spot_imgspot_img
Senin 17 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tak Pernah Kering Meski di Ketinggian, Mata Air Cikahuripan Jadi Daya Tarik Tersembunyi Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kawasan Jembatan Merah di Dusun Cipeuteuy, Desa Jayaraksa, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menyimpan daya tarik alam yang memikat. Hanya berjarak beberapa meter dari lokasi tersebut, berdiri sebuah sumber mata air alami yang warga sebut “Pancuran Cikahuripan”.

Posisi Pancuran Cikahuripan berada tepat di tepi jalan utama penyeberangan. Pengendara dari arah Desa Jayaraksa menuju Desa Janggala akan menemukan mata air ini di sebelah kiri jalan, atau di sebelah kanan jika datang dari arah sebaliknya.

Baca Juga: Semarak HUT ke-81 RI di Ciamis, Warga RW 022 Pabuaran Ngebakso Gratis 1.000 Porsi

Secara kasat mata, keberadaan air ini tergolong unik karena terletak di area ketinggian namun terus mengalirkan air melimpah tanpa pernah kering. Sebagian masyarakat yang mempercayai hal mistik meyakini mata air ini membawa karamah serta aura gaib.

Pemerintah Desa Jayaraksa merancang regulasi khusus berupa papan imbauan di area lokasi demi menjaga kesucian serta kelestarian lingkungan mata air.

Pihak desa mewajibkan setiap pengunjung maupun pengendara mematuhi lima aturan utama berikut:

  • Mengucapkan Salam: Pengendara atau pejalan kaki wajib menyampaikan salam saat melintasi area mata air.
  • Penggunaan Bijak: Pengunjung harus memanfaatkan air Cikahuripan secara bijak dan secukupnya.
  • Menjaga Kelestarian: Warga dilarang keras merusak ekosistem di sekitar lingkungan Cikahuripan.
  • Melindungi Tanaman: Pengunjung tidak boleh mengganggu atau merusak pepohonan yang tumbuh di sekitar mata air.
  • Mekanisme Izin: Setiap rencana pembenahan fasilitas lingkungan wajib mengantongi izin pemerintah desa terlebih dahulu.

Seorang warga, Uza, mengakui kesegaran alami mata air ini usai menyusuri tanjakan dari arah Jembatan Merah menuju Desa Jayaraksa.

“Air Pancuran Cikahuripan ini sangat menyegarkan sekali apalagi saat cuaca panas begini,” kata Uza, Senin (17/8/2026).

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru