CIAMIS, FOKUSJabar.id: Prestasi membanggakan kembali di torehkan Azkiya Namira, atlet Panahan muda asal Desa Jelat Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar).
Siswi MI Al Mu’minin Ciamis itu sukses membawa nama sekolah dan daerah ke tingkat nasional setelah meraih dua gelar pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Federasi Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) 2026 di Kota Malang, Jawa Timur.
BACA JUGA:
Sekda Ciamis Apresiasi Yayasan Galuh Saluyu Rahayu, Kolaborasi Bangun Ummat
Kejurnas Fespati 2026 berlangsung pada 22–24 Agustus 2026 di Lapangan Villa Bukit Tidar, Kota Malang.
Ajang tersebut di ikuti hampir 1.500 atlet Panahan dari berbagai provinsi di Indonesia. Sehingga persaingan sangat ketat.
Turun pada kategori U15 putri, Azkiya Namira berhasil meraih Juara 2 Umum Nasional. Tak berhenti di satu nomor, ia kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan meraih Juara 3 Umum Nasional pada kategori Hunting Pelajar Putri.
Dua capaian tersebut menambah catatan prestasi Azkiya sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga dan MI Al Mu’minin Ciamis. Prestasinya juga menunjukkan bahwa atlet muda dari daerah mampu bersaing dengan Pemanah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Azkiya mengaku bahagia dan bersyukur dapat tampil serta membawa pulang prestasi dari Kejurnas Fespati 2026.
Ia menyebut, dukungan kedua orang tua menjadi salah satu motivasi utama dalam mengikuti berbagai event dan turnamen Panahan.
“Saya sangat bersyukur dan bahagia bisa tampil di kejuaraan ini. Terima kasih terutama kepada kedua orang tua yang selalu mendukung mengikuti event dan turnamen ke mana pun,” ujar Azkiya.
Azkiya juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih, Al Asad Academy, pihak sekolah serta keluarga yang selama ini memberikan bimbingan dan dukungan dalam perjalanan prestasinya.
“Saya juga berterima kasih kepada pelatih, Al Asad Academy, pihak sekolah dan keluarga. Kalau tidak ada mereka, saya tidak akan bisa seperti ini,” tuturnya.
Kepala MI Al Mu’minin Ciamis, Lisnawati turut mengapresiasi pencapaian yang di raih Azkiya.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah karena anak didiknya mampu menunjukkan kemampuan dan membawa nama MI Al Mu’minin hingga ke ajang nasional.
BACA JUGA:
Disbudpora Ciamis Rilis Agenda Tradisi Budaya Agustus–September 2026
Lisnawati berharap, prestasi Azkiya dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan bakat dan potensi yang di miliki.
Ia juga berharap, Azkiya dapat terus menjaga semangat belajar dan berlatih sehingga prestasinya semakin berkembang.
Dukungan sekolah di harapkan dapat terus berjalan seiring dengan pembinaan yang di lakukan di luar sekolah. Dengan begitu, para siswa tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga dapat berkembang melalui berbagai bidang sesuai minat dan bakatnya.
Ayah Azkiya, Diki mengaku terharu sekaligus bahagia melihat putrinya mampu meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional.
“Sebagai orang tua tentu kami sangat terharu dan bahagia melihat Azkiya bisa meraih prestasi seperti ini. Semoga menjadi motivasi untuk terus berkembang dan berprestasi,” ujar Diki.
Diki juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) serta KORMI Ciamis yang selama ini turut memberikan dukungan kepada Azkiya.
Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada Nasirin, guru di sekolah Al-Mu’minin yang pertama kali mengenalkan olahraga Panahan kepada Azkiya.
“Pak Nasirin adalah guru yang pertama mengenalkan olahraga Panahan melalui pihak sekolah. Dari sana terus di kembangkan di Al Asad Academy Ciamis,” kata Diki.
Setelah mengenal olahraga Panahan, Azkiya terus mengembangkan kemampuannya melalui latihan rutin di Al Asad Academy Ciamis.
Dukungan keluarga juga terus di berikan agar dirinya dapat berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
Diki berharap, perjalanan Azkiya di dunia panahan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak muda lainnya di Kabupaten Ciamis untuk berani menekuni olahraga dan mengembangkan potensi yang di miliki.
(Mia)



