TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Seksi Propam Kepolisian Resort Kabupaten Tasikmalaya menggelar pemeriksaan telepon seluler (handphone) secara mendadak terhadap seluruh anggotanya. Langkah cepat ini bertujuan untuk mengendus serta mencegah potensi keterlibatan personel dalam praktik judi online.
Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi melalui Kasi Humas Polres Tasikmalaya Aipda Triana Anggasari menegaskan bahwa razia ini menjalankan instruksi langsung Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat.
Baca Juga: Babak Baru Polemik Situ Cibeureum Tasikmalaya
“Hari ini Polres Tasikmalaya dari bagian Propam menindaklanjuti perintah dari Polda Jabar tersebut, dengan melakukan pemeriksaan mendadak handphone milik semua anggota. Takutnya ada oknum-oknum anggota yang terlibat atau ikut bermain judi online,” ungkap Aipda Triana Anggasari, Senin (31/8/2026).
Pemeriksaan Menyeluruh Tanpa Pengecualian
Petugas Propam memeriksa seluruh jajaran personel tanpa kecuali, termasuk jajaran Polwan. Langkah ini menjadi peringatan keras agar seluruh polisi menjauhi perbuatan tercela seperti judi online.
Pemeriksaan intensif tersebut membuahkan hasil bersih. Petugas tidak menemukan satu pun aplikasi terlarang terpasang di ponsel para anggota.
“Selama proses pemeriksaan, alhamdulillah, anggota Polres Tasikmalaya tidak ditemukan aplikasi-aplikasi aneh di handphone termasuk aplikasi judol,” ujar Triana.
Agenda Rutin dan Ancaman Sanksi Disiplin
Triana menjelaskan bahwa razia mendadak ini bukan aksi pertama kali, melainkan agenda pengawasan rutin. Kepolisian terus menjalankan langkah pencegahan ini demi meminimalkan risiko penyalahgunaan teknologi di kalangan internal.
Pihaknya tidak akan memberikan toleransi jika menemukan pelanggaran di lapangan. Pimpinan siap menjatuhkan sanksi disiplin tegas kepada anggota yang terbukti terlibat judi online.
“Jika ada terbukti bermain judi online, tentu sanksi internal (akan diberikan) untuk anggota jika ditemukan ikut judi online, namun kebetulan dalam pemeriksaan tadi tidak ditentukan ada yang terbukti bermain judol,” tegasnya.
Dampak Buruk Judi Online bagi Personel
Jajaran pimpinan Polres Tasikmalaya juga terus memberikan arahan moral secara berkala kepada seluruh jajaran. Pimpinan menilai aktivitas perjudian digital membawa dampak yang sangat merusak bagi kehidupan personel.
“Anggota ini terus diberi imbauan, agar tidak melakukan tindakan-tindakan negatif seperti judi online pasalnya, judi online ini sangat merusak dan merugikan, baik secara ekonomi, moral, merusak karier, hingga merusak mahligai rumah tangga,” pungkasnya.
(Seda)



