saat ini sedang kita hitung karena tidak ada batasan untuk pengerjaan jembatan tersebut. Jadi material-material yang di butuhkan itu kita ajukan nanti di dukung oleh komando atas,” jelasnya.

‎Dandim berharap, pembangunan jembatan permanen segera terealisasi agar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, perikanan dan pariwisata di Cijulang bisa lebih lancar.

‎”Kita dukung penuh. Intinya bagaimana masyarakat di Margacnta punya akses yang aman dan layak,” pungkasnya.

BACA JUGA:

Tinggal di Gubuk, 1 Keluarga di Pangandaran Menunggu Rumah Layak Huni

‎Insiden ambruknya jembatan saat peresmian membuat Bupati Pangandaran Citra Pitriyami serta warga setempat ikut terjatuh. Di duga kapasitas melebihi batas dan beban berlebih menjadi penyebabnya.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menyatakan, Pemprov akan mengambil alih kewenangan dan membangun jembatan permanen di lokasi yang sama pada APBD 2027.

‎(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru