spot_imgspot_img
Selasa 4 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

KPID Jabar Ungkap 99,8 Persen Gen Z Gunakan Internet, Siapkan Perda Pasagi

BANDUNG,FOKUSjabar.id: Hampir seluruh Generasi Z di Jawa Barat kini mengakses media berbasis internet dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tingginya penetrasi digital tersebut memicu berbagai dampak psikologis yang membutuhkan perhatian serius.

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat menemukan bahwa sebagian besar responden mengalami kecemasan saat jauh dari telepon genggam, gangguan fokus, hingga stres mental.

Baca Juga: Hiu Tutul 5 Meter Mati Terdampar di Batukaras Pangandaran

Wakil Ketua KPID Jawa Barat, Dr. Almadina Rakhmaniar, S.Psi., M.I.Kom., membeberkan temuan tersebut dalam acara Ngawangkong Atikan Penyiaran di SMAN 1 Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Selasa (4/8/2026).

Almadina menjelaskan, pesatnya kemajuan teknologi menggeser fokus pengawasan media yang sebelumnya bertumpu pada televisi dan radio menuju media berbasis internet.

KPID Jawa Barat Inisiasi Perda Pasagi untuk Lindungi Anak

Guna memperkuat perlindungan anak dan perempuan di ruang digital, KPID Jawa Barat tengah merancang Peraturan Daerah (Perda) pengawasan digital bernama Pasagi.

“Kami akan membuat Perda terkait pengawasan digital yang namanya Pasagi. Saat ini kami juga mengupayakan koordinasi bukan hanya dengan Komisi I, tetapi juga Komisi V DPRD Jawa Barat,” kata Almadina.

Ia menegaskan pentingnya regulasi ini mengingat maraknya ancaman dan permasalahan anak yang berawal dari ruang siber.

“Kalau berbicara anak, kita juga menghadapi permasalahan-permasalahan orientasi seksual dan lain sebagainya yang banyak muncul di media berbasis internet,” ujarnya.

Fakta Angka: 99,8 Persen Gen Z Gunakan Internet

KPID Jawa Barat menglandasi penyusunan kebijakan ini melalui riset sepanjang 2025 yang rilis pada 2026. Penelitian tersebut melibatkan 601 responden Generasi Z di enam klaster wilayah Jawa Barat, termasuk Pangandaran, Ciamis, dan Banjar.

Hasil riset mencatat 99,8 persen responden menggunakan media berbasis internet, 97-98 persen memiliki smartphone, dan 99,83 persen aktif di media sosial.

“Saat ini anak muda tidak hanya memiliki satu akun media sosial, tetapi aktif di berbagai platform sekaligus. Setiap tayangan yang dikonsumsi juga akan memunculkan respons emosional yang dapat memengaruhi cara berpikir maupun perilaku seseorang,” jelas Almadina.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru