spot_imgspot_img
Kamis 13 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Stok Pangan Surplus, Harapan Berdirinya Bulog di Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Pangandaran memastikan stok pangan, khususnya beras, di wilayahnya masih dalam kondisi aman dan surplus. 

‎Meski musim kemarau panjang diprediksi hingga September-Oktober 2026, produksi gabah petani masih bisa berjalan optimal.

‎Hal itu disampaikan Asisten Daerah II Kabupaten Pangandaran, Untung Saeful Rokhman, usai membahas ketahanan pangan bersama peserta didik Sespimmen Polri di Polres Pangandaran, Kamis (13/8/2026).

Baca Juga: Sespimmen Polri Dukung Ketahanan Pangan Pangandaran

‎”Berbicara tentang ketahanan pangan kebutuhan pokok khususnya beras, masih dikatakan aman. Kita masih surplus. Walaupun sedikit mengalami dengan musim kemarau yang cukup panjang,” ujarnya.

‎Untung menjelaskan, untuk kebutuhan pokok selain beras, Pangandaran masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. 

‎”Memang ada beberapa yang masih dipasok dari daerah luar. Seperti daging, telur, daging ayam, daging sapi itu masih dipasok dari luar. Termasuk sayuran,” katanya.

‎Menurutnya, hal itu terjadi karena kondisi cuaca Pangandaran yang tropis kurang cocok untuk budidaya sayuran.

‎”Kalau sayuran kan lebih cenderung di daerah pegunungan yang dingin. Nah, masih dipasok dari daerah-daerah dari semacam Jawa Tengah lah dari Wonosobo juga mungkin ada yang dari Lembang, Garut,” jelasnya.

‎Salah satu langkah strategis yang didorong Pemkab ke depan adalah mendirikan kantor Bulog di Pangandaran. 

‎Hal ini dinilai penting karena produksi beras di Pangandaran masih cukup tinggi dan menjadi komoditas utama.

Baca Juga: Gempa dan Rob Air Laut Melanda Pangandaran, Khawatir Tsunami?

‎”Harapannya ini juga menjadikan referensi yang bisa didorong untuk adanya Bulog segera didirikan di Kabupaten Pangandaran,” kata Untung.

‎Dengan adanya Bulog, ia berharap perputaran beras bisa lebih jelas dikelola, sekaligus petani bisa berkolaborasi langsung dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan stok pangan.

‎Pemkab juga terus mendukung program ketahanan pangan nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis, agar kebutuhan pangan masyarakat di Pangandaran dapat terus terpenuhi.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru