spot_imgspot_img
Rabu 5 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bupati Garut Dorong Peningkatan Keterampilan SDM di Lembang

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin usai menghadiri Kuliah Umum Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Batch 3 (Kloter 4) Tahun Anggaran 2026 di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat, Jalan Raya Tangkuban Parahu, Kecamatan Lembang, Selasa (4/8/2026).

Syakur menegaskan pentingnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai fondasi pembangunan ekonomi Kabupaten Garut.

BACA JUGA:

Disdamkarmat Garut: Bantuan Mobil Tangki Air TNI untuk Perkuat Respons Kebakaran

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Garut pada tahun 2025 mencapai 5,9 persen dengan dua sektor utama sebagai penggerak. Yakni, pertanian dan pariwisata.

“Kita lihat secara umum, Garut adalah kabupaten yang pertumbuhan ekonominya 5,9  persen (2025). Ada dua sektor yang berpengaruh terhadap ekonomi (pertanian dan pariwisata),” kata Bupati Garut.

Pihaknya mengimbau seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh untuk meraih keahlian yang relevan dan bernilai tambah. Sehingga mampu meningkatkan produktivitas serta daya saing di dunia kerja.

BACA JUGA:

Bupati Garut Dorong Pembibitan Atlet Lewat Piala Soeratin 2026

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana mengatakan, kompetensi yang di peroleh para peserta memiliki prospek pasar yang luas di Kabupaten Garut seiring berkembangnya industri perhotelan, restoran dan sektor jasa lainnya.

“Barista terbuka lebar di Kabupaten Garut. Ada hotel, restoran dan sebagainya. Sehingga BPVP ini tidak hanya sebagai pajangan di rumah, tetapi sebagai wadah peningkatan kompetensi,” ujarnya.

Gania mengungkapkan, Disnakertrans Kabupaten Garut tengah membangun sinergi dengan BPVP dalam program penyerapan tenaga kerja.

Pihaknya telah melakukan penjajakan dengan sejumlah perusahaan besar, seperti PT Tactical dan Cardinal.

BACA JUGA:

Bupati Garut Proyeksikan Curug Sanghyang Taraje jadi Destinasi Unggulan

Menghadapi tantangan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Disnakertrans Kabupaten Garut mengambil langkah proaktif dengan menggandeng tiga balai pelatihan di bawah Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Melalui kolaborasi tersebut, Kabupaten Garut akan menerima alokasi beberapa paket pelatihan dari Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas yang di jadwalkan berlangsung selama tiga bulan (Agustus-Desember 2026).

Selain sektor perikanan dan pertanian, program pelatihan ke depan juga akan di perluas ke bidang pengolahan sampah dan perhotelan guna menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri.

Kegiatan tersebut di ikuti 412 peserta asal Kabupaten Garut. Mereka akan di bekali berbagai keterampilan strategis. Di antaranya, barista kopi, budidaya kopi, pengolahan hasil perikanan hingga vokasi agroforestri.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru