CIAMIS,FOKUSjabar.id: PSGC Ciamis mulai memanaskan mesin lewat sesi latihan perdana sebagai bagian dari alur persiapan menyongsong kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Asisten Pelatih Eka Ramdani memimpin langsung agenda latihan tertutup di Stadion Galuh Ciamis, Senin (3/8/2026), sembari terus mengamati perkembangan perakitan skuad.
Sebanyak 28 pemain langsung melahap porsi latihan perdana tersebut. Komposisi ini menghimpun talenta akademi Persib Bandung, deretan eks penggawa Persib serta klub Liga 1, pemain pilar PSGC musim lalu, hingga para pemain senior yang kenyang pengalaman di panggung sepak bola nasional.
Baca Juga: Jelang Liga 2, PSGC Ciamis Kini Diperkuat Deretan Legenda Persib di Bangku Pelatih
Kendati sesi latihan telah bergulir, Eka Ramdani membeberkan bahwa kerangka tim belum mengkristal secara utuh. Beberapa nama yang masuk dalam daftar proyeksi Laskar Singacala belum menampakkan diri di lapangan, termasuk legiun asing yang hingga kini masih mengonfirmasi kedatangannya.
“Kalau kompetisi mulai 12 September, berarti waktu persiapan efektif kita hanya sekitar satu bulan. Ini Liga 2 yang kompetisinya lebih kompetitif, sehingga tidak akan mudah kalau kita tidak mempersiapkan tim dengan baik,” ujar Eka.
Eka menegaskan bahwa tim pelatih sangat membutuhkan kehadiran seluruh amunisi agar porsi program latihan sanggup berjalan optimal. Ia menaruh harapan agar manajemen menyegera proses perekrutan, sehingga jajaran pelatih bisa langsung mengalihkan fokus untuk membangun kekompakan serta taktik permainan.
Evaluasi Posisi yang Perlu Suntikan Pemain Baru
Selain menanti kehadiran para pemain incaran, PSGC tetap membentangkan pintu bagi bakat-bakat lokal untuk bersaing memperebutkan tempat di dalam skuad. Tim pelatih akan menggunakan kurun waktu pekan ini guna mengevaluasi posisi-posisi yang masih memerlukan suntikan amunisi baru.
Sederet nama seperti Yandi, Cecep, dan Basit kembali menjalani tahapan pemantauan intensif. Sementara itu, mayoritas peserta yang memadati lapangan latihan berasal dari akademi Persib Bandung serta pilar PSGC musim terdahulu.
Di sektor penjaga gawang, jajaran pelatih juga masih menggulirkan evaluasi mendalam. Tim pelatih belum mematok jumlah maupun susunan kiper yang akan bertahan, sebab mereka bakal membahas keputusan tersebut bersama pelatih kiper usai mengamati performa para pemain sepanjang sesi latihan.
Dengan sisa waktu persiapan sekitar satu bulan sebelum panggung kompetisi resmi membentang, PSGC terpacu mempercepat proses pembentukan tim.
Sesaat setelah komposisi pemain terisi lengkap, fokus latihan akan langsung mengarah pada peningkatan koordinasi antarpemain. Serta pematangan taktik demi membawa Laskar Galuh bersaing ketat di Liga 2 musim 2026/2027.
(Mia)



