spot_imgspot_img
Minggu 16 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gegara Sanitasi, BGN Tutup Permanen 504 SPPG

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Badan Gizi Nasional (BGN) berkomitmen memperketat standar keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga 10 Agustus 2026 lalu, sedikitnya 504 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG telah di tutup secara permanen setelah di nyatakan tidak layak dari sisi sanitasi berdasarkan laporan Dinas Kesehatan yang di sampaikan melalui Kementerian Kesehatan.

BACA JUGA:

BGN Minta SPPG Terdampak Gempa NTT Utamakan Keselamatan

“Sampai per tanggal 10 Agustus sedikitnya 504 SPPG kami tutup permanen karena di nyatakan tidak layak secara sanitasi,” kata Kepala BGN, Sudaryono (Mas Dar).

Menurut Dia, selain 504 dapur MBG yang telah di tutup, sekitar 3.000 SPPG lainnya saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh Dinas Kesehatan masing-masing daerah.

Mas Dar menegaskan, percepatan proses pemeriksaan tidak boleh di lakukan dengan mengabaikan standar yang telah di tetapkan. Aspek keamanan pangan dalam MBG berkaitan langsung dengan keselamatan penerima manfaat. Khususnya anak-anak.

“Sisanya ada sekitar 3.000 yang saat ini sudah mendaftar, sekarang sedang di cek oleh Dinas Kesehatan masing-masing. Jika tidak layak, maka mohon maaf. Ini urusan nyawa seseorang, urusan nyawa anak-anak kita,” tegasnya.

Sudaryono menambahkan, pihaknya memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah membantu proses pengawasan dan penanganan persoalan keamanan pangan MBG.

BACA JUGA:

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Kukuhkan 76 Paskibraka

Ia juga menegaskan bahwa BGN menerapkan prinsip zero tolerance terhadap kasus keracunan dalam pelaksanaan program.

“Kami sampaikan ungkapan apresiasi dan rasa terima kasih,” pungka Sidaryono.

(Sumber Berita: Biro Hukum dan Humas BGN)

spot_img

Berita Terbaru